Di zaman sekarang, banyak orang mencari penghasilan tambahan lewat kerja sampingan. Kerja sampingan sendiri hadir dengan beragam jenis, seperti menjual bakat, menawarkan jasa, membantu orang lain, berjualan, atau sebagainya.
Dengan kemajuan internet dan teknologi, banyak pekerjaan sampingan yang dapat dilakukan dari rumah saja. Namun, ternyata melakukan pekerjaan sampingan tidak selalu berjalan mulus, lho. Seringkali muncul sejumlah kendala untuk bisa menghasilkan cuan. Penasaran apa saja? Intip tiga alasannya di bawah!
1. Waktu istirahat harus rela berkurang
Melakukan kerja sampingan berarti harus siap berkomitmen untuk merelakan waktu istirahat yang sulit didapat. Hal ini disebabkan karena kita harus bekerja di waktu yang seharusnya diperuntukkan untuk beristirahat dari pekerjaan utama.
Kendala ini bisa diatasi dengan membiasakan time management yang baik. Kita bisa memulainya dari membuat to-do-list atau agenda kegiatan yang akan dilakukan setiap harinya. Selain itu, jangan lupa buat batasan untuk dirimu agar tubuh tidak kelelahan.
2. Beban kerja jadi meningkat
Dengan melakukan pekerjaan sampingan, itu berarti bahwa beban pekerjaanmu akan semakin meningkat dalam setiap harinya. Apalagi kamu belum tentu mudah untuk beradaptasi dengan rutinitas baru tersebut. Bahkan, terkadang bisa membuat dirimu kewalahan jika tidak dapat mengaturnya dengan baik.
Cara paling ampuh dalam membagi waktu adalah dengan membuat skala prioritas. Melalui metode ini, kita dapat mengetahui pekerjaan mana yang harus diselesaikan pada saat itu juga. Hal ini agar otak dan tubuh kita bisa fokus dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.
3. Sulit mengatur konsistensi
Tantangan terakhir dalam menjalankan kerja sampingan adalah sulit menjaga konsistensi. Sebab, tanpa konsistensi, kerja sampinganmu tidak akan bertahan lama.
Konsistensi merupakan kunci penting agar dapat mempertahankan kinerja dan reputasi dirimu. Melalui konsistensi, orang lain dapat menilai apakah kamu merupakan sosok yang tekun atau tidak.
Bila kamu tidak bisa mempertahankan konsistensimu, orang lain terutama calon klien tidak akan percaya dalam memperkerjakanmu.
Namun, menjaga konsistensi juga bukanlah sesuatu yang gampang. Biasakan untuk selalu ingat tujuan awal kita saat memulai pekerjaan sampingan. Hal ini bisa memicu motivasi dalam diri agar dapat menyelesaikan tanggung jawab kita.
Itu tadi 3 tantangan dalam menjalankan kerja sampingan. Meski terdengar susah dan berat, kunci utamanya adalah teguhkan niat ketika memulai kerja sampingan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
Terus Melesat, Pabrik Gula Capai 500 Ribu Penonton dalam 2 Hari Penayangan
-
Resmi! Spider-Man: Brand New Day Rilis 2026, Siapa Saja yang akan Muncul?
Artikel Terkait
-
Bali United Tanpa 8 Pemain Kunci, Bakal Sulit Tembus Papan Atas BRI Liga 1?
-
Chapman Taylor dan Tantangan Pengelolaan Aset $900 Miliar di Danantara
-
Euro-4: Antara Dukungan Tinggi dan Beban Ekonomi, Survei CORE Indonesia Ungkap Dilema Masyarakat
-
Surplus Neraca Perdagangan RI Mulai Kehabisan 'Bahan Bakar'
-
Dari Kesehatan hingga Pemberdayaan: Perjuangan Menuju Kesetaraan Gender di Indonesia
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?