Virus ini pertama kali muncul di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina pada bulan Desember 2019. Penyebaran COVID-19 terbilang cukup cepat, dengan hanya melakukan kontak dengan penderita COVID-19 Anda berkemungkinan besar tertular COVID-19.
Kasus COVID-19 di Indonesia sendiri pertama kali terdeteksi pada tanggal 2 Maret 2020. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Indonesia.
Social distancing merupakan tindakan kita menjaga jarak dengan orang lain apalagi dalam jumlah yang banyak atau dalam kerumunan. Jarak yang biasanya diterapkan pada social distancing yaitu dengan radius enam kaki atau dua meter.
Penambahan pasien positif corona yang begitu cepat, membuat pemerintah mengeluarkan imbauan agar masyarakat melakukan social distancing serta diminta untuk tetap di rumah agar memperkecil penyebaran virus ini penyebar.
Masalahnya yang terjadi adalah tidak semua orang bisa menerima aturan agar tetap berdiam diri di rumah demi mengurangi pencemaran COVID-19.
Pada hari pertama saat pemerintah memutuskan untuk tetap berada di rumah, masih banyak sebagian dari mereka yang berkumpul di tempat makan dan daerah tempat umum lainnya. Sebagian dari mereka juga adalah kalangan usia yang masih muda, alas an mereka sendiri adalah mereka merasa kondisi tubuh mereka sehat dan tidak merasa gejala apapun.
Akibat dari mereka yang masih berpergian itulah semakin hari semakin bertambah nya kasus COVID-19, dan parahnya lagi sudah mencapai tanggal 30 maret 2020 tercatat sekitar 1414 yang positif COVID-19. Aturan telah di perketat hingga sampai ada yang melakukan kegiatan berkumpul akan di kenai sanksi dari pihak ke polisian.
Bagaimana menjaga diri kita agar tetap di rumah dan tetap melakukan kegiatan agar tidak bosan selama kita membantu pemerintah agar memperkecil penyebaran virus yang terjadi.
Memasak bisa menjadi aktivitas untuk menghilangkan kebosanan saat menjalani social distancing. Membuatkan makanan, melakukan proses memasak bersama, mencoba memasak makanan yang belum pernah dicoba ini bisa menjadi salah satu cara menng hadapi kebosanan.
Menonton film di rumah juga bisa mengatasi kebosanan mungkin selama tiap hari bekerja kita jarang untuk bisa menonton film di rumah bersama keluarga
Berkumpul Bersama Keluarga
Berkumpul dengan keluarga di rumah dan suasana rumah menjadi lebih hangat mungkin sebelumnya banyak dari mereka yang jarang melakukan kegiatan berkumpul saat di rumah. Ini juga bisa mengusir rasa kebosanan karena berkumpul dengan keluarga kita bisa saling berkomunikasi lebih banyak dan melakukan kegiatan rumah Bersama-sama. Itu bisa jadi salah satu keuntungan dari social distancing.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Beda Silsilah Keluarga Luna Maya dan Maxime Bouttier: Sama-Sama Blasteran!
-
Keluarga Besar Jokowi Kumpul di Solo Hari Kedua Lebaran, Gibran Sempat Tampung Aspirasi Warga
-
Kreatif dan Mandiri: Panduan Praktis Bisnis Keluarga untuk Ibu Rumah Tangga
-
Tak Mudik, Inul Daratista Boyong Keluarga di Kampung Lebaran ke Jakarta
-
Silsilah Keluarga Ruben Onsu: Sang Ibu Sering Berbagi Al-Quran Meski Beda Keyakinan
News
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
-
Demi Mengabdi, Mahasiswa Rantau AM UM Tak Pulang Kampung saat Lebaran!
Terkini
-
Tampil Gacor di Timnas Indonesia, Ole Romeny Sebut Ada Andil dari Patrick Kluivert
-
'Weak Hero Class 2' Tayang April, Kelanjutan Kisah Yeon Si Eun di SMA Baru!
-
Spider-Man: Brand New Day, Jembatan Multiverse MCU ke Avengers: Doomsday
-
First Impressions Drama 'Korea The Divorce Insurance', Worth It Gak Sih?
-
Resmi! PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia Untuk Piala Asia U-17 2025