Hayuning Ratri Hapsari | Yas Julia
Ilustrasi Seseorang Memakai Kerudung (Freepik/tirachardz)
Yas Julia

Lebaran selalu jadi momen spesial untuk tampil maksimal. Outfit sudah dipilih jauh-jauh hari, warna baju disesuaikan dengan keluarga, bahkan model tas dan sepatu pun dipikirkan matang-matang. Tapi sering kali, ada satu hal yang luput dari perhatian yaitu bahan hijab.

Padahal, salah memilih bahan hijab bisa bikin penampilan yang sudah on point jadi kurang nyaman. Apalagi saat Lebaran, aktivitas biasanya padat. Mulai dari salat Id, silaturahmi ke rumah saudara, foto keluarga, sampai kulineran seharian. Kalau hijab terasa gerah, licin, atau gampang kusut, mood bisa ikut berantakan.

Nah, biar nggak salah pilih, berikut beberapa bahan hijab yang sebaiknya dihindari saat Lebaran.

1. Katun Tebal (Heavy Cotton)

Katun memang dikenal adem dan menyerap keringat. Tapi tidak semua katun cocok untuk momen Lebaran. Katun dengan serat tebal dan berat cenderung membuat kepala terasa panas jika dipakai seharian, apalagi di cuaca Indonesia yang cenderung terik.

Heavy cotton juga biasanya kurang lentur, sehingga saat dililit atau dibentuk, hasilnya terlihat kaku dan kurang flowy. Untuk acara formal seperti Lebaran, tampilan bisa jadi terlihat kurang elegan. Jika tetap ingin menggunakan katun, pilih jenis yang lebih ringan seperti katun voile atau katun premium yang lebih breathable.

2. Satin Silk dan Satin Glossy

Satin silk atau satin glossy memang terlihat mewah dan mengilap. Sekilas, bahan ini tampak cocok untuk hari raya karena memberi kesan glamor. Namun kenyataannya, satin termasuk bahan yang sangat licin.

Hijab jadi mudah melorot, bergeser, dan sulit dibentuk. Kamu mungkin harus menggunakan beberapa peniti atau jarum pentul agar tetap rapi. Belum lagi, bahan ini cenderung memantulkan cahaya berlebihan saat difoto, sehingga wajah bisa terlihat lebih berminyak.

Selain itu, satin kurang menyerap keringat. Kalau cuaca panas dan aktivitas padat, kepala bisa terasa gerah dan lembap.

3. Jersey Tebal

Jersey sering dipilih karena elastis dan mudah dibentuk. Tapi jersey dengan gramasi tebal bisa terasa berat dan panas jika dipakai seharian.

Bahan ini juga cenderung “menempel” di kepala, sehingga kurang memberikan sirkulasi udara. Untuk aktivitas dari pagi sampai sore, jersey tebal bisa membuat rambut lebih cepat lepek. Kalau tetap ingin jersey, pilih yang tipis dan ringan agar tetap nyaman.

4. Organza

Organza punya tekstur kaku dan transparan dengan efek mengilap yang cantik. Namun, bahan ini cukup tricky untuk dipakai. Karena kaku, organza sulit dibentuk mengikuti kontur wajah dan sering terlihat terlalu “mengembang”.

Selain itu, organza biasanya cukup transparan sehingga perlu inner tambahan. Jika tidak ditata dengan benar, hasilnya bisa terlihat berlebihan dan kurang natural. Untuk acara resepsi mungkin cocok, tapi untuk silaturahmi seharian, organza bisa terasa kurang praktis.

Pada akhirnya, memilih hijab untuk Lebaran bukan hanya soal tren atau tampilan di foto. Kenyamanan tetap jadi prioritas utama. Bahan seperti voal premium, chiffon bertekstur (crinkle chiffon), atau katun voile ringan biasanya lebih aman karena tidak terlalu panas, tidak terlalu licin, dan tetap rapi seharian.

Karena Lebaran bukan sekadar tentang terlihat cantik, tapi juga tentang menikmati momen tanpa harus sibuk membenarkan hijab. Jadi, sebelum hari raya tiba, pastikan bahan hijabmu sudah lolos “uji nyaman”. Jangan sampai salah pilih dan menyesal di hari yang seharusnya penuh bahagia.