Ada cerita yang saking absurdnya, rasanya lebih cocok jadi naskah Warkop DKI daripada berita politik. Masih ingat kan, saat rumah "Sultan Tanjung Priok" Ahmad Sahroni dijarah massa?
Ternyata, di balik semua itu, ada sebuah drama komedi situasi yang pemeran utamanya adalah sang empunya rumah sendiri!
Terungkap bahwa sang mantan anggota dewan ini berhasil selamat setelah menerapkan jurus bertahan hidup paling tak terduga: ngumpet di toilet selama tujuh jam sambil cosplay jadi penjaga rumah! Dan properti makeup-nya? Bukan foundation mahal, tapi tanah dan debu!
Saat Ucapan 'Nyelekit' Berbuah 'Kunjungan' Tak Diundang
Biar nggak lupa, semua kekacauan ini adalah buah dari ucapan Sahroni sendiri yang menyebut rakyat yang ingin membubarkan DPR sebagai "orang tolol". Ternyata, "orang-orang tolol" itu punya selera humor yang gelap dan memutuskan untuk "bersilaturahmi" langsung ke kediamannya.
Menurut staf pribadinya, Tabroni, saat massa sudah berhasil "menguasai" rumah, Sahroni yang panik langsung mengaktifkan mode survival. Lokasi persembunyian yang ia pilih? Sebuah toilet kecil di lantai paling atas.
Tapi ngumpet doang itu terlalu biasa buat seorang sultan. Di sinilah ide brilian (atau putus asa) itu muncul. Untuk menyempurnakan penyamarannya, ia sengaja melumuri wajahnya dengan tanah dan debu yang ada di sekitarnya. Tujuannya? Biar kelihatan dekil dan meyakinkan sebagai seorang staf rendahan.
Momen Paling Kocak: Kegep Lagi Nyamar!
Di tengah-tengah "meditasi"-nya di dalam toilet, tiba-tiba pintu terbuka. Seorang pria tak dikenal masuk dan langsung menyorotkan senter ke wajahnya.
"Bapak (Sahroni) cerita, ada yang tiba-tiba masuk, sempat senterin dia dan tanya, 'kamu siapa?'" lanjut Tabroni.
Dengan skill akting dadakan yang mungkin setara pemenang Piala Citra, Sahroni yang wajahnya sudah penuh tanah itu menjawab dengan polos.
"Bapak jawab, 'saya penjaga rumah'," kata Tabroni.
Dan ajaibnya... aktingnya berhasil! Si penjarah sama sekali nggak curiga kalau orang dengan muka buluk di depannya adalah si pemilik rumah yang lagi mereka cari.
Ia cuma bilang, "Ya udah, kamu diam di sini aja, di luar lagi rame," terus pergi gitu aja. Sebuah adegan yang kalau difilmkan pasti bikin satu bioskop ngakak.
7 Jam Tanpa HP, Cuma Ingat Nomor Ayang
Saking totalitasnya dalam bersembunyi, Sahroni sampai lupa sama HP-nya yang akhirnya ikut raib dijarah. Selama tujuh jam penuh ia terisolasi di "singgasana"-nya, merenungi nasib.
Ia baru bisa keluar sekitar jam 10 malam dengan cara manjat atap ke rumah tetangga. Dan saat akhirnya bisa pinjam telepon, satu-satunya nomor yang ia ingat di tengah kepanikannya adalah nomor istrinya, Feby Belinda. So sweet!
Kisah ini jadi bukti, sepintar-pintarnya tupai melompat, kadang harus ngumpet di toilet juga. Dan di saat-saat paling genting, skill akting dan sedikit tanah di wajah ternyata bisa jadi penyelamat nyawa.
Baca Juga
-
Biar Makin Stunning di Momen Imlek, Ini 5 Lipstik Merah yang Layak Dicoba
-
Pulau Lengkuas Belitung Surga Tropis Dengan Mercusuar Bersejarah
-
Mengapa Gen Z Indonesia Tak Lagi Mengejar Jabatan Tinggi?
-
Mengapa Kenaikan Upah Tak Selalu Berarti Kesejahteraan?
-
Update Netizen Awards: Kim Seon Ho Melejit ke Posisi Atas!
Artikel Terkait
-
'Saya Penjaga Rumah', Cerita Ahmad Sahroni Nyamar ART saat 'Diamuk' Massa Penjarah!
-
Di Mana Ahmad Sahroni Sekarang? Cerita Sembunyi di Kamar Mandi saat Penjarahan Viral
-
Wajah Dilumuri Tanah, Kisah Ahmad Sahroni Lolos dari Amukan Massa Saat Penjarahan
-
Ahmad Sahroni Ternyata Ada di Rumah Saat Penjarahan, Terjebak 7 Jam di Toilet
-
NasDem Bela Ahmad Sahroni yang Muncul Daring di Munas IMI: Dia Hadir Sebagai Sekjen, Bukan Partai
News
-
Mengapa Gen Z Indonesia Tak Lagi Mengejar Jabatan Tinggi?
-
Fenomena Kelas Menengah Pilih Sekolah Swasta: Tren atau Kecemasan?
-
Shorts Drama China: Hiburan Instan yang Diam-Diam Menyita Waktu
-
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Tebarkan 450 Bibit Tumbuhan
-
Bukan Asal Bikin Prompt: Cara Menghasilkan Tulisan AI yang Berjiwa dan Berkualitas
Terkini
-
Biar Makin Stunning di Momen Imlek, Ini 5 Lipstik Merah yang Layak Dicoba
-
Pulau Lengkuas Belitung Surga Tropis Dengan Mercusuar Bersejarah
-
Mengapa Kenaikan Upah Tak Selalu Berarti Kesejahteraan?
-
Update Netizen Awards: Kim Seon Ho Melejit ke Posisi Atas!
-
Film Human Resource: Kritik Tajam terhadap Kapitalisme Asia