Banyak yang keliru mengira bahwa atraktif atau tidaknya seseorang terletak pada penampilan fisik. Padahal, nyatanya kepribadian serta bagaimana seseorang berperilaku juga turut menentukan seseorang itu menarik atau enggak, lho.
Sayangnya, terkadang kamu gak menyadari bahwa kebiasaan-kebiasaan yang sehari-hari dilakukan ternyata bisa membuatmu jadi kurang menarik. Lantas, kebiasaan buruk apa saja yang bisa membuat seseorang jadi kurang atraktif? Berikut akan dijelaskan lebih jauh.
BACA JUGA: 6 Manfaat Menerapkan Digital Minimalism dalam Kehidupan Sehari-hari
1. Berjalan membungkuk
Coba, deh, perhatikan kembali bagaimana kamu berjalan selama ini. Kadang-kadang kamu gak sadar kalau ternyata saat berjalan postur tubuhmu selalu membungkuk. Nah, kalau iya sebaiknya diperbaiki, ya.
Berjalan membungkuk selain dalam jangka panjang bisa memengaruhi kesehatan, juga dapat memberi kesan buruk bagi yang melihat, lho. Jalan dengan membungkuk bisa menandakan kamu gak percaya diri atau sedang banyak masalah.
2. Obesitas
Ada sebagian orang yang tidak bisa menghindari obesitas akibat penyakit, misalnya harus meminum obat tertentu yang efek sampingnya menjadi gemuk. Namun, kebanyakan kasus obesitas disebabkan abai terhadap kesehatan sendiri. Nah, hal ini yang mestinya dibenahi.
BACA JUGA: 3 Kemampuan yang Perlu Dikuasai sebagai Digital Marketing, Yuk Pelajari!
Peduli terhadap kesehatan pribadi termasuk wujud self-love, lho. Maka dari itu, sebaiknya segera benahi gaya hidupmu yang tidak sehat agar tidak larut dalam obesitas. Toh, nanti kamu yang bakal untung, kok. Selain jadi lebih sehat, dari segi penampilan juga jadi lebih menarik karena tampak lebih segar.
3. Malas merawat diri
Merawat diri di sini bukan berarti kamu mesti melakukan perawatan kulit yang mahal, atau membeli produk-produk kecantikan yang harganya selangit. Menjaga kebersihan pribadi juga termasuk merawat diri, lho, dan ternyata gak sedikit yang abai.
Sebagai contoh, malas mandi sampai-sampai bau badan, atau malas memakai deodoran padahal bau ketiaknya sudah sampai mengganggu banyak orang. Kalau sudah begitu, meski fisikmu keren tapi orang akan malas dan menganggapmu gak atraktif, lho.
BACA JUGA: Kunci Keberhasilan! 5 Alasan Harus Produktif di Pagi Hari
4. Gampang ngambek
Kebiasaan buruk selanjutnya yang juga dapat mengurangi daya tarikmu, yakni mudah sekali marah. Ada masalah sedikit langsung ngambek. Kalau sudah ngambek bisa sampai berhari-hari. Kebiasaan ini gak baik, lho, dan menunjukkan kalau kamu belum dewasa secara emosional.
Nah, semoga dengan uraian tadi bisa jadi bahan introspeksi agar ke depannya bisa diperbaiki. Kebiasaan-kebiasaan buruk tadi jangan lagi dilakukan, ya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Disorot Usai Bikin Alejandro Garnacho Mati Kutu, Berikut Ini Tiga Fakta Menarik Tentang Asnawi Mangkualam
-
Tes Kepribadian: Pahami Profesi Mana yang Terbaik untuk Anda dengan Memilih Simbol Kartu yang Paling Menarik
-
Spider-Man: Across the Spider-Verse, Petualangan Melintasi Dimensi
-
5 Fakta Menarik tentang Mood, Bisa Menular hingga Terpengaruh Cuaca!
-
5 Cara Menarik Perhatian Wanita Zodiak Taurus, Jadilah Setia dan Murah Hati
Lifestyle
-
4 Pelembab Bamboo, Perbaiki Skin Barrier Kulit Sensitif yang Mudah Iritasi
-
4 Parfum Lokal dengan Sentuhan Aldehydes, Cocok Dipakai saat Bukber
-
Butuh Ide Outfit Bukber? Intip 4 Ide Gaya Hijab Elegan ala Sashfir Ini
-
6 Varian Pisang Manis yang Pas untuk Takjil Buka Puasa
-
Ngabuburit Anti-Gabut: 5 Ide Kegiatan Seru Menjelang Buka Puasa
Terkini
-
Tarawih Terakhir Ibu
-
Novel Kita dan Mereka, Usaha untuk Meruntuhkan Tembok Prasangka
-
Rantau 1 Muara: Perjalanan Mencari Makna, Misi Hidup, dan Tempat Pulang
-
Adu Nasib Antar Generasi: Romantisasi Derita dan Retaknya Empati di Rumah
-
Dinamika Emosi Remaja dalam Konflik Cinta dan Keluarga pada Novel Rasa