Di tengah semua kritik yang menghujani pemerintah, ada satu suara "aneh" yang justru datang dari kubu yang tak terduga. Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, secara blak-blakan memberikan apresiasi setinggi langit untuk Presiden Prabowo Subianto.
Bukan cuma pujian biasa, Mahfud sampai kasih dua jempol! Alasannya? Karena Prabowo dinilai sudah menunjukkan "taring"-nya, dari yang tadinya dianggap cuek sama suara rakyat, kini jadi super responsif dan berani "menyikat" nama-nama besar di kabinetnya.
Jempol Pertama: Gercep Redam Kerusuhan
Dalam podcast Terus Terang, Selasa (23/9), Mahfud menjelaskan alasannya. Jempol pertama ia berikan untuk kecepatan Prabowo dalam menangani kerusuhan yang sempat bikin negara tegang.
“Dia segera perintahkan Polri dan TNI untuk meredakan situasi, dan tidak sampai sehari selesai. Itu efektif, makanya saya beri jempol satu,” ujar Mahfud.
Jempol Kedua: 'Reshuffle Maut' yang 'Menendang' Nama-nama Besar
Nah, jempol keduanya inilah yang paling bikin heboh. Mahfud salut berat dengan keberanian Prabowo melakukan reshuffle kabinet jilid dua, yang menurutnya adalah bukti nyata bahwa Prabowo sudah berubah.
"Sebelum peristiwa itu, Pak Prabowo tidak pernah peduli aspirasi masyarakat. Kalau lewat menterinya, sering tidak sampai. Tapi setelah peristiwa itu, beliau berubah dan langsung merespons,” jelas Mahfud.
Bagi Mahfud, reshuffle ini bukan sekadar ganti menteri biasa. Ini adalah sebuah gebrakan.
"Kalau dibandingkan dengan sebelumnya, dimana tidak pernah ada aspirasi tembus. Sekarang, tembus. Lumayan banget. Bisa menggantikan siapa? Budi Ari. Kemudian, siapa lagi? Sri Mulyani. Budi Gunawan. Kemudian, Dito. Itu sesuatu yang menurut saya oke banget," beber Mahfud.
Ia bahkan menyindir narasi lama yang selalu membanggakan para menteri. "Karena sebelum itu selalu dikatakan menteri saya hebat-hebat. Kerja siang malam, mobilnya nggak ganti, dan sebagainya-sebagainya gitu,” tambahnya.
Meskipun 'Cuma Itu-itu Saja'
Mahfud sadar betul kalau reshuffle ini mungkin belum memuaskan semua orang. Banyak yang menganggap penggantinya "cuma itu-itu saja".
“Banyak orang yang menganggap ya cuma itu-itu saja. Tapi ada orang yang menganggap ini sudah berani benar,” katanya.
Bagi Mahfud MD, langkah Prabowo ini adalah sebuah kemajuan yang patut diapresiasi. Di tengah semua pesimisme, pujian dari seorang Mahfud MD ini seolah jadi sinyal bahwa mungkin, ada secercah harapan perubahan yang sedang terjadi di Istana.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Jurus Menkeu 'Koboi' Bikin Pasar Cemas Sekaligus Sumringah
-
Respons 'Santai' Nasdem Soal Jokowi Arahkan Relawan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode
-
Buka Opsi Akui Israel dengan Syarat, Pidato Prabowo Subianto di PBB Picu Emosi Rakyat
-
Tim Reformasi Polri Segera Dibentuk, Mensesneg Sebut Nama Mahfud MD dan Mantan Kapolri
-
Manuver Jokowi Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Puan Maharani Bereaksi Dingin: Pemilu Masih Jauh
News
-
5 Fakta Menarik Tarsius, Si Mata Besar Penjaga Hutan Sulawesi
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung
-
Gaji Pas-pasan? Ini Trik Kumpulkan Dana Darurat Tanpa Menyiksa Dompet
-
Mengapa Banyak Orang Percaya Elite Global Adalah Reptil?