Tahukah kamu? Pada tahun 2020, Indonesia menjadi salah satu negara penyumbang limbah makanan terbesar kedua di dunia setelah Arab Saudi. Sampah makanan ini sering dianggap sepele oleh banyak orang karena sampah tersebut dianggap dapat membusuk dan kemudian terurai.
Meskipun begitu, proses pembusukan dan penguraian sampah makanan memerlukan waktu yang tidak sebentar. Dalam proses inilah, dampak buruk dari limbah makanan bisa dirasakan mulai dari polusi udara, sarang penyakit bahkan menjadi penghasil gas metan yang lebih berbahaya dari karbon dioksida. Akibatnya adalah semakin meningkatnya pemanasan global.
Nah untuk menghindari terjadinya hal tersebut, diperlukan kesadaran masyarakat untuk mengurangi limbah makanan. Berikut 4 solusi yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi limbah makanan!
1. Mengurangi sumber limbah
Cara pertama yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi sampah makanan adalah dengan menyimpan makanan dengan baik. Kemudian mengolah makanan sesuai dengan kebutuhan serta menghabiskan makanan yang telah diolah. Jika mengolah makanan melebihi kebutuhan, hanya akan menambah jumlah limbah tersebut.
Baca juga: Link Live Streaming Inggris vs Amerika Piala Dunia 2022, The Three Lions Bakal Menang Lagi?
2. Memberikan kelebihan makanan pada orang lain
Saat kamu memiliki makanan berlebih di rumahmu, alih-alih membuangnya sebaiknya kamu memberikan makanan tersebut kepada orang lain yang lebih membutuhkan. Selain mengurangi sampah, hal baik tersebut akan menjadi nilai lebih bagi dirimu sendiri dalam memberi manfaat bagi orang lain.
3. Memberikan makanan sisa pada hewan
Nah, cara ini sangat tepat untuk dilakukan jika kamu adalah peternak. Beberapa hewan bisa memakan sampah makanan lho! Seperti ayam, bebek dan lain sebagainya.
Memberikan makanan sisa pada hewan, selain bermanfaat untuk mengurangi limbah, cara ini juga bisa mengurangi pengeluaranmu untuk membeli makanan bagi hewan ternakmu.
Baca juga: Live Streaming Piala Dunia 2022 Wales vs Iran di HP Secara Gratis
4. Menjadikan kompos
Terakhir, kamu bisa mencoba untuk mengolah sampah makananmu menjadi kompos. Bila kamu suka menanam, maka hal ini akan sangat bermanfaat untuk membuat tanamanmu semakin subur.
Mengkompos sisa makanan tidak sulit kok, kamu bisa melakukannya secara otodidak atau dengan melihat YouTube. Dan dijamin bahwa komposanmu tidak akan gagal.
Setelah mengetahui cara untuk mengurangi limbah makanan, cobalah untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Yuk jadi bagian dalam pengurangan pemanasan global.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Baca Juga
-
5 Rekomendasi Kafe Dekat ISI Jogja, Harga Terjangkau Nyaman Buat Nongkrong!
-
5 Rekomendasi Tempat Camping di Purwokerto, Viewnya Memesona!
-
5 Rekomendasi Wisata Keluarga di Klaten, Seru dan Menyenangkan!
-
4 Kafe di Temanggung dengan View Gunung Sumbing dan Sindoro
-
5 Kafe di Boyolali dengan View Gunung Merapi yang Memesona, Auto Bikin Betah
Artikel Terkait
-
Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia
-
OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI
-
Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20
-
Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta
-
Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru
Lifestyle
-
5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten
-
Segarkan Kulit Kusam! 4 Pilihan Masker Semangka untuk Wajah Cerah Berseri
-
4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika
-
Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian
-
4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif
Terkini
-
Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!
-
Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei
-
Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia
-
Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru
-
Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z