Meskipun sudah lanjut usia bukan menjadi penghalang bagi seseorang melakukan aksi nekat yang berbahaya. Sama halnya dengan yang dilakukan oleh kakek ini mencuci muka dengan air panas mendidih.
Aksi kakek tersebut diabadikan dalam sebuah video yang dibagikan oleh akun Instagram manaberita.
"Ada lawan?" keterangan unggahan video seperti dikutip oleh Yoursay.id, Kamis (17/11/2022).
Dalam rekaman video itu terlihat suasana rumah warga menggelar hajatan pernikahan. Seorang kakek yang menggunakan celana panjang dengan telanjang dada melakukan aksi ekstrem.
Kakek ini dengan santai mencuci wajahnya menggunakan air panas mendidih yang ada di dalam gayung. Bukan hanya muka saja yang ia cuci dengan air panas mendidih.
Ia juga membasuhkan tangan dan kaki dengan air panas mendidih itu. Ia sama sekali tidak terlihat merasa kepanasan.
Kakek ini malah tampak menikmati guyuran air panas mendidih mengenai kulit tubuhnya. Bahkan kakek tersebut sempat-sempatnya bercanda dengan beberapa orang di sana.
Ia menantang orang yang lebih muda darinya untuk melakukan aksi ekstrem itu. Orang-orang tentu saja menolak melakukan aksi ekstrem seperti si kakek sebab berbahaya.
Video aksi ekstrem kakek ini cuci muka dan basuh tangan serta kaki pakai air panas mendidih menuai berbagai reaksi dari netizen.
"Semakin tua, semakin lucu," komentar seorang netizen.
"Umur segitu memang lagi lucu lucunya," ujar yang lain.
"Biang es?" sahut lainnya.
Air panas yang mendidih mengenai kulit bisa mengakibatkan luka bakar. Luka tersebut bisa membuat kulit sakit serta berpotensi menghancurkan jaringan dan sel yang terkena.
Jika Anda merasakan kesakitan atau luka akibat tersiram air panas bisa melakukan pertolongan pertama dengan mendinginkan area yang terkena. Alirkan air mengalir yang dingin di area tersebut selam 20 menit.
Hindari penggunaan es batu, air es, maupun zat berminyak. Usai kulit yang melepuh sudah dingin bisa dibalut dengan perban steril agar terhindar dari bakteri dan infeksi.
Apabila kondisi memungkinkan tinggikan area yang terbakar di atas posisi jantung. Jangan sekali-kali memencet atau menggaruk luka yang melepuh.
Baca Juga
-
Ilusi Kuliah Murah: Jerat 'Hidden Expectation' di Balik Brosur Beasiswa
-
Pendidikan sebagai Hak Universal atau Privilege Terselubung?
-
Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?
-
Mengulik Petrova Line, Garis Ancaman Kiamat dalam Film Project Hail Mary
-
Sinopsis Doctor on the Edge, Drama Medis Terbaru Lee Jae Wook dan Shin Ye Eun
Artikel Terkait
News
-
Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?
-
Silent Book Club Jakarta: Cara Baru Menuntaskan Buku di Tengah Keramaian
-
Tak Sekadar Pameran, IMX Prambanan Gabungkan Otomotif dan Nuansa Heritage
-
Mau Nonton Lebih Irit? XXI Sekarang Bolehkan Bawa Tumbler, Ini Syaratnya!
-
UI Green Marathon 2026: Saleh Husin Siap Taklukkan 42 KM demi Masa Depan Mahasiswa
Terkini
-
Ilusi Kuliah Murah: Jerat 'Hidden Expectation' di Balik Brosur Beasiswa
-
Pendidikan sebagai Hak Universal atau Privilege Terselubung?
-
Mengulik Petrova Line, Garis Ancaman Kiamat dalam Film Project Hail Mary
-
Sinopsis Doctor on the Edge, Drama Medis Terbaru Lee Jae Wook dan Shin Ye Eun
-
Perpustakaan di Era Digital: Masih Relevan untuk Belajar?