Pola pikir sangat berkaitan erat dengan cara berpikir, dan cara berpikir akan menghasilkan sebuah perilaku, sehingga pola pikir pecundang akan melahirkan perilaku pecundang pula. Contoh perilakunya, seperti tidak bertanggungjawab atas kesalahan yang dilakukan, menghayal yang setinggi-tingginya tapi actionnya nol besar.
Orang yang memiliki pola pikir pecundang tentu akan kewalahan dalam mencapai tujuannya, bahkan seringkali dalam perjuangan malah menyalahkan orang lain tanpa mau introspeksi diri. Kondisi ini tentu nggak baik ada dalam hidup. Dilansir oleh akun instagram @muhammad_firdaus857, berikut ini setidaknya ada lima tanda-tanda pola pikir seorang pecundang.
1. Lari dari tanggungjawab
Tidak berpikir panjang atas dampak dari apa yang diperbuatnya, ketika dituntut untuk bertanggungjawab atas kesalahan yang diperbuatnya, pecundang ini lari, dan nggak mau bertanggungjawab. Bahkan yang lebih parah ketika menjadikan orang lain sebagai kambing hitam atas kesalahan yang diperbuatnya.
2. Selalu mengeluh
Mengeluh sesekali itu nggak apa-apa, namanya juga manusia kok. Namun selalu mengeluh dalam setiap masalah, bukannya fokus untuk mencari solusi tapi mengeluh pada masalahnya itu, maka masalahnya nggak akan selesai-selesai, dan solusinya nggak ada. Sehingga itu bisa saja menyebabkan kepala pusing dan nggak memiliki tujuan hidup.
3. Selalu menyalahkan keadaan
Orang yang punya pola pikir pecundang, ketika menghadapi sebuah masalah, yang dilakukannya bukanlah mencari solusi bagaimana permasalahan itu dapat diselesaikan, namun dia akan menyalahkan keadaan, merasa semua yang terjadi di hidupnya itu karena keadaan.
BACA JUGA: 7 Manusia yang Kamu Perlukan dalam Hidup, Teman Kamu Termasuk Salah Satunya?
4. Selalu mengingkari janji
Orang yang mempunyai pola pikir pecundang akan menganggap sepele sekecil apapun janjinya. Kalau satu kali janji yang diperbuat nggak ditepati, okelah nggak apa-apa, asalkan dengan alasan yang logis. Namun kalau sudah berkali-kali artinya dia ini nggak ada komitmen dan nggak menganggap penting yang namanya janji.
5. Selalu banyak halu (menghayal) tapi nol action
Punya impian itu wajib banget, beda halnya dengan halu, menghayal ketinggian tapi nggak ada realisasinya. Contohnya pengen jadi orang sukses, tapi masih males-malesan, kerja dikit aja tapi udah capek, maunya yang instan nggak mau berproses, gimana mau sukses kalau begini, iya kan?
Nah, itulah tanda pola pikir seorang pecundang. Sebagai bahan refleksi, berikut ini cara mengatasi pola pikir pecundang, yakni kenali dahulu dirimu sendiri, perlahan ubah cara pandang kamu, kurangi keluhanmu dalam hidup, dan mulailah sekarang untuk berubah.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mengapa Kampus Lebih Sibuk Kejar Akreditasi daripada Jaga Nyawa Mahasiswa?
-
Gen Z, Kopi, dan Mundurnya Alkohol dari Panggung Pergaulan
-
WNA Rasis di Medsos: Bisa Nggak Sih Dijerat Hukum Indonesia?
-
Miskin Itu Bukan Takdir, Tapi Warisan yang Lupa Ditolak
-
Generasi Sigma 2026: Anak Bayi yang Sudah Ditunggu Algoritma
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Bye Kulit Kering! 4 Cleanser Glycerin Bikin Lembap Tahan Lama Selama Puasa
-
Mudik saat Hamil? Ini 6 Tips Penting agar Perjalanan Tetap Aman dan Nyaman!
-
Dari Menahan Lapar ke Menahan Nafsu Konsumsi di Bulan Ramadan
-
Anti-Ngelag di 2026! 5 HP OPPO RAM 8/256GB Terbaik untuk Penggunaan Jangka Panjang
-
Anti-Mokel! Cara Bijak Atur Nutrisi agar Tetap Menyala di Ruang Kuliah
Terkini
-
Idulfitri Jalur Zen: Strategi Ibu-Ibu Hadapi Pertanyaan "Mana Calon Menantunya?".
-
Novel Perempuan Bersampur Merah: Kisah Nyata Dukun Suwuk yang Difitnah
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
-
Bingung Pilih Skincare? Yoursay Class Bareng Mydervia Punya Jawabannya
-
Ramadan Connect by Yoursay: Diskusi New Media Jogja soal Niche dan Cuan