Drama Korea bertemakan sejarah produksi stasiun televisi KBS “The King of Tears, Lee Bang Won” menuai banyak kecaman, setelah salah satu video yang beredar pada akun twitter KARA (@ekara_org) memperlihatkan proses syuting salah satu adegan yang muncul pada episode 7 dan terindikasi melakukan tindakan animal abuse.
Video tersebut memperlihatkan proses syuting, di mana seekor kuda ditarik untuk menghasilkan adegan karakter Lee Seon Gye (diperankan oleh Kim Young Chul) terjatuh dari kuda yang ditunggangi. Untuk membuat adegan tersebut, para kru menarik kuda menggunakan tali yang diikat di kaki kuda tersebut, alhasil membuat pemeran pengganti dan kuda terjungkal.
Akibat penarikan kuda untuk adegan tersebut, dikabarkan kuda tersebut mati sekitar 7 hari setelah proses syuting. Atas kejadian ini, pihak KBS merilis statement sekaligus permintaan maaf pada 20 Januari 2022. KBS menyatakan kecelakaan tersebut terjadi saat proses syuting pada 2 November 2021 silam untuk adegan di episode 7.
Setelah kejadian itu, para kru sempat memastikan kondisi kuda tidak ada luka. “Kami memeriksa kembali kondisi kuda tersebut, dan dengan menyesal kami sampaikan bahwa kuda tersebut mati sekitar seminggu setelah pembuatan film,” ungkap KBS seperti yang dikabarkan oleh Soompi.
Menanggapi insiden tersebut, Korea Animal Rights Advocates (KARA) sebagai kelompok perlindungan hewan, mengkritik metode pembuatan film ini sebagai tindakan kekejaman yang melanggar Undang-Undang Perlindungan Hewan, yang melarang tindakan apa pun yang melukai hewan dan kelangsungan hidup kuda. Selain itu, dikabarkan KARA juga telah mengajukan pengaduan insiden kematian kuda ini ke polisi.
Lebih lanjut, melansir tellerreport.com, KARA mengatakan "KBS menyatakan posisi pada insiden ini sebagai 'tidak beruntung', tetapi situasi yang mengerikan ini bukanlah kecelakaan atau kesalahan sederhana, ini adalah produksi yang direncanakan dengan sangat hati-hati. "Ini jelas merupakan tindakan kekejaman terhadap hewan,".
KARA juga menegaskan, KBS sebagai stasiun siaran publik seharusnya tidak mengakhiri situasi ini hanya dengan sebuah permintaan maaf.
Sejumlah public figure seperti Taeyeon SNSD menunjukkan kekecewaannya atas insiden tersebut. Melalui unggahan Instastory pribadinya, Taeyeon membagikan sebuah screenshot keluhan yang diajukan oleh KARA terhadap drama Korea “The King of Tears, Lee Bang Won” dan berkomentar, “Video itu sangat menyakitkan untuk ditonton dan membuat saya menangis. Itu membuatku marah. Bagaimana mereka bisa membuat film seperti itu di zaman sekarang ini.. Ini adalah hal yang mengerikan bagi manusia dan hewan. Apakah ada seseorang yang langsung berlari untuk memeriksa keadaan kuda? Siapa yang datang dengan ide ini untuk metode pembuatan film yang luar biasa ini?”
Tak hanya itu, aktor pemain drama Hospital Playlist, Yoo Yeon Seok juga menyayangkan terjadinya insiden dalam drama “The King of Tears, Lee Bang Won” ini. Dalam unggahan foto insiden drama tersebut di Instastory-nya, ia menulis, “Seharusnya tidak ada lagi adegan di mana hewan dibunuh demi uang dan waktu. Keamanan pemeran pengganti juga harus terjamin.”
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
'Weak Hero Class 2' Tayang April, Kelanjutan Kisah Yeon Si Eun di SMA Baru!
-
First Impressions Drama 'Korea The Divorce Insurance', Worth It Gak Sih?
-
'Yumi's Cells' Kembali dengan Season 3, Kim Go Eun Kembali Memerankan Yumi
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?