Kelompok Studi Pasar Modal FEB UI (KSPM FEB UI), organisasi mahasiswa yang fokus mengembangkan literasi pasar modal untuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum, menyelenggarakan Kursus Pasar Modal.
Kursus Pasar Modal sendiri merupakan program kursus pasar modal berbayar yang berlangsung selama 6 minggu dan bekerja sama dengan perusahaan sekuritas atau lembaga pendidikan pasar modal. Sekolah Pasar Modal akan diadakan pada bulan Agustus sampai September.
KPM akan dilaksanakan secara online via Zoom Meeting dengan beragam kelas, mulai dari saham, obligasi, hingga reksadana. Dapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan para ahli dalam pasar modal dan juga kesempatan untuk mendapatkan sertifikat.
Catat tanggal-tanggalnya dan daftarkan dirimu sekarang!
KPM Saham
July 26: Analisis Saham Sektor Energi
M. Alfatih, CFTe, CTAD, CTA, CSA, CIB
Senior Technical Analyst at PT Samuel Sekuritas Indonesia
August 2: Analisis Saham Sektor Barang Baku
Martin Aditya, CSA®, CTA®
Investment Analyst at PT Capital Asset Management
August 9: Analisis Saham Sektor Keuangan
I Putu Saptajaya, CSA®, CTA®, CFP®, CRP®, CPM (Asia)
Investor Pasar Modal dan Praktisi Perbankan
KPM Obligasi
August 16: Dasar-dasar Obligasi
August 23: Strategi dan Analisis Investasi Obligasi
Martin Aditya, CSA®, CTA®
Investment Analyst at PT Capital Asset Management
KPM Reksadana
August 30: Strategi dan Analisis Investasi Reksadana
Annafrid Nikijuluw
Partnership Business Manager at PT MNC Asset Management
Benefits:
— E-Certificate signed by the trainer
— Up to 9 KUM points (FEB UI 2023 & 2024)
— Up to 3 KUM points (FEB UI 2022 & earlier)
Fee:
— Public: Rp45.000
— UI Students (Max. 2021): Rp20.000
— FEB UI Students (Max. 2021): FREE
Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar langsung dari para praktisi hebat dan memperkaya perspektif tentang dunia pasar modal.
Daftarkan diri Anda sekarang melalui link: bit.ly/KPMKSPMFEBUI2025
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Trailer Baru Sound! Euphonium, The Final Movie Part 2 Ungkap Jadwal Rilis
-
Wariskan Kicauan Burung: Mengapa Berburu dengan Senapan Angin Merusak Desa?
-
The Manipulated: Saat Korban Terpaksa Menjadi Pelaku untuk Bertahan Hidup
-
5 Laptop Core i7 Terbaik 2026: Gaming, Kerja, Semua Bisa
-
Ketika Sekolah Gratis Hanya Wacana: Catatan Keprihatinan yang Belum Usai
Artikel Terkait
-
Cara Mematikan Getaran Keyboard HP Samsung, Bikin Ngetik Lebih Nyaman dan Hemat Baterai
-
Mahasiswa Tim Pengabdi UI Lintas Fakultas Latih Siswa SLB Negeri 02 Jakarta Hadapi Dunia Kerja
-
Masih Ada Antrean IPO, 5 Perusahaan Siap Debut di BEI
-
Terus Menghijau, Saham COIN Bisa Terjadi Pola Uptrend? Ini Kata Analis
-
58 HP Siap Terima Realme UI 7, Janjikan Antarmuka Lebih Optimal
News
-
Avec le Temps: Harmoni Puitis Prancis dan Arab di Jantung Yogyakarta
-
Penyuluh Agama Islam Perkuat Kolaborasi, Tebar Toleransi dari Karanganyar
-
Mimpi yang Terparkir: Saat Ekonomi Menjadi Rem Bagi Ambisi Generasi Muda
-
Ichigo Ichie: Seni Menikmati Hidup di Era Distraksi Digital
-
Gebrak Jalur AKAP: Rahasia Viral Bus Listrik PO Sumber Alam di Tahun 2026
Terkini
-
Trailer Baru Sound! Euphonium, The Final Movie Part 2 Ungkap Jadwal Rilis
-
Wariskan Kicauan Burung: Mengapa Berburu dengan Senapan Angin Merusak Desa?
-
The Manipulated: Saat Korban Terpaksa Menjadi Pelaku untuk Bertahan Hidup
-
5 Laptop Core i7 Terbaik 2026: Gaming, Kerja, Semua Bisa
-
Ketika Sekolah Gratis Hanya Wacana: Catatan Keprihatinan yang Belum Usai