Hayo, siapa nih yang masih numpuk bahan makanan di dapur sampai busuk, berjamur, dan gak layak makan? Rugi dan mubazir banget gak sih? Kalau itu kamu, kayaknya udah saatnya deh buat kamu kenalan dengan metode food preparation! Lantas, apa sih yang dimaksud dengan food preparation? Penasaran? Simak artikel ini sampai akhir, ya!
Melansir dari laman Sehat Negeriku (18/01/2024), food preparation ialah metode menyiapkan bahan pangan mentah menjadi siap masak untuk periode yang telah direncanakan dengan tujuan memperpanjang usia simpan hasil pertanian agar bisa dikonsumsi dalam jangka waktu yang lebih panjang. Metode ini penting dilakukan untuk membantu mengurangi sampah rumah tangga yang pada akhirnya juga membantu menjaga ketahanan pangan.
Laman sehataqua.co.id menyebutkan (31/07/2024), metode menyiapkan bahan makanan jauh hari sebelum hendak dimasak ini sebenarnya sudah mulai populer di kalangan para ibu yang bekerja, yang sibuk dan tak sempat menyiapkan makanan untuk keluarga.
Sampai kemudian mulai diadaptasi oleh ibu rumah tangga bahkan para lajang rantauan karena metode ini juga dapat menghemat budget belanja, membantu dapur dan tempat penyimpanan jadi lebih rapi, dan membuat proses memasak jadi lebih praktis dan hemat waktu, tentunya!
Buat kamu yang masih bingung cara melakukannya, gak usah khawatir! Soalnya ada tips food preparation yang bisa kamu jadikan acuan. Dan berikut informasinya!
1. Rencanakan Menu yang akan Dimasak
Langkah pertama yang mesti kamu lakukan yakni dengan membuat perencanaan menu yang ingin kamu masak untuk beberapa hari ke depan. Cara ini nantinya akan membantu kamu menghemat budget belanja karena hanya bahan pangan yang diperlukan saja yang akan kamu bawa pulang.
2. Siapkan Wadah untuk Bahan Masak
Proses penting dalam metode food preparation ialah penyimpanan. Karenanya, kamu harus memilih wadah food preparation yang aman dan berkualitas untuk menyimpan bahan masakan selama beberapa hari di kulkas. Wadah food preparation diperlukan agar bahan masakan lebih awet dan tertata rapi di dalam kulkas. Untuk wadahnya, pastikan kamu memilih wadah yang memiliki tutup kedap udara dan berlabel food grade, ya!
3. Simpan Bahan Pangan dengan Baik dan Benar
Setiap bahan masakan tentunya harus ditangani sesuai jenisnya agar memperpanjang umur simpan. Melansir laman crystalsea.id (24/07/2023), bahan pangan hewani seperti daging harus disimpan di wadah tertutup di dalam kulkas.
Sebaiknya hindari mencuci buah-buahan sebelum menyimpannya dalam kulkas. Untuk tomat sebaiknya tidak perlu disimpan di dalam kulkas, kecuali jika sudah matang sepenuhnya, sebab tomat lebih awet disimpan dalam suhu ruangan.
Telur akan lebih awet disimpan kalau kamu meletakkan ujung kecil telur menghadap ke bawah. Hal ini membantu kantong udara di dalam telur tetap berada pada posisi yang tepat sehingga memperpanjang umur simpan telur. Bahan pangan kacang-kacangan sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara.
Bawang harus ditempatkan dalam wadah terpisah dengan yang lainnya atau bungkus dengan plastik cling wrap sebelum disimpan. Wortel yang disimpan di dalam kulkas sebaiknya dipotong dulu tangkainya. Sawi putih atau sayuran lain yang mudah layu atau busuk, sebaiknya dibungkus dengan tisu dapur atau kertas koran, lalu ikat agar kelembapannya terjaga.
Untuk cabai, sebaiknya tangkainya dilepas lalu disimpan ke dalam kotak kedap udara yang dilapisi tisu. Untuk bahan pangan yang mesti dipotong dahulu untuk disimpan di kulkas sebaiknya juga disimpan di wadah kedap udara.
4. Sematkan Label Tanggal pada Wadah Makanan
Tips food preparation berikutnya yakni menyematkan label tanggal pada wadah makanan. Berikan catatan kapan bahan pangan tersebut dimuat pada wadahnya. Hal ini bertujuan agar kamu dapat mengidentifikasi umur simpan makanan dengan mudah supaya tetap aman ketika ingin diolah dan dimakan.
Nah, itulah tadi informasi mengenai food preparation. Semoga informasi ini dapat menjadi solusi dari masalah dapurmu, ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Mau Tahu Kondisi Keuanganmu Saat Ini? Cek dan Atur Mudah Lewat BRImo!
-
Pintu Mobil Macet? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusinya
-
Anti Boncos di Jalan! Ini Tips Aman Berkendara Jauh Pakai Mobil Listrik
-
Ini Bahaya Memanaskan Mobil Terlalu Lama
-
Tips Mengatasi Tidak Nyaman dengan Rekan Kerja Baru, Ini Strateginya
Lifestyle
-
Trend 2026 is the New 2016 Viral di TikTok, Gen Z Nostalgia Era Jadul
-
Bocoran Samsung Galaxy S26 Series: Spek Canggih, Bikin Tech Enthusiast Gak Sabar
-
Suzzanna Tantang Danur Saat Lebaran 2026: Duel Calon Ratu Film Horor Indonesia
-
4 Rekomendasi Tablet Dukung SIM Card Paling Worth It di 2026, Harga Terjangkau Mulai Rp 1 Jutaan
-
4 Sunscreen Matcha, Penyelamat untuk Cegah Kulit Kemerahan dan Breakout
Terkini
-
Bedah Makna Lagu Bernadya "Kita Buat Menyenangkan": Seni Memaafkan Hal Kecil
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Mengenal Virus Nipah (NiV): Bahaya Buah Terkontaminasi dan Cara Mencegah Infeksinya
-
Demon Slayer Infinity Castle dan Gundam GQuuuuuX Raih Best Picture TAAF 2026
-
Dokumen Jeffrey Epstein Sebut Nama Donald Trump dan Bill Clinton, Apa Kasusnya?