"Upgraded", film komedi romantis yang tayang sejak 9 Februari di Prime Video, rupa-rupanya banyak menarik minat penonton. "Upgraded", menampilkan kisah yang dipandu oleh Carlson Young dan diperankan oleh sejumlah bintang terkenal seperti: Camila Mendes, Archie Renaux, Thomas Kretschmann, Grégory Montel, Lena Olin, dan Marisa Tomei.
"Upgraded", dalam kisahnya, penonton diajak mengikuti perjalanan sang karakter utama: Ana, yang diperankan Camila Mendes. Ana adalah perempuan pekerja magang, yang berambisi meraih sukses di dunia seni. Di bawah tekanan bosnya, Claire (Marisa Tomei), yang suka nuntut ini dan itu, Ana pun berusaha bikin ‘kesan baik-baik’ untuk mencuri hati sang bos.
Suatu ketika, Ana berada di kursi pesawat first class saat perjalanan dinas, dan dia bertemu Will (Archie Renaux), Will salah mengira Ana sebagai bosnya. Gokilnya, Ana sengaja membiarkan ‘salah kira’ itu terus terjadi. Kebohongan kecil Ana pun, memicu serangkaian peristiwa yang memorable. Seiring Ana meraih kemajuan dalam pekerjaannya, kebohongannya perlahan membawa konflik.
Ulasan:
Meskipun film ini memamerkan pemeran utama yang kuat, termasuk Lena Olin sebagai Catherine dan Anthony Head sebagai Julian Marx, sayangnya kisahnya cenderung klise. Chemistry antara Camila Mendes dan Archie Renaux, terasa kental di awal-awal, akan tetapi sedikit memudar seiring perkembangan alur cerita. Sangat disayangkan, dinamika hubungan yang sudah dirancang bagus, tetapi kurang dipertahankan hingga filmnya selesai.
Terkait aspek romantis, "Upgraded" berhasil mengeksplorasi dinamika hubungan antara Ana dan Will. Namun, keintiman mereka terkadang terasa dihantam oleh prediksi alur yang sangat tertebak. Hal-hal romansa yang terjalin, pada dasarnya, nggak benar-benar baru, karena ada momen-momen dalam filmnya yang entah mengapa agak mengingatkan aku dengan situasi maupun peristiwa di film lain. Meski demikian, kehadiran Marisa Tomei sebagai bos yang banyak nuntut, memberikan lapisan tambahan pada hubungan profesional Ana.
Interaksi antara Ana dan Claire menggambarkan dinamika hubungan profesional yang seringkali rumit. Pemilihan pemeran yang kuat dalam peran-peran pendukung, seperti si bos ini, rasa-rasanya telah memberikan kualitas tersendiri pada naskah dan pengemasan karakternya.
Pentingnya tema ambisi dan keinginan untuk sukses dalam "Upgraded", pada dasarnya bikin karakter Ana cukup realistis. Perjuangannya sebagai pekerja magang yang juga nggak lupa bercita-cita akan sesuatu, menciptakan kedekatan emosional dengan penonton yang mungkin mengalami situasi serupa. Ini memberikan nuansa realisme dan membuatnya lebih terasa personal.
Terlepas Film Upgrade jalan ceritanya dapat dengan mudah diramalkan, "Upgraded" masih berhasil kok menghadirkan pesan positif, terkait sisi romansa dan keinginan mewujudkan impian. Begitulah, "Upgraded" mungkin nggak menghadirkan revolusi dalam dunia film komedi romantis, tetapi berhasil memberikan beragam kombinasi: sentuhan romansa dan humor. Meski nggak membawa inovasi signifikan dalam genre ‘romcom’. Minimal, "Upgraded" masih menjadi tontonan yang menyenangkan. Skor dariku: 6,5/10. Jangan lupa ditonton, ya!
Baca Juga
-
Manipulasi Kursi Bioskop: Mengapa Strategi 'Bom Tiket' Tidak Pernah Bisa Membohongi Hati Penonton
-
Teror Tanpa Jumpscare Berlebihan, 'Kucing Hitam' Buktikan Horor Atmosferik Lebih Mengerikan
-
Ulasan Propeller One-Way Night Coach: Film yang Asyik Curhat Sendiri
-
Review Film Renoir: Ketika Kita Terlalu Remehkan Perasaan Anak
-
Monster Sesungguhnya Adalah Trauma: Mengulas Sisi Gelap Film 'Badut Gendong'
Artikel Terkait
-
Mothra Comeback di Godzilla x Kong: The New Empire, Ada Apa Ya?
-
Dalam Jejak Titanic: Kisah Cinta, Kelas Sosial, dan Pesona Abadi Sinema
-
5 Bocoran Paling Seru di Trailer 2 Godzilla x Kong: The New Empire
-
Dibintangi Ryu Seung Ryong, Ini Sinopsis Drakor Chicken Nugget
-
8 Adu Peran Pemain Drama Midnight Studio, Drakor Joo Won yang Tayang di Pertengahan Maret
Ulasan
-
Dr. Kims Odd Creature: Manhwa Isekai yang Bikin Ngakak Sampai Sakit Perut!
-
Rimba Satir dan Tawa Pahit dalam Buku Dongeng Mbah Jiwo Karya Sujiwo Tejo
-
Menyusuri Jejak Peradaban Islam di Baghdad Lewat Catatan Hamka
-
Ulasan Drama Unnatural Fire, Tiga Detektif Kebakaran Penyingkap Tabir Kelam
-
Antidot Budaya Konsumtif: Mengapa Mahakarya Tolstoy Tahun 1886 Semakin Relevan Sekarang?
Terkini
-
Tinggalkan Estetika Minimalis! Mengapa Tren Warna Netral Justru Bikin Bumi Makin Panas?
-
Film Live-Action BLUE LOCK Gandeng Ado, Lagu Baru Monstruo Resmi Jadi OST
-
RedMagic Astra 2 Siap Rilis, Usung Layar OLED 200Hz dan Snapdragon 8 Elite
-
Bahlil Lahadalia Ingin Bertemu Sosok di Balik Lagu MBG yang viral, Ada Apa?
-
Manipulasi Kursi Bioskop: Mengapa Strategi 'Bom Tiket' Tidak Pernah Bisa Membohongi Hati Penonton