Menjelang Lebaran 2026, banyak orang mulai mempertimbangkan untuk membeli perangkat baru, termasuk laptop. Momen hari raya memang sering dimanfaatkan untuk upgrade gadget, apalagi bagi pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan perangkat untuk menunjang aktivitas belajar.
Sayangnya, kondisi pasar tahun ini terasa sedikit berbeda. Harga komponen laptop mengalami kenaikan hampir di semua sektor, sehingga mencari laptop baru dengan harga Rp2–3 jutaan menjadi tantangan tersendiri.
Jika beberapa tahun lalu di harga tersebut kita masih bisa menemukan laptop dengan RAM 8 GB dan SSD 256 GB sebagai standar, kini spesifikasinya sedikit “diturunkan” demi menyesuaikan harga pasar.
Meski begitu, bukan berarti tidak ada pilihan menarik. Beberapa laptop baru masih cukup layak dipakai untuk kebutuhan ringan, dan beberapa opsi laptop bekas justru menawarkan performa yang lebih kencang.
Bagi yang sedang mencari laptop murah untuk sekolah atau kuliah setelah Lebaran, berikut beberapa pilihan yang masih cukup masuk akal di kelas harga Rp2–3 jutaan.
1. Advan Soulmate X
Advan Soulmate X bisa dibilang menjadi salah satu opsi menarik bagi pengguna yang sangat memperhatikan kualitas layar. Di kelas harga Rp3 jutaan, banyak laptop masih menggunakan panel TN dengan kualitas warna yang terbatas. Namun Advan justru berani menghadirkan layar 14 inci IPS Full HD dengan tingkat kecerahan sekitar 250 nits.
Hal ini membuat pengalaman menonton video, belajar daring, atau sekadar mengerjakan tugas terasa lebih nyaman. Layar memang menjadi komponen yang paling sering dilihat pengguna, sehingga kualitas panel yang lebih baik bisa memberikan pengalaman penggunaan yang lebih menyenangkan dalam jangka panjang.
Dari sisi performa, laptop ini menggunakan prosesor AMD E3020E yang dipadukan dengan grafis Radeon Vega 3. RAM yang tersedia sebesar 4 GB DDR4 dengan penyimpanan 128 GB SSD M.2 SATA. Kombinasi ini memang tidak ditujukan untuk pekerjaan berat, tetapi masih cukup untuk aktivitas ringan seperti mengetik dokumen, membuat presentasi, atau browsing.
Menariknya, Advan masih menyediakan slot RAM tambahan dan slot SSD ekstra. Artinya, jika suatu saat pengguna memiliki dana tambahan, laptop ini masih bisa di-upgrade agar performanya lebih baik. Bobotnya juga cukup ringan di kisaran 1,41 kg sehingga masih nyaman dibawa ke sekolah atau kampus.
2. Axioo Hype 10
Bagi pengguna yang tidak ingin repot memikirkan upgrade, Axioo Hype 10 menawarkan konfigurasi yang lebih siap pakai. Laptop ini sudah dibekali RAM 8 GB DDR4 dan SSD 256 GB sejak awal, kombinasi yang cukup nyaman untuk membuka banyak tab browser atau menyimpan berbagai file tugas.
Prosesor yang digunakan adalah Intel Celeron N4020 dengan grafis Intel UHD Graphics. Memang bukan prosesor yang sangat kencang, tetapi masih cukup memadai untuk kebutuhan sekolah seperti mengetik laporan, mengerjakan presentasi, atau mengikuti kelas online.
Layarnya sendiri berukuran 14 inci dengan panel TN dan refresh rate 60 Hz. Secara kualitas memang masih standar, namun ukurannya cukup nyaman untuk bekerja dalam waktu lama. Laptop ini juga memiliki baterai 38 Wh yang cukup untuk menemani aktivitas belajar selama beberapa jam sebelum perlu diisi ulang.
3. Zyrex L-Book
Jika daya tahan baterai menjadi prioritas utama, Zyrex L-Book bisa menjadi pilihan menarik. Laptop ini dibekali baterai sekitar 45,6 Wh yang diklaim mampu bertahan hingga sekitar 10 jam penggunaan ringan. Dengan daya tahan tersebut, pengguna bisa bekerja dari pagi hingga sore tanpa terlalu sering mencari colokan.
Spesifikasi yang dibawa memang masih berada di kelas entry-level. Laptop ini menggunakan Intel Celeron N4020 dengan RAM 8 GB DDR4 serta penyimpanan 128 GB eMMC. Storage tersebut memang tidak terlalu besar, tetapi Zyrex tetap menyediakan slot tambahan untuk upgrade SSD.
Dari sisi desain, laptop ini cukup ringkas dengan bobot sekitar 1,3 kg dan ketebalan hanya 1,7 cm. Hal ini membuatnya cukup nyaman dibawa bepergian, baik ke sekolah, kampus, maupun tempat kerja. Layarnya sendiri berukuran 14 inci dengan panel TN yang memiliki akurasi warna 45% NTSC.
4. Lenovo ThinkPad X260
Jika budget benar-benar terbatas di kisaran Rp2 jutaan, laptop bekas justru sering menjadi pilihan paling rasional. Salah satu model yang masih sangat layak dipertimbangkan adalah Lenovo ThinkPad X260.
Meskipun merupakan laptop bisnis lawas, performanya masih mampu bersaing dengan beberapa laptop baru di kelas Rp3 jutaan. Hal ini berkat penggunaan prosesor Intel Core i5-6200U yang dipadukan dengan grafis Intel HD Graphics 520.
Biasanya laptop ini sudah dilengkapi RAM 8 GB DDR4 dan penyimpanan 256 GB SSD. Kombinasi tersebut membuatnya lebih nyaman digunakan untuk multitasking dibandingkan laptop baru dengan prosesor Celeron.
Layarnya berukuran 12,5 inci dengan resolusi HD dan panel TN. Baterainya memang tidak terlalu besar, tetapi kelebihan ThinkPad adalah baterainya masih bisa dilepas dan diganti dengan baterai cadangan. Bobotnya sekitar 1,44 kg sehingga masih cukup portabel untuk dibawa ke kampus.
5. Asus Vivobook A416JAO
Jika berbicara soal performa, Asus Vivobook A416JAO menjadi pilihan paling menarik di kelas harga Rp3 jutaan. Laptop ini biasanya tersedia dalam kondisi bekas display atau bekas pajangan toko, sehingga harganya bisa turun cukup jauh dari harga aslinya.
Keunggulan utamanya ada pada prosesor Intel Core i3-1005G1 yang jauh lebih kuat dibandingkan prosesor Celeron yang digunakan laptop lain di daftar ini. Dengan kombinasi RAM 4 GB DDR4 dan SSD NVMe, performanya sudah cukup nyaman untuk multitasking, mengerjakan laporan, hingga bermain game ringan seperti CSGO atau Dota 2.
Layarnya juga cukup menarik karena sudah menggunakan panel IPS Full HD berukuran 14 inci dengan kecerahan sekitar 250 nits. Untuk aktivitas belajar, menonton film, atau mengedit dokumen dalam waktu lama, kualitas layar ini terasa jauh lebih nyaman.
Bobot laptop ini sekitar 1,6 kg dengan ketebalan kurang dari 2 cm. Port yang tersedia juga cukup lengkap, mulai dari USB-C, USB-A, hingga HDMI.
Dengan mempertimbangkan kebutuhan serta budget yang tersedia, kelima laptop tersebut masih cukup layak menjadi teman belajar bagi pelajar maupun mahasiswa setelah Lebaran 2026.
Baca Juga
-
Harga CPU Meroket! Intel dan Qualcomm Naikkan Harga, Apakah AMD Menyusul?
-
Oppo Enco Air4s Bikin Melongo! TWS Murah Ini Tawarkan Baterai Tahan 43 Jam
-
Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Overheat, Qualcomm Langsung Buka Suara!
-
Tecno Spark 50s 5G Meluncur, Layar 120Hz dan Fast Charging 45W Jadi Andalan
-
Qualcomm Ketar-Ketir! Samsung Pertimbangkan Ganti Chip Galaxy S27 Ultra
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Anti Ngembang! Ini 5 Rekomendasi Protein Cream Penjinak Rambut
-
4 Sabun Muka BHA untuk Kulit Berminyak: Bebas Jerawat dan Pori-pori Tersumbat!
-
Stop Tunggu Mood, Ini Lima Insight Disiplin Menulis dari J.S. Khairen
-
Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik
-
4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi
Terkini
-
Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja
-
Smartphone Photography: Rahasia Foto Profesional Tanpa Peralatan Mahal
-
Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?
-
Ulasan Buku The Alpha Girls Guide: Menjadi Perempuan Cerdas dan Mandiri
-
Sekadar Hidup Layak Kok Mahal? Menggugat Komersialisasi Kebutuhan Dasar