Pada bulan Maret 2023, All New Honda CR-V pertama kali diperkenalkan di kawasan Asia Tenggara, Thailand. Model ini lantas diluncurkan di Indonesia pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 lalu. Usai diluncurkan hingga tanggal 20 Agustus 2023, All New Honda CR-V telah berhasil dipesan sebanyak 938 unit oleh konsumen.
Untuk ketiga kalinya, secara berturut-turut Honda CR-V telah berhasil meraih rating tingkat keselamatan lima bintang. All New CR-V yang masuk generasi keenam ini diuji ASEAN NCAP pada 18 Agustus 2023. Dan hasilnya, mobil ini mampu meraih predikat tingkat keselamatan tertinggi.
BACA JUGA: Tanpa Instal Aplikasi, Kamu akan Tahu Ayangmu sedang Chat dengan Siapa Saja di Whatsapp
Dicap dengan keselamatan tertinggi setelah mobil ini bisa melewati beragam rangkaian uji keselamatan dengan meraih total skor 87.16 dari 100. Atas hasil tersebut, Honda CR-V diganjar bintang lima.
Menurut laporan resmi ASEAN NCAP, varian CR-V yang diuji adalah EL 4WD, 1.5 Turbo buatan Thailand. Hasil uji ASEAN NCAP ini dapat diterapkan pada semua varian lain yang dijual di Thailand dan juga Indonesia.
Jika lebih diperinci, dalam kategori perlindungan penumpang dewasa lewat uji benturan depan dan samping, CR-V memperoleh skor 31,45 dari 32, perlindungan penumpang anak memperoleh skor 45,81 dari 51 poin, SUV ini juga mencatatkan 19,50 dari 21 poin pada kategori bantuan keselamatan, sedangkan untuk kategori keselamatan pengendara sepeda motor memperoleh skor 9,05 dari 16 poin.
Sekedar untuk diketahui, ASEAN NCAP merupakan program penilaian untuk mobil-mobil baru yang ada di kawasan Asia Tenggara. Program ini bertujuan untuk mengevaluasi standar keselamatan kendaraan, meningkatkan kesadaran konsumen, dan mendorong pasar untuk kendaraan yang lebih aman di kawasan ASEAN.
BACA JUGA: Bukan Mimpi! 5 Fitur AI Terbaru yang Akan Segera Hadir di Instagram
Sejak tahun 2012 hingga tahun 2023 sudah ada sepuluh model mobil Honda yang telah diuji tingkat keselamatannya oleh ASEAN NCAP yaitu; Honda City, Civic, CR-V, Jazz, HR-V, BR-V, WR-V, Brio, Brio Amaze dan Accord.
Uji tabrak yang dilakukan merupakan bentuk kolaborasi antara ASEAN NCAP dan juga Japan Automobile Research Institute (JARI). Uji Frontal Offset Impact dilakukan menggunakan boneka uji tabrak di kursi pengemudi dan penumpang depan serta dua boneka anak pada Child Restraint System (CRS) di kursi belakang. Kecepatan uji tabrakan adalah 64 km/jam ketika menabrak penghalang tabrakan yang menggunakan aluminium yang dapat hancur.
Di samping itu, juga dilakukan Side Impact Test. Side Impact Test ini dilakukan dengan memasang boneka uji tabrak di kursi pengemudi dan dua boneka anak pada CRS di kursi belakang. Kecepatan tes adalah 50km/jam.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
5 HP Murah Baterai 6.000 mAh Awet Dipakai Seharian, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tentang Luka yang Kusimpan Sendiri: Tak Semua Rumah Menjadi Tempat Pulang
-
Puisi Pahlawan dan Tikus: Menyelami Kritik Sosial yang Sarat Spiritualitas
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah
Artikel Terkait
-
Spesifikasi ZTE Nubia Red Magic 8S Pro di Indonesia, Pesaing ROG Phone 7 Harga Mulai Rp 12 Juta
-
Toyota Umumkan Stop Produksi Mobil, Ini Alasannya
-
Astra Motor Honda Minta Maaf Soal Kualitas Rangka eSAF yang Mudah Karatan dan Patah
-
Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Khusus Selidiki Kualitas Rangka eSAF Honda
-
Kemendag Minta Recall Rangka eSAF di Motor Matic Honda, Astra International Buka Suara
Ulasan
-
Review Serial A Shop for Killers Season 2: Drama Pertarungan Paling Cadas!
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum
Terkini
-
Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
-
Another Word for Neighbor, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Sejak Dini
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
-
Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi