Adanya tugas pekerjaan yang menumpuk kerap bikin kamu merasa kewalahan. Terkadang demi menyelesaikan pekerjaan tersebut sampai harus lembur berhari-hari, padahal kebiasaan lembur seperti ini gak baik bagi kesehatan fisik maupun mental, lho.
Nah, supaya kamu bisa tetap produktif tanpa harus mengorbankan kesehatan fisik maupun mental, berikut akan diulas beberapa kiat menghadapi beban kerja menumpuk menyadur dari laman careerguide.com. Yuk, ikuti terus pembahasannya.
1. Gunakan teknik Pomodoro
Sebelum kamu mulai mengeluh memiliki terlalu banyak beban kerja yang harus dilakukan, coba tanyakan dulu pada diri sendiri, seberapa efektifkah kamu menggunakan waktu yang ada?
Apakah rekan kerjamu sering mengganggu dengan berbagai pertanyaan atau percakapan yang tidak perlu? Apakah kamu menghabiskan terlalu banyak waktu berselancar di media sosial?
Nah, kamu bisa menggunakan teknik Pomodoro untuk membantumu lebih fokus dalam bekerja dan efektif dalam memanfaatkan waktu yang ada. Kamu bekerja seefektif mungkin selama 25 menit, lalu istirahat 5 menit.
Ulangi sesi ini sebanyak yang diperlukan, tetapi kamu diperbolehkan istirahat lebih lama selama 30 menit di antara sesi-sesi tersebut. Dengan cara ini akan memaksamu untuk fokus setidaknya selama 25 menit. Kalau sudah terlatih, kamu akan jauh lebih produktif.
2. Jangan menerima tanggung jawab baru
Perasaan gak enak sering membuat kamu mengiyakan saja pekerjaan baru kendati pekerjaan lama belum selesai. Kalau seperti ini, pekerjaanmu jadi gak ada habisnya.
Kamu perlu berani bicara pada atasan jika memang pekerjaanmu sudah menumpuk. Atasan gak akan paham dengan kondisimu kalau gak dijelaskan.
Jika kamu diam saja, nanti malah akan terus diberikan tugas-tugas lain karena ia mengira kalau kamu mampu menyelesaikan semua itu.
3. Jangan bawa ke rumah
Sejatinya rumah adalah tempat untuk beristirahat. Untuk itu, hindari membawa pekerjaan ke rumah untuk dikerjakan nanti. Kamu perlu memisahkan kehidupan pribadi dari pekerjaan, lho. Kalau enggak, hidupmu hanya diisi dengan bekerja saja, dan kehidupan pribadimu jadi terbengkalai.
4. Delegasikan tugas
Adakalanya keinginan untuk menyelesaikan semua pekerjaan bikin kamu jadi kewalahan dan tugas malah menumpuk. Untuk itu, kamu perlu menyadari kemampuanmu, dan menyingkirkan ego diri untuk meminta bantuan.
Jangan ragu untuk mendelegasikan tugas ke rekan kerja atau membicarakannya ke atasan. Hal itu jauh lebih baik daripada mengerjakannya sendiri tapi mengorbankan kesehatan fisik dan mental.
Dunia orang dewasa memang tidak jauh-jauh dari pekerjaan. Meski begitu, kamu tetap perlu menerapkan work life balance, ya.
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Ingin Berikan Kesan Positif di Hari Pertama Kerja? Coba Ikuti 5 Tips Ini
-
Sudah Produktif, Tapi Nggak Ada Kemajuan? Awas, Productive Procrastination!
-
6 Skill Harus Dimiliki Fresh Graduate agar Cepat Dapat Kerja, Disimak, Ya!
-
4 Jenis Pertanyaan yang Bisa Bantu Kamu Temukan Pekerjaan yang Paling Tepat
-
5 Tips Menghindari Konflik dengan Atasan, Berkomunikasilah Secara Terbuka!
Lifestyle
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan
-
Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap
-
Lawan Kulit Kering! 4 Hydrating Mist Jaga Wajah Tetap Lembap Sepanjang Hari
-
Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM
-
Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!
Terkini
-
Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan