Restoran Karen's Dinner yang belum lama buka di Indonesia mendadak menjadi trending di Twitter. Restoran dengan konsep pelayanan judes dan sering memaki pengunjungnya ini menuai bulan-bulanan warganet.
Hal itu lantaran pelayan di Karen's Dinner yang melayani pengunjung dianggap tak sejalan dengan konsep asli restorannya dari negara Australia. Warganet menilai jika pelayan Karen's Dinner di Jakarta melakukan body shamming.
BACA JUGA: Tak Kalah Meresahkan dari Al Nahyan, Sedah Mirah Bikin Paspampres Ketar-Ketir Gegara Ulahnya
Tak hanya itu saja, pelayan di sana juga memperlakukan makanan tidak higienis. Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan pelayan Karen's Dinner memaki seorang pengunjung dengan kata-kata seolah menghina wajahnya.
"Muka lu tuh kayak pantat panci!." kata seorang pelayan Karen's Dinner.
Ada pula video yang memperlihatkan pelayan Karen's Dinner memasukkan tangan ke minuman pengunjung. Warganet pemilik akun TikTok @bella.sungkawa mengungkap apabila pelayanan di restoran yang mengusung konsep 'Good Food Terrible Service' terasa 'cringe'.
"Kok cringe banget nyet agak disturbing to watch bahkan. Mereka ngerti nggak sih arti Karen itu apa? Yes Karen is demanding and rude tapi mannerismnya ga kayak gitu," ungkap pria tersebut dikutip Yoursay.id, Sabtu (17/12/2022).
Pemilik akun TikTok tersebut berpendapat jika yang dilakukan oleh pelayan Karen's Dinner lebih mirip dengan senior yang sedang mengospek juniornya.
"Lo di sini masih jualan makanan lho, ya masa lo masukkin tangan lo ke minuman orang. Terus lo numpahin ngubek ngubek makanan orang," sambungnya.
"Orang dateng ke sini pasti bukan untuk makanannya, tapi untuk experiencenya, dan itu tricky banget. Kalau sampe yang ditawarkan jadi lebih banyak gimmick marah2nya ketimbang fun-nya, orang gak akan peduli makanannya seenak apa," pungkasnya.
Warganet pemilik akun Twitter @goodghan berpendapat kalau Karen's Dinner kurang cocok dengan keseharian masyarakat Indonesia.
"Buat orang Indonesia yang kesehariannya masih sarat sopan santun, Karen’s Diner di Jakarta akan fail sih." pendapatnya.
Lebih lanjut, membuka restoran Karen's Dinner di Indonesia dengan meniru konsep asalnya Australia butuh strategi matang.
"Walau makanannya enak, menjaga orang biar tetep nafsu makan sambil dimarahin itu sepertinya butuh strategi yg lebih matang, biar kesannya gak sekedar “nyontek” aja." imbuhnya.
Warganet Twitter yang lain juga merasakan hal demikian bahwa pelayan Karen's Dinner di Indonesia melakukan body shamming dan juga jorok pada makanan.
"Krn mereka yang mulai body shaming duluan. Aku menyampaikan apa yg ada diangan-anganku. Emang resto ini asli jijik ga banget deh, bayangin aja udah lu jelek + juga kurang ajar. Kyk, pls dah jelek dia body shaming pula. Mending diluar negeri, masih bisa diliat fisiknya si karen cakep-cakep," tanggapan warganet.
Baca Juga
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual
Artikel Terkait
News
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
-
Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026
-
AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta
Terkini
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual