Permintaan tolong utamanya diucapkan ketika sedang merasa kesusahan. Namun tak semua orang mudah untuk menyampaikan kata tolong secara terang-terangan. Dilansir dari laman Psychology Today, berikut beberapa alasan yang menyebabkan orang sulit untuk meminta tolong:
1. Tidak ingin merepotkan orang lain
Permintaan tolong tidak semudah ketika diucapkan. Banyak pertimbangan yang muncul sesudah kata tolong dilontarkan. Beberapa hal di antaranya perdebatan apakah orang lain yang dimintai tolong bersedia melakukannya atau tidak.
Setiap orang memiliki urusannya masing-masing sehingga kamu memiliki pemahaman bahwa meminta tolong kepada orang lain hanya menambah tugas bagi mereka yang seharusnya tidak ada.
Di samping itu kamu takut akan rasa canggung yang timbul ketika pertolongan datang karena kamu tidak biasa dalam menerima.
Maka, daripada menjadi beban bagi pikiranmu, kamu memilih untuk tidak meminta tolong kepada orang lain dan berusaha mengerahkan segala kekuatan milikmu sendiri.
2. Tidak ingin kelihatan lemah
Bagimu yang jarang minta tolong pada orang lain. Ada sebuah ketakutan bahwa minta tolong sama artinya dengan mengakui kelemahan. Kamu tidak suka terlihat tidak mampu mengerjakan pekerjaan dibantu orang lain.
Ada rasa tidak puas yang mengganjal saat kamu mengizinkan orang lain campur tangan di dalam pekerjaan milikmu meski kamu tahu dengan sadar bahwa kamu membutuhkan bantuan itu.
Hal yang perlu kamu ketahui meminta pertolongan terlebih di kala kamu sedang menghadapi situasi genting bukanlah kelemahan. Itu artinya kamu dapat mengerti situasi bahwa tidak semua hal perlu kamu atasi sendiri. Ada beberapa urusan yang perlu dibantu dengan kemampuan orang lain.
3. Terjebak pada asumsi sendiri
Asumsi berlebihan mengenai tanggapan orang lain terhadap permintaan tolong yang kamu lontarkan terkadang menjadi masalah tersendiri.
Sebelum mulai berpikir terlalu jauh mengenai permintaan tolong ada baiknya kamu tuliskan semua hal yang mengganggu pikiran serta rasa takut akan anggapan orang lain.
Bedakan apakah ketakutanmu berdasarkan fakta atau hanya asumsi. Jika sebagaian besar berasal hanya keluar dari asumsi berarti kamu perlu mencoba untuk meminta tolong ke orang lain karena tidak ada bukti nyata bahwa permintaanmu merepotkan orang lain.
Itulah beberapa alasan yang menjadikanmu sulit untuk meminta tolong kepada orang lain. Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain. Maka, permintaan tolong menjadi hal yang wajar diucap apalagi jika kamu dalam kondisi terdesak.
Baca Juga
-
4 Kiat Kerja Kelompok dengan Efektif, Anti-Ribet dan Drama!
-
4 Rekomendasi Drakor Dibintangi Park Hae Jin, Terbaru Ada The Killing Vote
-
4 Film dan Drama yang dibintangi oleh Ahn Jae Hong, Terbaru Ada Mask Girl
-
4 Rekomendasi Drama Korea yang Angkat Kisah Vampir, Tidak Selalu Seram!
-
Ungkap Sisi Gelap, Ini 4 Rekomendasi Drama Korea dengan Tema Pendidikan
Artikel Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Bantuan BPJamsostek Senilai Rp 27 Juta yang Disampaikan Lewat WhatsApp?
-
Korban Gempa Mengeluh, Ada Dugaan Pemotongan Dana Bantuan Renovasi Rumah di Cianjur
-
4 Kondisi Wajar Menolak Permintaan Tolong Teman, Tak Perlu Merasa Bersalah!
-
BPBD Bersinergi Bersama Dinas Sosial dan PMI Bantu Korban Kebakaran di Desa Gumelem Wetan
-
Bantuan Hewan Kurban Ditolak RT Setempat, Dewi Perssik Naik Pitam Malah Diminta Sumbangan 100 Juta
Lifestyle
-
4 Ide OOTD Soft Girly ala Winter aespa untuk Look Feminin Simpel
-
Tak Perlu Antre! Ini 4 Cara Cek Rest Area yang Tidak Padat saat Mudik
-
5 Tips Perawatan Wajah agar Tetap Lembap dan Fresh saat Mudik
-
4 Mix and Match Outfit ala Jeon Somi untuk Look Effortless tapi Chic!
-
4 Skin Tint Coverage Ringan dengan SPF 30 yang Nyaman Dipakai Sehari-hari
Terkini
-
Review Buku Adaptasi: Menyikapi Fase Perubahan dalam Kehidupan Umat Manusia
-
The Notebook: Makna Kesetiaan dan Cinta yang Terus Dipilih Setiap Hari
-
Film Reminders of Him, tentang Cinta dan Penebusan Dosa yang Menggelora
-
Ucapan 'Mohon Maaf Lahir dan Batin' saat Idulfitri: Benarkah Selalu Tulus?
-
7 Drama Park Jin Young yang Wajib Ditonton, Still Shining Jadi yang Terbaru