Memelihara kucing adalah sebuah hobi yang banyak digemari oleh masyarakat terutama di Indonesia, dimana kucing dianggap salah satu hewan yang menggemaskan dan dapat menjadi media untuk menghilangkan kepenatan dalam bekerja maupun sekolah. Akan tetapi ada beberapa hal yang membuat kucing menyebalkan seperti harus membersihkan kotoran, memberi makan setiap jam dan lain lain.
Untuk memberikan solusi tersebut harus mempertimbangkan beberapa hal yaitu dimulai dari memperhatikan jam yang baik untuk memberi makan, melihat apakah suhu didalam kandang panas atau tidak
Dengan adanya permasalahan tersebut maka diperlukannya sebuah alat yang dapat memudahkan dalam pemiliharaan kandang kucing sehingga pemilik dapat memonitoringnya melalui handphone atau web. Oleh karena itu SmhCat hadir dan dapat membantu permasalahan ini yang dimana SmhCat adalah singkatan dari (Smart Home Cat) yang mana pada alat ini akan dipasang sebuah sensor dht 11 dan load cell.
Sensor ini dapat menimbang pemakaian bahan pakan yang pas dan dapat memonitoring suhu sehingga kucing tidak akan merasa kepanasan atau kedinginan. Dimana hasil dari ini dapat membuat kucing lebih nyaman dan tidak mudah sakit.
Selain itu SmhCat ini juga terintegrasi oleh internet dan API firebase yang mana pemilik dapat melihat dan memonitoring kapan harus mengisi ulang makanan sehingga makanan dapat secara otomatis diberikan. Namun kekurangan dari SmhCat ini terdapat bahwa alat ini harus memiliki konektivitas ke internet agar bisa berjalan dengan baik dan dapat memberikan hasil ke pemilik.
Penulis: Vandame Ronald Suhada, Ridwan Siskandar
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
News
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
Terkini
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
-
Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?
-
Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!