Ada beberapa tradisi khusus yang khas untuk menyambut Hari Lebaran, seperti mudik, ziarah, silaturahmi, dan menyajikan opor ayam serta open house. Hampir seluruh masyarakat Muslim di Indonesia melakukannya dan tentu tidak asing lagi.
Namun, karena Indonesia terdiri dari berbagai pulau dan daerah dengan kebudayaan dan tradisi yang berbeda-beda, ada beberapa tradisi menyambut haru raya yang unik dan tentunya beda dengan yang lain. Apa saja ya kira-kira?
Dikutip dari akun Instagram @tangsel.life, berikut empat tradisi unik dari berbagai daerah di Indonesia untuk menyambut Hari Lebaran Idul Fitri.
1. Grebeg Syawal di Yogyakarta
Tradisi satu ini dilaksanakan oleh warga Yogyakarta. Pada tradisi ini, keraton Yogyakarta Hadiningrat akan membuat tujuh buah gunungan yang akan diarak secara meriah hingga Alun-Alun Utara.
Masyarkat sekitar percaya, jika mereka berhasil mengambil bumi dari gunungan yang diarak tersebut, mereka akan dilimpahi dengan keberkahan.
2. Tumbilotohe dari Gorontalo
Tumbilotohe bisa diartikan sebagai malam pasang lampu. Tradisi tumbilotohe ini berasal dari daerah Gorontalo. Masyarakat Gorontalo akan menyalakan jutaan lampu pada malam hari untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Bahan dasar pembuatan lampu ini berasal dari daun woka kering yang digulung seperti melinting tembakau, dan direkatkan dengan getah pohon.
3. Festival Meriam Karbit di Pontianak
Untuk memeriahkan malam takbiran, masyarakat Pontianak juga memiliki tradisi unik, yaitu Festival Meriam Karbit. Masyarakat akan menjejerkan puluhan meriam di pinggir sungai Kapuas.
Ternyata tradisi ini punya sejarah tersendiri. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap pendiri Kota Pontianak, Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie. Dahulu katanya beliau memiliki kebiasaan mengusir roh jahat dengan membunyikan meriam.
4. Ngadongkapkeuin di Banten
Tradisi ini dilaksanakan warga Banten sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta. Tradisi ini merupakan perpaduan adat lokal dengan ajaran Islam. Ngadongkapkeuin merupakan tradisi doa bersama yang dipimpin oleh tetua kampung, lalu dilanjutkan dengan sungkeman kepada yang lebih tua sebagai bentuk penghormatan.
Itulah empat tradisi unik menyambut Hari Lebaran dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Menarik sekali, bukan? Kalau di daerah kamu sendiri ada tradisi unik apa?
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
News
-
Psychological Reactance: Alasan di Balik Rasa Kesal Saat Disuruh dan Dilarang
-
Mengenal Climate Fatigue: Mengapa Kita Lelah Baca Berita Buruk Soal Lingkungan?
-
Sinema Inklusi Nusantara: Mendobrak Standar Kerja Kaku Melalui Ruang Kreatif
-
Tips Persiapan Ramadan 2026: 4 Langkah Cerdas Siapkan Stok Makanan Anti Boncos
-
Kebakaran Dahsyat Hanguskan Rita Pasaraya Cilacap, Ratusan Karyawan Terancam Nganggur Jelang Lebaran
Terkini
-
Tecno Camon 50 Series Siap Meluncur ke Indonesia, Dukung SuperZoom 20X dan Sensor Sony LYTIA 700C
-
Maarten Paes, Ajax Amsterdan dan Beban Pembuktian Julukan Mewah yang Dia Umumkan Sendiri
-
The Lost Library: Menyusuri Jejak Rahasia Perpustakaan yang Hilang
-
Visual ala Ghibli, The Camphorwood Custodian Berhasil Bikin Mewek
-
4 Cafe Dekat Stasiun Bandung, Cocok untuk Nunggu Kereta hingga Nongkrong