Hari ini, Rabu (4/2/2026), Poco Indonesia secara resmi meluncurkan duo flagship terbarunya, yaitu Poco F8 Pro dan Poco F8 Ultra di pasar Indonesia. Kedua perangkat ini hadir sebagai suksesor lini Poco F7 dengan menawarkan pengalaman flagship premium tanpa label harga yang mahal.
Seri ini disebut sebagai True Flagship terbaru dari Poco, yang membawa semangat baru bertajuk “UltraPower Ascended”. Disebut UltraPower Ascended karena Poco F8 Series sebagai evolusi performa dari lini F Series yang selama ini dikenal ekstrem.
Konsep tersebut diklaim bukan sekadar jargon, melainkan peningkatan menyeluruh pada aspek performa, efisiensi, serta pengalaman gaming dan multimedia.
Dikutip dari Suara, Selasa (3/2/2026) Poco F8 Pro hadir sebagai opsi flagship yang tak kalah garang dengan ponsel pintar sekelasnya. Smartphone ini ditenagai Snapdragon® 8 Elite yang dipadukan dengan WildBoost Optimization, memastikan performa tetap stabil di momen-momen krusial.
Selain itu, baterai 6.210 mAh dan LiquidCool Technology memungkinkan perangkat tetap dingin meski dipaksa bekerja keras dalam sesi gaming intens seharian penuh.
Poco F8 Pro ditenagai Snapdragon 8 Elite, Mobile Platform berbasis 3 nm dengan CPU hingga 4,32 GHz dan GPU Adreno. RAM LPDDR5X serta penyimpanan UFS 4.1 memastikan performa tetap mulus untuk multitasking berat.
Layar 12-bit ini mendukung 100% DCI-P3, kecerahan puncak hingga 3.500 nits, touch sampling rate 2.560 Hz, serta all-day DC dimming.
Poco F8 Pro hadir dengan layar 6,59 inci AMOLED 120 Hz resolusi 2.510 x 1.156 piksel, juga dengan kecerahan puncak 3.500 nits dan perlindungan Corning Gorilla Glass 7i.
Sementara varian tertingginya, Poco F8 Ultra, tampil sebagai raja performa dengan inovasi ekstrem berupa dual chipset. Poco menanamkan Snapdragon® 8 Elite Gen 5 yang dipadukan dengan chipset khusus VisionBoost D8.
Kombinasi ini menghasilkan lonjakan performa signifikan, memungkinkan game berat dijalankan dengan setting maksimal secara konsisten. Rata kanan bukan lagi target ambisius, melainkan standar baru.
Untuk menopang performa buas tersebut, Poco menyematkan baterai raksasa 6.500 mAh yang didukung 100W HyperCharge serta 50W Wireless HyperCharge, memastikan sesi gaming panjang tak terhenti hanya karena urusan daya.
Poco F8 Ultra mengandalkan tiga kamera 50 MP, terdiri dari kamera utama Light Fusion 950 (1/1,31 inci, OIS), kamera periskop 50 MP dengan 5x optical zoom, 10x in-sensor zoom, hingga 20x AI UltraZoom, dan kamera ultra-wide 50 MP. Kamera depan 32 MP mendukung wide-angle AI.
Poco F8 Ultra menyematkan triple speaker 2.1 channel hasil kolaborasi dengan Bose, lengkap dengan Dolby Atmos, Hi-Res Audio, dan Hi-Res Wireless.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Buku Cerita Buat Para Kekasih: Cinta Tak Selalu Berakhir Bahagia
-
Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal
-
iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru
-
Honor MagicOS 11 Resmi Hadir: Usung Liquid Glass, AI Agentik, dan Storage Space 2.0
-
Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan
Artikel Terkait
-
5 HP Murah dengan Ruang Penyimpanan 256GB, Storage Lega Tanpa Bokek
-
7 HP Baterai Badak 7000 mAh Harga Rp1 Jutaan, Bebas Lowbat Cocok Buat Ojol
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
5 Tablet Murah Rp1 Jutaan untuk Pelajar, Lancar buat Akses Aplikasi Belajar
-
5 Rekomendasi HP Gaming Murah Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
Lifestyle
-
5 Novel Klasik Dunia yang Tipis dan Easy to Read, Wajib Masuk Reading List!
-
5 Mouse Gaming Wireless Murah dan Ringan, Cocok Buat Semua Game
-
GPU dan Motherboard AMD Bakal Naik Harga, Apakah Ryzen Ikut Terdampak?
-
Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif
-
Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar
Terkini
-
Proses Kreatif Wregas Bhanuteja: Lawan Klise Mistik Horor di KHFF 2026
-
Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026
-
Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih
-
Di Bawah Lampu Loteng: KKN, Kenangan, dan Perpisahan
-
Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?