Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang tergabung dalam program Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) menghadirkan papan berbagi. Kegiatan ini diadakan oleh PMM kelompok 87 yang beranggotakan lima orang yaitu Asfian, Zahrah, Vena, Saski, dan Mariani.
Program kerja ini juga mendapat dukungan penuh oleh RT, RW dan perangkat desa setempat. serta telah mendapatkan persetujuan dari bapak Yaris Adhial Fajrin selaku Dosen pembimbing lapangan dan mendapatkan dukungan dan bantuan dari Ibu Yudho selaku ketua Jum’at berkah perum ikip.
Bermula dari keadaan pandemi yang disebabkan oleh covid-19 yang tak kunjung usai menyebabkan sebagian masyarakat kehilangan pekerjaan dan sulit mendapatkan pekerjaan sehingga menyebabkan masyarakat sulit atau kekurangan dalam memenuhi kebutuhan hidup terutama kebutuhan pokok seperti sembako. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa UMM berinisiatif untuk membuat papan berbagi yang berlokasi di Desa Landungsari Dusun Rambaan Gg. 6.
Selain itu, sosialisasi mengenai adanya papan berbagi juga dilakukan oleh PMM 87 UMM selama dua pekan. Sosialisasi yang dilakukan oleh Asfian dkk yaitu mengisi papan berbagi dengan bantuan sembako, masker, dan hand sanitizer dan lain sebagainya. Selain itu juga PMM 87 UMM juga menyebarkan pamflet pengumuman terkait dengan adanya papan berbagi tersebut dan menjelaskan mengenai fungsi dan tujuannya.
Dengan adanya papan berbagi tersebut masyarakat yang membutuhkan dapat mengambil bantuan berupa sembako dan lain sebagainya yang sudah disediakan di papan berbagi. Sembako yang tersedia di papan berbagi tak hanya bisa diambil tetapi juga masyarakat yang ingin berbagi dengan sesama juga dapat menaruh atau menyumbangkan bantuan mereka di papan tersebut.
Tujuan dari dibuatnya papan berbagi tersebut yaitu untuk menyadarkan dan meningkatkan rasa peduli masyarakat akan pentingnya berbagi dengan sesama di masa pandemi ini.
"Harapannya dengan hadirnya papan berbagi ini masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa mendapatkan bantuan dan masyarakat yang memiliki rezeki lebih dapat menyalurkan sedekahnya kepada orang yang tepat melalui papan berbagi", ungkap Asfian Nurrabianti.
"Alhamdulillah saya senang dengan adanya papan berbagi ini, sedikit membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga saya", ujar salah satu warga RW 2.
Semoga papan berbagi ini dapat selalu membantu sesama dan menimbulkan rasa berbagi antar sesama.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
News
-
Bulan Syaban 2026 Sampai Tanggal Berapa? Jadi Batas Akhir Bayar Utang Puasa
-
Kota yang Bising, Pikiran yang Lelah: Apa Kabar Kesehatan Mental Anak Muda?
-
Mengenal Tradisi Sate Cabai dan Bawang, 'Mantra' Unik Masyarakat Indonesia Halau Hujan
-
Bahaya Paylater dan Present Bias: Mengapa Kita Sulit Menabung Setelah Gajian?
-
Teror Relevansi: Membedah Cara Algoritma Memanen Waktu dan Menghancurkan Batin
Terkini
-
6 Zodiak yang Punya Aura Mahal Alami: Tetap Berkelas Meski Tampil Sederhana!
-
Healing ke Mana-mana, Pulang-pulang Tetap Ingin Resign
-
Olivia Dean Menang Best New Artist Grammy Awards 2026
-
Bikin Baper dan Tegang, Inilah 4 Drama Korea Bertema Fantasi yang Wajib Ditonton
-
Bertarung di FIFA Series 2026, Indonesia Dipastikan Tak Bisa Dapatkan Poin Maksimal dari Lawannya