Series fiksi ilmiah "3 Body Problem," yang diadaptasi dari novel karya Liu Cixin, telah ditunggu-tunggu penggemarnya. Series ini diproduksi oleh David Benioff, DB Weiss, dan Alexander Woo. Antisipasi penonton yang melibatkan ekspektasi tinggi atas adaptasi ini, menggambarkan ketertarikan global pada karya epik tersebut.
Series 3 Body Problem mengungkapkan kisah Ye Wenjie, seorang ahli astrofisika yang terlibat dalam peristiwa traumatis di Tiongkok pada tahun 60an. Setelah melihat ayahnya dibunuh, Ye Wenjie diwajibkan militer dan dikirim ke pangkalan radar rahasia.
Keputusan krusial Ye Wenjie di pangkalan tersebut memiliki dampak luas, yang menggetarkan ruang dan waktu untuk sekelompok ilmuwan di masa kini. Cerita ini menjanjikan penggabungan elemen ilmiah dengan latar belakang sejarah yang kompleks, dan menghadirkan ancaman serius bagi umat manusia, serta menantang para karakter untuk menghadapi tantangan terbesar dalam sejarah mereka.
Pemeran utama dalam series ini, diharapkan bisa menghadirkan dimensi yang mendalam pada karakter-karakter kunci. Para bintangnya ada: Benedict Wong berperan sebagai Da Shi, sedangkan Jess Hong memerankan Jin Cheng. Sementara Rosalind Chao dan Zine Tseng mengambil peran penting sebagai Ye Wenjie, yang mana karakter tersebut mengalami pengalaman traumatis dan keputusan sulit.
Sementara itu, Jonathan Pryce dan Ben Schnetzer berperan sebagai Mike Evans, sedangkan Liam Cunningham tampil sebagai Wade. Marlo Kelly, Sea Shimooka, Saamer Usmani, dan Eve Ridley turut melengkapi ensemble dengan karakter-karakter yang kuat dan beragam. Kisah ini juga menampilkan elemen misteri dan konspirasi melalui karakter Tatyana yang diperankan oleh Marlo Kelly, sedangkan Sea Shimooka memerankan Sophon.
Netflix secara resmi mengumumkan tanggal rilis pada 21 Maret 2024. Dengan diketahuinya tanggal tayangnya, diharapkan para penggemar fiksi ilmiah dan penikmat cerita yang kompleks dapat mengantisipasi pengembangan plot yang menegangkan dan penggambaran karakter yang mendalam. Kombinasi antara latar belakang sejarah Tiongkok yang kacau pada era 60an dan peristiwa ilmiah masa kini, dirasa-rasa akan memberikan kedalaman pada narasi, sehingga diharapkan Series 3 Body Problem akan menjadi tontonan yang menjanjikan.
Dengan penggambaran visual dan akting memukau dari para pemeran (dari yang terlihat di trailernya), tentunya series ini berpotensi menjadi perbincangan di kalangan penggemar fiksi ilmiah. Akankah series ini memenuhi ekspektasi para penonton dan juga penggemarnya? Kita tunggu saja.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier
-
Review Film The Scout: Karakternya Menarik Kendati Emosinya Tertahan
-
Review Heart of the Beast: Trauma Disorot tapi Nggak Sedalam Petualangannya
-
Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman
-
Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris
Artikel Terkait
-
Death Whisperer: Horor Thailand yang Mencekam dan Menegangkan
-
Napoleon: Film yang Wajib Ditonton bagi Penggemar Sejarah
-
6 Film Horor Indonesia Tayang Februari 2024, Ada yang Rilis Saat Pemilu
-
Review Film 'The Menu', Ketika Makan Malam Mewah Berubah Jadi Mimpi Buruk
-
Review Anime 'A Whisker Away', Topeng Ajaib yang Mengubah Kehidupan
Ulasan
-
A Love Other Than Yours: Takdir Cinta Penuh Rahasia di Antara Dua Pilihan
-
Review The Weight: Saat Misi Membawa Emas Jadi Taruhan Nyawa
-
Review Hanuman Ansh: Sebuah Sajian Biopic Spiritual India yang Menyentuh
-
Review Last Seen: Misi Menegangkan Ayah Mencari Putrinya yang Hilang!
-
Tazza: The Song of Beelzebub: Intrik Yakuza, Pengkhianatan, dan Plot Twist Bikin Nahan Napas
Terkini
-
Mengupas Kekuatan Ombudsman Law: Senjata Ampuh Bongkar Fasilitas Mewah Lapas Cibinong!
-
Ketika Nasihat Mindfulness Bertemu Realitas yang Tidak Setara
-
Di Balik Emas Leo/Daniel: Sampai Kapan Bulu Tangkis Menggendong Klasemen?
-
Kisah Pilu Tragedi KMP Virgo: Saat Firasat Saudara Kembar Terjawab di Balik Kantong Jenazah
-
Dahyun TWICE dan Cha Woo Min Bintangi Film Romansa Clouds Roll Like Gureumi