Suka bingung mau hangout sama anabul? Mau ke cafe tapi gak boleh bawa anabul? Jangan khawatir!! Dog Ministry solusinya.
Dog Ministry adalah sebuah kafe yang berada di daerah Pluit, Jakarta Utara. Café ini cukup unik dari café lainnya karena di Dog Ministry pengunjung dapat bermain bersama anjing-anjing lucu sambil nongkrong seperti layaknya café. Suasana di cafe ini sangat nyaman dan hangat ditambah ada anabul-anabul lucu yang datang menghampiri kita untuk bermain.
Banyak sekali pilihan makan dan minuman yang disediakan di Kafe Dog Ministry. Harga makanan dan minumannya juga cukup terjangkau mulai dari Rp.50.000. Salah satu menu terlaris di cafe ini adalah Okinawa French Fries dengan harga Rp.32.000.
Kafe ini memiliki 40 ekor anjing yang dapat diajak bermain. Tentunya pengunjung juga diperbolehkan untuk membawa anabulnya sendiri dengan syarat bebas kutu, memiliki buku vaksin yang masih berlaku, dan sehat.
Cafe ini memiliki 2 area yaitu area luar dan dalam sehingga para anjing dapat bermain dengan bebas karena memiliki area yang cukup luas. Selain anjing, ternyata Dog Ministry juga memiliki beberapa babi-babi kecil yang sangat lucu dan aktif.
Disana kita dapat memegang dan berfoto dengan babi. Selain bermain dengan anjing di playground, pengunjung juga dapat foto-foto bersama anjing di setiap sudut karena café ini sangat Instagramable.
Selain itu, anjing-anjing di Dog Ministry juga cukup jinak dan ramah. Harga tiket masuk kafe ini adalah Rp.50.000/orang dan Rp.15.000/anabul. Harga tiket ini tidak termasuk menu makanan dan minuman.
Di kafe ini tidak diperbolehkan memberi makanan sembarang kepada anjing. Namun jika kalian ingin memberikan snack kepada anabul, kalian dapat membeli di depan kasir dengan harga Rp.15.000/bungkus.
Fasilitas di kafe ini juga cukup lengkap mulai dari Dog Cafe, Dog Lounge, Dog Salon & SPA, Dog Park, Dog Pool, Dog Mart, dan Dog Hotel & Day Care. Jika anabul ingin berenang akan ada penjaga kolam yang akan menjaga anabul selama di kolam renang.
Demikian penjelasan tentang Kafe Dog Ministry.
Baca Juga
Artikel Terkait
Ulasan
-
Refleksi Lagu Runtuh: Ketika "Baik-baik Saja" Jadi Kebohongan Paling Melelahkan
-
Pesan Kuat di Balik Film 'David': Mengalahkan 'Raksasa' dalam Hidup Kita Sehari-hari
-
Kisah Desi dan Aini: Saat Idealisme Guru Bertemu Tekad Baja Sang Murid
-
Peran Terbaik Laura Basuki! Menguak Sisi Gelap Sumba di Balik Film Yohanna
-
Buku Tamasya Ke Taman Diri; Menemukan Tuhan Lewat Kata-Kata Para Sufi
Terkini
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Teruntuk Kamu! Lampu Kendaraanmu Terang Banget Kayak Mau Jemput Ajal Saya
-
Hunian di Balik Geligi Elara
-
Momen Haru Irene Red Velvet Raih Kemenangan Solo Perdana, Kalahkan BTS!
-
Bahaya Mikroplastik di Kamar Tidur: Lakukan 7 Hal Ini Malam Ini Sebelum Terlambat!