Vivo Y05 hadir sebagai pilihan smartphone entry-level menarik bagi pengguna yang menginginkan performa stabil, daya tahan baterai panjang, serta pengalaman visual yang lebih mulus tanpa harus membayar dengan harga mahal.
Perangkat ini dirilis pada Maret 2026 dengan membawa sejumlah fitur yang biasanya jarang ditemukan di kelas harga 1 jutaan.
Secara tampilan, Vivo Y05 mengusung desain minimalis dengan bodi ramping dan bobot sekitar 209 gram. Materialnya memang masih berbahan plastik, tetapi terasa cukup kokoh di tangan.
Ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP65 yang membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air ringan. Tak hanya itu, perangkat ini juga diklaim memiliki ketahanan terhadap benturan ringan berkat standar uji tertentu, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari yang cukup aktif.
Vivo Y05 dibekali layar panel IPS LCD berukuran 6,74 inci dengan resolusi HD+ (1600 x 720 piksel). Yang membuatnya menonjol adalah refresh rate 120Hz, memberikan pengalaman scrolling yang lebih halus dibandingkan layar 60Hz atau 90Hz pada umumnya.
Kecerahan layar yang mencapai hingga 1.200 nits juga membuatnya tetap nyaman digunakan di luar ruangan, meskipun resolusinya belum Full HD.
Di sektor dapur pacu, Vivo Y05 ditenagai chipset Unisoc T7225 yang dipadukan dengan RAM 4GB. Untuk membantu multitasking, tersedia fitur Extended RAM hingga total 8GB. Penyimpanan internalnya hadir dalam pilihan 64GB dan 128GB, serta masih bisa diperluas menggunakan kartu microSD hingga kapasitas besar.
Performa ini memang bukan untuk gaming berat, tetapi sudah cukup untuk aktivitas sehari-hari seperti media sosial, browsing, dan streaming.
Untuk sektor fotografi, Vivo Y05 membawa kamera belakang 8MP dan kamera depan 5MP. Meski resolusinya tergolong standar, fitur kamera tetap cukup lengkap dengan mode seperti Night, Portrait, dan Panorama.
Hasil fotonya lebih cocok untuk dokumentasi ringan atau kebutuhan media sosial, bukan untuk fotografi profesional.
Keunggulan paling mencolok dari Vivo Y05 adalah baterainya yang berkapasitas 6.500 mAh. Kapasitas ini jauh di atas rata-rata ponsel entry-level yang biasanya hanya 5.000 mAh.
Dengan kapasitas sebesar itu, ponsel ini mampu bertahan seharian penuh bahkan lebih untuk penggunaan normal. Pengisian dayanya didukung 15W, cukup standar namun masih seimbang dengan kapasitas baterainya.
Beberapa fitur lain yang melengkapi Vivo Y05 antara lain: sensor sidik jari di samping (side-mounted fingerprint), sistem operasi Android 16 dengan OriginOS 6, dukungan jaringan 4G dual SIM, dan jack audio 3,5 mm. Kombinasi ini membuatnya tetap relevan untuk pengguna yang mencari perangkat praktis dan fungsional.
Vivo Y05 dipasarkan di Indonesia dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu Rp1.899.000 untuk varian 4GB/64GB, dan
Rp2.099.000 untuk varian 4GB/128GB.
Vivo Y05 menawarkan paket menarik di kelas entry-level. Dengan layar 120Hz, baterai jumbo 6.500 mAh, serta desain yang cukup tangguh, ponsel ini cocok bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan dan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Meski sektor kamera dan performanya masih tergolong standar, kombinasi fitur yang ditawarkan tetap membuat Vivo Y05 menjadi salah satu pilihan paling kompetitif di harga 1 jutaan pada tahun 2026.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank
-
Rocky Gerung Masuk Istana: Pengkritik Kekuasaan yang Kini Menjadi Penasihat Presiden
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia: Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun
-
Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini
-
Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera ARRI dan Snapdragon Generasi Baru
Artikel Terkait
Lifestyle
-
HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank
-
5 HP Rp3 Jutaan dengan Baterai Jumbo dan Performa Ngebut
-
Menolak Promosi Demi Hidup Tenang: Mengenal Tren Career Minimalism di Dunia Kerja
-
Kerja Outdoor? 5 Face Wash Pria Bikin Muka Bersih dan Segar Seharian!
-
5 Fakta tentang Intoleransi Laktosa, Ternyata Beda dari Alergi Susu Sapi?
Terkini
-
Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang
-
MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara
-
The Assassin(s) Batalkan Seluruh Agenda BIFF 2026 di Tengah Kontroversi
-
Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata
-
Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan