Hidup di kota besar seringkali membuat kita sulit untuk menikmati suasana hijau dan menanam tanaman sendiri. Terbatasnya lahan menjadi salah satu hambatan utama bagi warga kota yang ingin berkebun.
Namun, jangan khawatir! Urban gardening atau berkebun di perkotaan bisa menjadi solusi praktis dan menyenangkan untuk menghadirkan ruang hijau di tengah padatnya pemukiman.Dengan urban gardening, siapa pun bisa menanam tanaman dan menciptakan taman kecil meski hanya dengan memanfaatkan ruang yang terbatas.
Urban gardening adalah praktik menanam tanaman, sayur, dan bahkan buah-buahan di area perkotaan dengan memanfaatkan ruang terbatas seperti balkon, teras, atap rumah, atau bahkan pot-pot kecil di dalam ruangan. Metode ini semakin populer di kalangan masyarakat perkotaan yang ingin hidup lebih sehat dan berkelanjutan tanpa harus memiliki halaman luas.
Selain menambah keindahan dan kesegaran di rumah, urban gardening menawarkan banyak manfaat nyata. Pertama, kamu dapat menghasilkan pangan sehat sendiri dengan bahan makanan yang segar dan bebas dari pestisida atau bahan kimia berbahaya.
Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi kesehatan keluarga, terutama di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan pangan.
Kedua, berkebun juga dikenal sebagai aktivitas yang dapat mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati karena kegiatan ini melibatkan kontak dengan alam dan memberikan rasa pencapaian ketika tanaman tumbuh dan berbuah.
Ketiga, tanaman yang kita rawat membantu meningkatkan kualitas udara di sekitar rumah dengan menyerap polusi dan menghasilkan oksigen, yang tentu sangat dibutuhkan di lingkungan perkotaan yang penuh polusi.
Dari segi ekonomi, urban gardening dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga karena kita bisa menanam sendiri sayur, rempah, dan bahkan beberapa jenis buah yang biasa dibeli di pasar.
Selain itu, kegiatan ini mendorong gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, sebab meminimalkan kebutuhan transportasi bahan makanan yang biasanya menyumbang emisi karbon cukup besar. Dengan demikian, urban gardening tidak hanya menguntungkan secara individu, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan secara luas.
Untuk memulai urban gardening, kamu tidak perlu lahan luas. Pilih lokasi yang mendapat sinar matahari cukup, seperti balkon, jendela, atau atap rumah. Gunakan wadah seperti pot, ember bekas, atau kotak kayu sebagai media tanam, dan pilih tanaman yang mudah tumbuh seperti kangkung, bayam, selada, tomat, atau cabai.
Pastikan tanaman mendapat air dan nutrisi yang cukup, serta manfaatkan teknik bertanam vertikal agar lahan semakin efektif dengan menggunakan rak atau dinding.
Seiring semakin padatnya wilayah perkotaan dan menipisnya ruang terbuka hijau, urban gardening hadir sebagai solusi yang bukan hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga meningkatkan ketahanan pangan lokal.
Pemerintah dan komunitas di beberapa kota besar bahkan mulai menggalakkan program urban farming untuk mengajak masyarakat memanfaatkan ruang terbatas secara produktif.
Jadi, meskipun kamu tidak punya lahan luas, bukan berarti tidak bisa berkebun. Dengan urban gardening, kamu bisa menghadirkan sentuhan hijau dan mendapatkan manfaat kesehatan di rumah, sekaligus ikut menjaga kelestarian lingkungan kota. Yuk, mulai berkebun di rumah dan jadikan kota kita lebih asri!
Baca Juga
-
Ngaku Fans Peterpan, Pasha Ungu Antusias Ditawari Jadi Vokalis
-
Ipar Dituding Numpang Hidup, Ayu Ting Ting Langsung Pasang Badan
-
Swara Prambanan 2025, Tutup Tahun dengan Nada, Budaya, dan Doa
-
Tanpa Kembang Api, Swara Prambanan 2025 Rayakan Tahun Baru dengan Empati
-
Saat Sketsa dan Tulisan Berubah Jadi Aksi Menjaga Mangrove di Pantai Baros
Artikel Terkait
-
Kejagung Ungkap Nilai Aset Sitaan Sawit Ilegal Kini Tembus Rp 150 Triliun
-
Kejagung Umumkan Pengambilalihan Lahan Sawit Ilegal, Luasannya Lebih Besar dari Pulau Bali
-
Kakek-kakek Ngaku Dibawa Bidadari, Ditemukan setelah Hilang di Kebun Karet Riau
-
Ragunan Dipadati 18 Ribu Pengunjung di Hari Pertama Libur Maulid Nabi
-
Konser Tanpa Kursi? Sunset di Kebun Raya Bogor Tawarkan Sensasi Piknik Musik Tak Terlupakan!
Lifestyle
-
7 HP NFC dan Speaker Stereo, Ponsel Murah dengan Fitur Lengkap di 2026
-
Jangan Sajikan 5 Makanan Ini saat Imlek, Ini Maknanya
-
Mulai Rp 1,5 Jutaan, 5 HP Samsung Paling Worth It untuk Jangka Panjang
-
Jangan Salah Beli! 5 Laptop Gaming Paling Aman di Awal 2026
-
7 HP Snapdragon Terbaik: Budget Minim, Spek Maksimal
Terkini
-
Makanan Organik: Tren Sehat dan Masalah Ketimpangan Akses
-
Saat Galaksi dan Bintang Membentuk Akal Sehat dalam The Demon-Haunted World
-
Beda Prinsip, Yoo Yeon Seok dan Esom Bakal Adu Chemistry di Phantom Lawyer
-
Jadi Cinta Pertama, Park Jinyoung dan Kim Min Ju Gagal Move On di Shining
-
Sinopsis The Art of Sarah, Rahasia Besar dari Kaum Elite di Seoul