Berbeda dengan Indonesia yang melakukan puasa pada hari Minggu 03/04/2022, Pemerintahan Arab Saudi mengumumkan 1 Ramadhan jatuh pada tanggal 02/04/2022.
Hal ini diumumkan oleh Ibrahimi Al-Jarwan, dikutip dari laman web moroccoworldnews.com dijelaskan bahwa Ibrahimi Al-Jarwan sebgagai anggota Ilmu Astronomi dan Luar Angkasa Serikat Arab, mengumumkan secara resmi puasa ramadan untuk wilayah Arab Saudi jatuh pada Sabtu, 2 April 2022.
Al-Jarwan yang juga menjabat sebagai Ketua Komunitas Astronomi Emirat, mengatakan ini juga dibarengi dengan Negara sekitar yang berpenduduk muslim, melakukan awal puasa di tanggal yang sama.
Di Arab Saudi tradisi puasa Ramadhan memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari penyambutan Ramadhan, cara berbuka, menu masakan dan banyak hal lainnya, berikut adalah tradisi tahunan di bulan Ramadhan yang dilakukan di Negeri Arab Saudi :
1. Tradisi berbuka bersama dengan cara berhadap-hadapan
Jika kalian di Arab Saudi, tradisi buka bersama disana jelas berbeda dengan di Indonesia, disana kalian akan makan sajian berbuka dengan cara duduk baris berhadap-hadapan.
Berbeda dengan Indonesia, yang biasanya sekedar dibagikan dan tidak mengatur cara makan, disana menu berbuka sudah ditata agar nantinya dimakan dengan tertib.
2. Tradisi meriam, sebagai pertanda datangnya bulan Ramadhan
Mereks menyebutnya dengan ‘Meriam Ramadan’ sebuah tradisi yang dilakukan di Arab Saudi. Apabila suara meriam sudah menggema di langit Arab, tandanya bulan suci Ramadan telah tiba dan masyarakat bersiap melakukan ibadah puasa. Meriam tersebut biasanya sengaja digunakan sebagai tanda berbuka puasa.
Meriam yang ditembakkan saat penyambutan ramadhan diletakkan di gunung sebelah timurnya Masjidil Haram. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan Jabal Midfa atau Gunung Meriam.
Kalau kebetulan kalian berpuasa di Makkah, jangan kaget dengan dentuman meriam tersebut, ya. Itu tandanya saatnya buka puasa tiba.
Tradisi ini juga dijalankan di negara-negara Timur Tengah lainnya seperti Mesir dan Uni Emirate Arab. Namun, tradisi meriam ramadan di Saudi adalah yang paling terkenal. bagi warga Saudi khususnya Mekah meriam ramadhan memiliki nilai histori tersendiri. Tradisi ini dijalankan lebih dari 70 tahun lalu, bersamaan dengan terbentuknya kepolisian Arab Saudi.
Baca Juga
Artikel Terkait
Ulasan
-
Bukan Sekadar Buku Anak, Make Believe Mengkritik Cara Orang Dewasa Membaca
-
Ulasan Sweet Munchies: Cinta Segitiga yang Berawal dari Dapur Restoran
-
Jangan Tertipu Visualnya! Ini Pesan Kelam Takopi's Original Sin tentang Trauma
-
Review Drama As You Stood By, Ketika Hukum Gagal Melindungi Korban KDRT
-
Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis
Terkini
-
Stop Burnout! Soyeon i-dle Pilih Resign di Lagu Terbaru, I'm gonna TOESA
-
Mitos Photographic Memory ala Sherlock: Menguji Klaim Brain Hacks
-
Catat Tanggalnya! PLAVE Siap Comeback dengan Mini Album Baru, HYPERDRIVE
-
Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga
-
Hutan Hilang, Sawit Tumbuh: Bisakah Ini Disebut Berkelanjutan?