Belakangan ini, saya sedang senang mencoba berbagai restoran baru, terutama yang menawarkan konsep berbeda dari restoran Korea pada umumnya. Tanpa sengaja, saya menemukan Bobae Banjum di Kuningan City Mall. Awalnya saya mengira restoran ini hanya menyajikan makanan Korea biasa, tetapi setelah melihat menunya, saya baru mengetahui bahwa Bobae Banjum merupakan restoran bergaya K-Chinese atau hidangan perpaduan Korea dan Tiongkok yang berasal dari Korea Selatan.
Yang menarik, Bobae Banjum bukanlah restoran kecil. Waralaba ini ternyata telah memiliki lebih dari 300 cabang di berbagai negara. Menu andalannya pun merupakan hidangan yang cukup populer di Korea, seperti Jajangmyeon, Jjamppong, dan Tangsuyuk. Sebagai penggemar drama Korea, nama-nama menu tersebut tentu sudah tidak asing lagi, meski saya belum pernah mencicipi semuanya secara langsung.
Saya datang bersama lima orang teman, sehingga total kami berenam. Salah satu hal yang membuat restoran ini menarik adalah penggunaan mi yang dibuat segar langsung di restoran. Mi yang freshly made tersebut dikenal memiliki tekstur yang lebih kenyal dibandingkan mi biasa, sesuatu yang tentu membuat saya semakin penasaran.
Karena datang dalam rombongan, kami memutuskan untuk memesan beberapa menu agar bisa saling mencicipi. Pilihan kami jatuh pada 3-in-1 Bowl yang berisi tiga varian mi sekaligus, yaitu jjajang, jjampong, dan creamy jjampong. Selain itu, kami juga memesan crispy fried dumplings, Bobae Jjampong, shrimp fried rice with jjajang sauce, serta cold corn tea yang dapat diisi ulang selama makan. Sebagai bonus, kami juga memperoleh Korean corn fritters secara gratis, camilan yang menurut saya rasanya sangat mirip dengan bakwan jagung khas Indonesia.
Total tagihan untuk enam orang mencapai Rp659.450, sudah termasuk pajak dan biaya layanan. Sekilas memang terlihat cukup mahal, tetapi setelah makanan datang ke meja, pendapat saya langsung berubah. Porsi setiap hidangan ternyata sangat besar. Bahkan satu mangkuk 3-in-1 Bowl terasa cukup untuk dinikmati oleh dua orang. Dengan ukuran seperti itu, biaya yang dikeluarkan terasa jauh lebih masuk akal.
Dari semua menu yang saya coba, creamy jjampong menjadi bintang utamanya. Sebelum datang ke Bobae Banjum, saya sebenarnya tidak memiliki ekspektasi tinggi. Saya hanya ingin mencoba restoran baru bersama teman-teman. Namun, justru menu inilah yang paling berhasil mengejutkan saya.
Kuahnya memiliki tekstur yang lembut dan creamy tanpa terasa berlebihan. Cita rasa gurihnya berpadu dengan sensasi pedas khas jjampong sehingga menghasilkan kombinasi yang unik dan seimbang. Mi segarnya juga benar-benar terasa berbeda karena lebih kenyal dan tidak mudah lembek meski cukup lama berada di dalam kuah. Kalau suatu hari nanti saya kembali ke Bobae Banjum, creamy jjampong hampir pasti akan menjadi menu pertama yang saya pesan lagi.
Menu lain juga tidak mengecewakan. Crispy fried dumplings memiliki kulit yang renyah dengan isian yang cukup padat, sedangkan shrimp fried rice with jjajang sauce menawarkan rasa gurih yang cocok dinikmati bersama saus jjajangnya. Cold corn tea juga menjadi pelengkap yang menyenangkan karena rasanya ringan, tidak terlalu manis, dan bisa diisi ulang tanpa biaya tambahan.
Suasana yang Nyaman
Selain makanannya, pengalaman bersantap di sini juga terasa nyaman berkat pelayanannya. Staf restoran melayani dengan ramah dan sigap menjawab pertanyaan mengenai menu. Saya datang pada akhir pekan, tetapi tidak perlu mengantre untuk mendapatkan tempat duduk. Area restorannya juga cukup luas dengan banyak meja, sehingga cocok untuk makan bersama keluarga maupun teman-teman.
Suasana restoran dibuat dengan nuansa Korea yang modern. Interiornya sederhana tetapi bersih, sementara alunan lagu-lagu K-pop yang diputar membuat pengalaman makan terasa semakin menyenangkan tanpa mengganggu percakapan.
Secara keseluruhan, Bobae Banjum berhasil memberikan pengalaman yang melampaui ekspektasi saya. Mulai dari porsi yang besar, kualitas mi segar yang kenyal, pilihan menu yang beragam, hingga pelayanan yang ramah, semuanya membuat kunjungan kali ini terasa memuaskan. Meski harga yang ditawarkan tidak bisa dibilang murah, saya merasa kualitas dan porsinya sepadan dengan biaya yang dikeluarkan. Dengan rasa yang paling berkesan datang dari creamy jjampong, saya tidak ragu memberikan Bobae Banjum nilai 8/10 dan memasukkannya ke dalam daftar restoran Korea yang layak dikunjungi kembali.
Baca Juga
-
A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia
-
Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan
-
Ulasan Dua Belas Pasang Mata: Kehangatan Guru di Tengah Kelamnya Perang
-
Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan
-
Kisah-Kisah Tengah Malam: Menelusuri Teror dan Kegelapan Jiwa Manusia
Artikel Terkait
Ulasan
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop
-
Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians
-
Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled
Terkini
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif