Senin,(12/10) Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kelompok 36 Desa Babadan, Wlingi hampir usai. Mereka mengadakan kegiatan sosialisasi tentang tata cara hidup di era new normal serta pendidikan dasar parenting atau parenting education. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para orang tua Desa Babadan sejumlah kurang lebih 20 orang.
Kegiatan ini dilakukan untuk mempersiapkan masyarakat Desa Babadan dalam menjalani hidup di era new normal yang mana dalam menjalani setiap aktivitasnya harus mengikuti protokol kesehatan seperti dengan menggunakan masker dan physical distancing agar masyarakat tetap sehat dan terhindar dari virus Covid-19.
Selain itu, para mahasiswa juga mengajak para orang tua untuk berdiskusi mengenai pentingnya dari parenting dalam menyikapi berbagai macam perilaku anak. "Anak adalah generasi penerus keluarga yang harus dijadikan generasi emas ketika orang tua mengharap hidup sejahtera di hari tuanya, terus sambung perjuangan, terus sambung harapan indah anak-anak agar terus optimis menjadi manusia hebat untuk indonesia hebat, salam hangat untuk anak Indonesia" tutur Aldo selaku pembicara dalam memaparkan penjelasan mengenai parenting di depan para orang tua.
Negara Indonesia adalah negara hukum, hukum di Indonesia menjunjung hak anak, mulai dari pendidikan, kewajiban orang tua terhadap anak, kewajiban negara terhadap anak dan sebagainya. Maka dari itu, negara paham apa apa yang harus dipersiapkan.
Sebelum mengakhiri kegiatan mereka meminta kepada salah satu perwakilan dari orang tua untuk memberikan pernyataan di akhir sesi. "Ucapan beribu terima kasih atas keikhlasan kakak-kakak dari Universitas Muhammadiyah Malang mengajarkan sedikit banyak ilmu kepada saya selaku orang tua dan anak-anak, mulai dari pendidikan ilmu pengetahuan, religi (mengaji) ataupun kehidupan umum sehari-hari di masa corona ini. Semoga berkah dan bermanfaat" ucap dari salah satu orang tua.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Teknologi PHEV Makin Diminati Penjualan JETOUR Tumbuh 17 Persen
-
BNI Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Padang
-
Persija Sapu Bersih Empat Laga, Fabio Calonego: Kami Berada di Jalur Tepat
-
Apakah Sisa Krim Retinol Wajib Dibersihkan pada Pagi Hari? Ini Penjelasan Dokter
-
Radja Nainggolan Akui Salah Pilih Timnas, Singgung Karier Ivar Jenner: Di Belanda Dia Cuma...
News
-
SIGUMI Diluncurkan di Karangasem, Dorong Kesiapsiagaan Bencana di Kawasan Wisata
-
Bisakah Limbah Sawit Gantikan Plastik Sekali Pakai? Studi Ungkap Hal Ini
-
Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle
-
Gandeng Tiga Mitra Industri, SaIG UPI Gelar GEOCAB untuk Bincang Karier
-
Bukan Musim Semi, Mengapa Bunga-Bunga Bermekaran Serentak di Jalanan Kota?
Terkini
-
Architecture 101: Rumah Bisa Dibangun Kembali, tetapi Kenangan Tidak
-
Matchbox The Movie: Nostalgia Mainan Beradu dengan Ambisi Film Mata-Mata
-
Belajar Memeluk Diri Sendiri Lewat Kupeluk Diriku Sendiri Sehangat Perhatianku untuk Orang Lain
-
Sekuel Dr. STONE TERRAFORMING Resmi Diproduksi, Petualangan Senku Berlanjut
-
Percikan Darah di Bunga Karya Arafat Nur: Cinta Tumbuh di Tengah Perang