Pada tahun lalu tanggal 2 Maret 2020 Indonesia bahkan dunia di kejutkan oleh Penyakit/ Virus baru yaitu Covid-19 dan sampai saat ini kasus Covid-19 di Indonesia semakin meningkat, sehingga meningkatnya angka kemiskinan akibat pandemi ini maka Pemerintah Indonesia memberikan beberapa bantuan seperti Bansos atau bantuan sosial, bantuan bagi para pelaku usaha UMKM, BLT dana Desa, Kartu Prakerja dan Listrik Gratis.
Beberapa bulan yang lalu Indonesia sangat dihebohkan dengan kasus Korupsi Bantuan Sosial yang dilakukan oleh Mentri Sosial Juliari P Batubara dengan jumlah yang sangat besar yaitu Rp 17 Miliar. Mentri sosial Juliari P Batubara diduga menyalah gunakan Bantuan sosial tersebut, mulai dari penerimaan bantuan sosial yang tidak tepat sasaran hingga tidak diberikan kepada masyarakat.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telang menangkap dan menetapkan Mentri Sosial sebagai tersangka kasus korupsi Bansos dan menetapkan 4 tersangka lainnya, KPK juga mengamankan sejumlah uang sekitar Rp 14,5 miliar yang terdiri dari pecahan rupiah, dolar Amerika Serikat, dan dolar Singapura.Uang tersebut disimpan di dalam 7 koper, 3 tas ransel dan amplop kecil .
Sangat disayangkan apa yang telah dilakukan oleh Mentri Sosial Juliari P Batubara dan 4 tersangka lainnya karena sampai saat ini masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan bantuan tersebut.
Oleh karena itu Peran Audit sangat dibutuhkan untuk mengusut tuntas kasus dana bantuan sosial dan melakukan pengawasan yang lebih ketat mulai dari penyaluran hingga pelaporannya.
Dalam hal ini penulis berpendaapat bahwa, penyalahgunaan dana bansos dimasa pandemi Covid-19 membuka peluang bagi pihak-pihak yang tidakbertanggungjawab melakukan korupsi karena belum adanya transparan mengenai dana bansos di masyarakat di Tingkat pusat maupun daerah.
Oleh: Rizky Alda Amaliyah, Universitas Muhammadiyah Malang
Baca Juga
Artikel Terkait
News
-
SIGUMI Diluncurkan di Karangasem, Dorong Kesiapsiagaan Bencana di Kawasan Wisata
-
Bisakah Limbah Sawit Gantikan Plastik Sekali Pakai? Studi Ungkap Hal Ini
-
Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle
-
Gandeng Tiga Mitra Industri, SaIG UPI Gelar GEOCAB untuk Bincang Karier
-
Bukan Musim Semi, Mengapa Bunga-Bunga Bermekaran Serentak di Jalanan Kota?
Terkini
-
Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi
-
4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi
-
Lebih dari Sekadar Warung Sembako: Arti Kebersamaan di Novel Warung Bujang
-
Review Love Reset: Ketika Kita Jatuh Cinta Lagi setelah Sempat Saling Benci
-
Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri