Lintang Siltya Utami | Tarassa Q.
Yang Dihantui (Gramedia)
Tarassa Q.

Novel Yang Dihantui karya Trang Thanh Tran menghadirkan horor gothic dengan sentuhan young adult yang tidak hanya mengandalkan teror supranatural. Berlatar di Da Lat, Vietnam, kisah ini memadukan misteri rumah tua, sejarah kolonial, persoalan keluarga, hingga pencarian jati diri. Di balik atmosfer menyeramkan yang dibangun, novel ini juga mengajak pembaca melihat bagaimana luka masa lalu dapat diwariskan dan memengaruhi kehidupan generasi berikutnya.

Cerita berpusat pada Jade Nguyen, gadis berusia 17 tahun keturunan Vietnam-Amerika yang sedang membutuhkan biaya untuk melanjutkan pendidikan. Ia tidak ingin menambah beban ibunya yang selama ini bekerja keras seorang diri. Karena itu, Jade terpaksa kembali menemui ayahnya, atau yang ia panggil Ba, setelah hubungan mereka lama renggang.

Ba kemudian memberikan sebuah tawaran. Jade dan adiknya, Lily, harus tinggal selama lima minggu di sebuah bangunan tua peninggalan kolonial Prancis yang tengah direnovasi menjadi penginapan. Rumah bernama Nhà Hoa atau Rumah Bunga itu menjadi tempat Jade harus memainkan peran sebagai keluarga yang baik-baik saja. Baginya, bertahan selama lima minggu merupakan harga yang harus dibayar demi memperoleh uang kuliah.

Namun, tempat tersebut ternyata menyimpan sesuatu yang jauh lebih mengerikan daripada sekadar kenangan keluarga. Nhà Hoa memiliki sejarah yang berkaitan dengan leluhur Jade yang dahulu dipaksa bekerja di sana. Seolah memiliki kehendak sendiri, rumah tersebut perlahan memperlihatkan sisi mengerikannya.

Gangguan mulai muncul setiap malam. Jade mengalami kelumpuhan saat tidur, mendengar suara aneh dari dinding, serta menemukan bangkai serangga di berbagai sudut rumah. Teror semakin intens ketika sosok perempuan yang menyerupai pengantin muncul dan berulang kali menyampaikan pesan singkat, yaitu jangan makan. Anehnya, Ba dan Lily tidak menganggap pengalaman Jade sebagai sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Dibantu Florence, putri rekan bisnis ayahnya yang kemudian menjadi sosok penting dalam kehidupan Jade, ia mulai mencari jawaban mengenai sejarah rumah tersebut. Penyelidikan itu membawanya pada rahasia keluarga, jejak kolonialisme, dan kutukan yang ternyata berkaitan erat dengan trauma antargenerasi. Nhà Hoa tidak sekadar menakuti penghuninya, tetapi seolah mengetahui kelemahan psikologis mereka dan menggunakannya untuk menghancurkan keluarga tersebut.

Ketegangan mencapai puncaknya ketika manipulasi rumah berujung pada kekerasan dan kebakaran yang melalap Nhà Hoa. Jade dan Lily akhirnya selamat, tetapi keselamatan itu datang bersama konsekuensi. Rencana masa depan mereka harus tertunda, sementara pengalaman mengerikan di rumah tersebut meninggalkan trauma yang tidak mudah dilupakan.

Bagi saya, Yang Dihantui menjadi buku pertama karya penulis Vietnam yang saya baca. Rasa penasaran terhadap cara Trang Thanh Tran membangun konflik dan mengembangkan ceritanya menjadi alasan utama saya memilih novel ini. Dengan total 432 halaman, proses membacanya memang membutuhkan waktu cukup panjang. Meski demikian, versi terjemahannya terasa cukup nyaman sehingga tidak terlalu menghambat pengalaman membaca.

Salah satu hal menarik dari novel ini adalah pesan mengenai pentingnya menerima identitas diri. Jade kerap menyembunyikan dirinya dan berusaha memenuhi gambaran tertentu agar mendapatkan penerimaan. Perjalanannya menunjukkan bahwa memaksakan diri menjadi sosok yang diinginkan orang lain justru dapat membawa seseorang semakin jauh dari dirinya sendiri.

Novel ini juga memperlihatkan bahwa sejarah yang ditutupi tidak otomatis menghilangkan dampaknya. Luka akibat penindasan kolonial dan trauma keluarga terus menemukan jalan untuk memengaruhi generasi berikutnya. Hubungan Jade dengan Ba pun menunjukkan bahwa keluarga tidak dapat dipertahankan hanya melalui kepura-puraan. Kejujuran dan komunikasi menjadi fondasi yang jauh lebih penting.

Selain itu, pesan “jangan makan” terasa seperti metafora yang kuat. Sesuatu yang terlihat menarik, nyaman, atau menjanjikan belum tentu aman. Pembaca diajak lebih kritis terhadap manipulasi, validasi, dan lingkungan yang tampak menyenangkan tetapi menyimpan bahaya.

Pada akhirnya, Yang Dihantui bukan sekadar cerita tentang rumah berhantu. Horornya menjadi cara untuk membicarakan identitas, keluarga, kolonialisme, trauma, dan keberanian menghadapi kebenaran yang selama ini disembunyikan.

Identitas Buku

Judul: Yang Dihantui (She is Haunting)
Penulis: Trang Thanh Tran
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Bahasa: Indonesia
ISBN: 9786020677460