Sudah menjadi sebuah hal yang lumrah jika kekalahan dalam sebuah pertandingan pasti akan membawa kesedihan bagi mereka yang tak beruntung di laga tersebut. Termasuk Timnas Thailand U-23 yang di laga semifinal gelaran Piala AFF U-23 kemarin harus takluk dari Indonesia.
Melalui sebuah pertarungan sengit yang berujung hingga adu tendangan penalti, Pasukan Gajah Perang Muda harus mengakui ketangguhan tim tuan rumah yang memang tampil lebih mendominasi.
Namun demikian, jika dibandingkan dengan para pemain lainnya, Yotsakorn Burapha bisa jadi pemain yang paling terluka akan hasil pertandingan tersebut. Bukan hanya karena gol yang diciptakannya ke gawan Indonesia kembali sia-sia, namun karena kekalahan di semifinal kemarin menggenapi capaian 3 pertandingan minor sang pemain saat melawan Indonesia.
Iya, dengan kekalahan di babak semifinal Piala AFF U-23 tersebut, Yotsakorn secara resmi telah mencatatkan 3 pertandingan melawan Indonesia, yang mana semuanya berakhir dengan zonk alias tak menghasilkan apa-apa.
Penasaran dengan kiprah Yotsakorn "El Patok" Burapha saat bersua dengan Indonesia? Mari kita ulas bersama!
1. Final SEA Games 2023
Pertemuan pertama antara Yotsakorn "El Patok" Burapha dengan Timnas Indonesia terjadi pada 16 Mei 2023 lalu di final SEA Games 2023 Kamboja.
Pada pertandingan yang berlangsung panas tersebut, Yotsakorn sempat memperpanjang napas dari Pasukan Gajah Perang Muda melalui gol telat penyama kedudukan di menit ke-90+7. Namun, gol yang diciptakan oleh Yotsakorn tersebut hanya membuat Thailand lega hingga awal babak perpanjangan waktu saja.
Pasalnya, setelah waktu perpanjangan dimulai, Irfan Jauhari langsung membekap harapan para pemain dan pendukung Thailand dengan gol cantiknya, yang kemudian dilengkapi dengan dua gol tambahan dari Fajar Fathurrahman dan Beckham Putra Nugraha.
Alhasil, Timnas Indonesia pun menang dengan skor 5-2 sekaligus membuat mereka membawa pulang medali emas SEA Games setelah terakhir kali melakukannya di tahun 1991 lalu.
2. Semifinal Piala AFF U-23 Edisi 2023
Masih di tahun yang sama, pertemuan kedua Yotsakorn dengan Indonesia sendiri berdasarkan catatan dari laman transfermarkt terjadi pada 24 Agustus 2023 lalu di babak semifinal Piala AFF U-23. Dilansir laman match report transfermarkt, Yotsakorn bermain selama 47 menit di pertandingan kontra Indonesia, dan tak mampu menciptakan gol.
Tak hanya kering gol, pada pertandingan antara Thailand melawan Indonesia di mana El Patok turut serta di dalamnya tersebut, Pasukan Gajah Perang dihantam oleh anak asuh Shin Tae-yong dengan skor yang cukup meyakinkan, 1-3.
Laman AFF menuliskan, tiga gol kemennagan Pasukan Muda Merah Putih diciptakan oleh Jeam Kelly Sroyer, Muhammad Ferarri dan gol bunuh diri dari Natcha Promsomboon. Sementara satu gol dari Thailand diciptakan oleh Chukid Wanpraphao.
3. Semifinal Piala AFF U-23 Edisi 2025
Dua tahun berselang pasca dua kekalahan memilukan dari Timnas Indonesia pada tahun 2023 lalu, Yotsakorn El Patok kembali berhadapan dengan Indonesia di babak semifinal gelaran Piala AFF U-23. Hampir sama dengan yang terjadi di final SEA Games 2023 lalu, Yotsakorn juga mencetak gol di pertandingan kali ini, sekaligus membawa Thailand U-23 unggul atas Indonesia.
Dan layaknya tahun 2023 lalu, petaka pun kembali menghampiri Yotsakorn. Dimulai dari Jens Raven yang sukses menyamakan kedudukan di menit ke-83, kemudian babak tambahan waktu yang tak bisa dimaksimalkan oleh Thailand, hingga pada puncaknya adalah kegagalan Yotsakorn dalam melakukan eksekusi penalti ke gawang Ardiansyah, yang mana kegagalan tersebut juga menjadi penanda atas kegagalan Thailand untuk melaju ke partai final gelaran.
Sebagai pencinta Timnas Indonesia, sepertinya kita perlu berharap agar nantinya Yotsakorn selalu diselimuti kegagalan ketika bersua dengan Pasukan Garuda ya. Karena dengan begitu, maka nantinya Indonesia yang akan menang jika mereka bertarung melawan Thailand.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!