Nasib apes kali ini dialami oleh seorang remaja perempuan yang ketiban buah pepaya saat asyik membuat konten. Siapa sangka lagi asyik bikin konten video TikTok malah alami musibah?
Akun media sosial TikTok @memeviral56 mengunggah detik-detik remaja perempuan itu ketiban buah pepaya.
"Ketiban rejeki, tidak. Ketiban pepaya, iya," tulisan dalam unggahan video seperti dikutip oleh Yoursay.id, Rabu (30/03/2022).
Rekaman video memperlihatkan remaja perempuan yang sedang membuat konten video TikTok. Dia sedang membuat konten video viral lipsing lagu Gatal.
Remaja perempuan ini berpose menirukan gerakan orang yang lipsing lagu Gatal. Dia awalnya berdiri di bawah pohon pepaya semakin lama semakin menurunkan badannya ke belakang.
Namun, semakin remaja perempuan itu menurunkan badannya ke belakang malah terjadi musibah. Buah pepaya yang matang di pohon tiba-tiba jatuh.
Alhasil buah pepaya yang jatuh itu mengenai wajahnya dengan cukup keras. Hingga wajah dari remaja perempuan tersebut penuh lumpur.
Remaja perempuan ini refleks kaget ketiban buah pepaya yang membikin wajahnya sakit sekaligus kotor karena lumpur. Dia kemudian mengusap lumpur yang mengenai wajahnya dengan menggunakan telapak tangan.
Belum ada 24 jam video itu diunggah sudah ditonton sebanyak 6, 2 juta kali oleh pengguna TikTok. Video tersebut pun langsung dibanjiri pengguna TikTok untuk memberikan tanggapan di kolom komentar.
Banyak pengguna TikTok yang berpendapat bahwa remaja perempuan ini masih beruntung meskipun ketiban buah pepaya. Beberapa dari pengguna TikTok juga dibuat tertawa ngakak usai menonton video itu.
"Untung enggak masuk mulut," kata salah satu pengguna TikTok.
"Untung enggak tertelan," sahut yang lain.
"Bangun tidur sudah ngakak," tulis lainnya.
"Maaf ngakak," imbuh yang lain.
"Boleh ketawa enggak sih? Ketawa sajalah," timpal pengguna TikTok lain.
Baca Juga
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
Artikel Terkait
News
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
-
Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren
-
Nelayan Kecil Merugi, Mengapa Penangkapan Ikan Ilegal Terus Merajalela?
Terkini
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
-
Merayakan Kemerdekaan?
-
Bukan Sekadar Desa Wisata, Ini Rahasia Osing Kemiren Merawat Lingkungan Tetap Lestari
-
Cegah Penuaan! 4 Serum Anti-Aging Korea Kunci Wajah Awet Muda dan Kenyal