Baru-baru ini, Hwasa Mamamoo menjadi bintang tamu di program perjalanan KBS2 'Stopping On The Road Once In A While' bersama penyanyi kawakan Kim Sun Hee, dan dipandu oleh pembawa acara Lee Keum Hee. Selama wawancaranya, Hwasa Mamamoo berbagi pengalaman dan inspirasi selama berkarier jadi musisi.
Melansir dari Allkpop pada Jumat (11/03/2022), pelantun tembang 'Maria' membagikan pengalaman pribadinya. Dengan nada yang imut Hwasa bercerita, "Aku tidak bisa tidur karena aku sangat gugup. Mungkin aku tertidur sekitar lima menit saja."
Penyanyi kawakan Lee Sun Hee sangat penasaran dengan sosok Hwasa, ia pun bertanya bagaimana Hwasa memulai kariernya di industri musik.
Hwasa menjawab seperti ini, "Kedua orang tuaku sibuk bekerja ketika aku kecil. Orang tua yang lain selalu datang di event sekolah, seperti hari lapangan dan festival sekolah. Aku bergabung dengan grup pertunjukan agar orang tuaku datang ke sekolah untuk menyaksikan penampilanku. Ibuku selalu datang untuk melihatku tampil, itu membuatku ingin tampil lebih baik lagi. Aku mulai terbiasa tampil dan menyukainya, jadi aku pun menekuninya."
Perbincangan ketiganya berlanjut, penyanyi Kim Sun Hee dan presenter Lee Keum Hee pun menggali lebih dalam soal musik dan karier Hwasa.
Penyanyi kelahiran tahun 1995 itu pun mengungkapkan, "Aku berada di tahun kedelapan karier musikku. Aku yakin aku telah melakukan yang terbaik, dan aku tidak merasa malu dengan karierku sejauh ini. Namun, aku masih merasa kurang, dan ingin menjadi musisi yang lebih baik lagi."
Kim Sun Hee melontarkan pujiannya kepada Hwasa tentang betapa dalamnya lirik lagu 'Maria'. Ia mengatakan, "Ketika aku mendengarnya untuk pertama kali, aku tidak tahu lagu ini tentang apa. Aku pikir liriknya sangat umum, seperti yang dinyanyikan anak muda zaman sekarang. Tetapi, ketika aku mendengarkannya lebih teliti, aku sadar bahwa seorang anak muda yang baru berumur dua puluh tahunan sedang mengekspresikan rasa sakit hatinya dengan cara seperti ini, berpura-pura bahwa mereka tidak tersakiti."
Hwasa pun menjelaskan bagaimana ia mendapatkan ide untuk menulis lirik lagu 'Maria,' "Orang-orang selalu mengecapku berkelakuan buruk karena riasanku terlalu tebal, atau karena pakaianku yang terbuka. Mereka ingin melihatku terluka, mereka ingin menyaksikan aku dipermalukan. Jadi aku berpikir untuk menunjukkan lukaku. Aku menulis tentang kesulitan yang kualami, melodi dan lirik lagunya muncul begitu saja di kepalaku."
Hwasa juga mengungkapkan lagu seperti apa yang ingin ia tulis. "Akhir-akhir ini aku memikirkan tentang permasalahan sosial dari sudut pandangku. Di dalam lubuk hatiku yang terdalam, aku ingin selalu menjadi seorang pemberontak. Ketidakpuasanku terus menggelitik di dalam hati. Aku ingin menjadi diriku sendiri, tetapi terkadang penampilan selalu menjadi hal terpenting dan aku selalu terbawa dengan hal-hal seperti ini. Aku tidak bisa mengekspresikan diriku dengan jelas, tetapi aku yakin selalu ada jiwa pemberontak di dalam diriku," jelasnya dengan canda tawa.
Mendengar hal tersebut, Kim Sun Hee pun menjawab, "Kamu memiliki banyak hal untuk diekspresikan. Aku berharap semakin banyak musisi hebat sepertimu. Seseorang yang memiliki kepribadian dan karakternya sendiri, yang musiknya tumbuh semakin dewasa dengan umur dan juga penampilan. Aku harap kamu terus berkarya tanpa kekhawatiran."
Itulah sedikit pengalaman yang dibagi Hwasa tentang karier musiknya. Semoga Hwasa semakin sukses dalam berkarier!
Baca Juga
Artikel Terkait
Entertainment
-
Penulis Kpop Demon Hunters Digaet Tim Burton untuk Garap Proyek Sci-fi
-
Adolescence Sukses Raih 4 Kemenangan dari 5 Nominasi di Golden Globe 2026
-
Aurelie Moeremans Ungkap Rasa Lega: Isu Child Grooming Tak Lagi Diabaikan
-
Manga Dark Romance Firefly Wedding Diadaptasi Anime oleh David Production
-
Perjalanan 25 Tahun BoA di SM Entertainment: Dari Pionir Hallyu Hingga Direktur Perusahaan.
Terkini
-
4 Micellar Water Kandungan Rose Water Bikin Kulit Lembap, Cerah, dan Segar
-
Novel Sunset Bersama Rosie: Menunda Hanyalah Awal dari Petaka
-
Menolak Jadi Disposable Society: Cara Mengubah Kebiasaan Buruk Membuang Sampah
-
Besek Nasi dan Doa yang Pelan-Pelan Naik ke Langit
-
Bus yang Tidak Ingin Mengucapkan Selamat Tinggal