Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Penyuluhan: Toleransi Beragama Dalam Membangun Harmoni Sosial di Tengah Keberagaman”. Kegiatan ini dilaksanakan di TPQ Aulia, Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi pada Selasa, 5 Mei 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman sejak dini kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga kerukunan, saling menghormati, dan menghargai perbedaan di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Melalui metode penyuluhan yang interaktif dan komunikatif, para mahasiswa mengajak peserta memahami bahwa toleransi merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis.
Kegiatan dipandu oleh tim pelaksana yang terdiri dari Ardesita Aulia Salsabila, Dara Indiriastuty, Iechuan Tauzia, Mutia Farani, dan Wardah Nur Afifah. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi mengenai keberagaman budaya dan agama di Indonesia, pentingnya sikap saling menghargai, serta cara sederhana menerapkan toleransi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Agar suasana lebih menarik, penyuluhan juga diselingi dengan sesi tanya jawab, permainan edukatif, dan diskusi ringan yang membuat para peserta terlihat antusias dan aktif berpartisipasi. Para mahasiswa berharap pendekatan yang menyenangkan tersebut dapat membantu peserta lebih mudah memahami materi yang disampaikan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam menyampaikan pendapat dan menghargai pandangan orang lain.
Dalam kesempatan ini, tim pelaksana turut menyampaikan apresiasi kepada Ibu Desriyani, S.Pd.I., M.Pd., selaku dosen pembimbing yang telah memberikan arahan dan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. “Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan dukungan beliau sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi peserta,” ujar perwakilan tim mahasiswa.
Melalui program ini, mahasiswa UBSI berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi muda yang inklusif, toleran, dan memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya persatuan serta keharmonisan sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar untuk terus menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
5 Motor Jangka Panjang Kelas 150cc: Teman Setia Pelajar dan Mahasiswa
-
Trio Mobil Turbo Termurah Cocok untuk Mahasiswa: Bertenaga, Irit, tapi Jangan Coba Isi Pertalite
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Log In: Mengetuk Pintu Toleransi Tanpa Harus Salah Paham
-
77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, Mengapa Pendidikan Belum Selaras dengan Dunia Kerja?
News
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
-
Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren
-
Nelayan Kecil Merugi, Mengapa Penangkapan Ikan Ilegal Terus Merajalela?
-
Kisah Desa Les Buleleng: Merawat Tradisi Nyegara Gunung dan Konservasi Alam Bersama Astra
-
Kisah Bli Nyoman 'Don Rare': Pulang Kampung Mengubah Garam Desa Les Jadi Emas Pariwisata
Terkini
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
-
Merayakan Kemerdekaan?
-
Bukan Sekadar Desa Wisata, Ini Rahasia Osing Kemiren Merawat Lingkungan Tetap Lestari
-
Cegah Penuaan! 4 Serum Anti-Aging Korea Kunci Wajah Awet Muda dan Kenyal
-
Cara Sederhana Ibu Rayakan Kemerdekaan, Lomba Hias Tumpeng di Sekolah Anak