Berita mengenai konsumen J.CO yang merasa ditipu usai membeli produk varian donat viral di media sosial. Kronologi awal konsumen yang mengaku hanya ingin membeli donat J.CO sebanyak 1 lusin berujung kekecewaan.
Pasalnya niat hati konsumen yang hanya ingin membeli varian donat seharga Rp 93 ribu, malah harus mengeluarkan kocek lebih dalam karena merasa tertipu oleh tawaran kasir yang melakukan upselling produk yang sebenarnya tidak dibutuhkan konsumen.
Secara sederhana, upselling merupakan sebuah strategi marketing yang dilakukan untuk mendongkrak penjualan dengan cara menawarkan produk yang memiliki harga jual lebih tinggi atau mahal.
Tentu saja dalam dunia marketing hal tersebut sah-sah saja untuk dilakukan akan tetapi permasalahan muncul ketika konsumen tidak menerima dan tidak paham terhadap upselling itu sendiri.
Selain harus mengeluarkan uang lebih, konsumen juga seperti dipaksa untuk membeli sesuatu yang tidak mereka inginkan.
Untuk menghindari jebakan tawaran upselling yang biasanya dilakukan kasir, perhatikan tips-tips berikut ini:
1. Tolak semua tawaran "additional item"
Jika kita membeli kopi di salah satu gerai kopi terkenal, barista pasti selalu menawarkan "mau tambahan susu atau sirupnya kak?" Atau tawaran lainnya yang terkadang membuat kita terpengaruh ingin mencoba.
Padahal harga dari "additional item" tersebut bisa membuat harga kopi pesanan kita menjadi jauh lebih mahal.
Jika kamu memang berniat ingin mencoba, maka silakan saja. Tapi jika kamu hanya memiliki uang pas-pasan kamu bisa bilang "no additional ya mbak" agar mereka berhenti menawarkan upselling produknya.
2. Cari tahu harga produk sebelum membeli
Penting untuk mengetahui harga produk sebelum membayar ke kasir. Setelah memastikan harganya kamu bisa tahu jika nanti ada perbedaan harga saat proses pembayaran.
3. Perhatikan layar kasir dan struk pembayaran
Perhatikan layar kasir ketika kamu sedang melakukan pembayaran. Pastikan harga sesuai dengan produk yang kamu beli.
Jika terlewat, kamu bisa langsung cek struk pembayaran agar jika harganya jauh berbeda dan kamu tidak merasa ingin produk tersebut, kamu bisa langsung protes.
4. Jadi konsumen yang kritis dan cerdas
Kritis bukan berarti pelit. Konsumen berhak untuk membelanjakan kemana uangnya tersebut. Jika kasir menawarkan upselling, kamu bisa langsung meng-cutnya atau tanyakan apakah tambahan tersebut gratis atau tidak.
Jadi jangan terkecoh lagi ya guys! Be a smart buyer!
Baca Juga
-
Raffi Ahmad Borong 100 Ekor Kambing dari Fadil Jaidi, Siap untuk Kurban Tahun Ini
-
Sinopsis The WONDERfools, Drama Korea Terbaru yang Dibintangi Park Eun-bin dan Cha Eun Woo
-
KPop Demon Hunters Gelar Tur Dunia, Saksikan HUNTR/X di Dunia Nyata!
-
Film Pesta Babi tentang Apa? Tuai Kontroversi hingga Pembubaran Acara Nobar
-
BTS, Madonna hingga Shakira Resmi Guncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Viral! Janda 5 Anak Ditahan Jaksa Buntut Kasus Penyerobotan Tanah, Anak-anaknya Nangis
-
Agak Laen! Pasangan Pengantin ini Pilih Tiket Coldplay untuk Mahar Pernikahannya
-
Video Syur 47 Detik Tersebar, Rebecca Klopper Pasang Muka Sedih karena Selalu Membuat Malu Didepan Publik
-
Rebecca Klopper Tersandung Isu Video Syur, Ternyata Sebelumnya Pernah Main Film Ini
-
Nonton Video Syur, Nikita Mirzani Bandingkan Miliknya dengan Rebecca Klopper: Kok Hitam, Punya Gue Lucu
Lifestyle
-
Turun Stasiun, Langsung Jalan-Jalan! 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Praktis di Purwakarta
-
Budget 3 Jutaan Mau Foto Ala Flagship? Ini 5 Pilihan HP Terbaiknya!
-
Casual ke Formal Look, Intip 4 Ide Daily OOTD Monokrom ala Chae Won Bin!
-
Rahasia Kulit Glow Up: 5 Step Body Care Agar Lembap dan Cerah
-
Hati-hati! 4 Zodiak Ini Punya 'Titik Lemah' yang Bikin Uang Mereka Cepat Ludes
Terkini
-
Berhenti Merasa Nyaman dalam Ketidaktahuan: Mengapa Istri Wajib Tahu Keuangan Keluarga
-
Membongkar Sisi Kelam Orde Baru dalam 'Larung': Sastra yang Menolak Dibungkam
-
Jebakan Asmara Digital: Mengapa Love Scamming Harus Membuka Mata Hati Kita
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia