Allkpop melansir pada Minggu (3/4/2022), Hwasa MAMAMOO mengungkapkan bahwa dia masih sering merasa kesulitan dalam menjalani kehidupan sebagai seorang artis. Sebab, dia tak jarang mendapati komentar jahat.
Dalam cuplikan sebuah video dokumenter tentang MAMAMOO yang baru saja dirilis, Hwasa mengaku bahwa ada waktu di mana dia menghabiskan waktu yang mengerikan karena komentar jahat. Dia bahkan berujar, "Apakah situasi ini akan berakhir jika aku mati?"
CEO RBW, agensi MAMAMOO kemudian menimpali "Hwasa dulunya jauh lebih chubby, tapi kemudian dia berpakaian dengan berani sehingga beberapa orang akan berkata, 'Dia menarik.' Tapi ada orang-orang yang berani berkomentar, 'Kamu [Hawasa] tidak disukai, kamu tidak akan berhasil.' Sejujurnya, ini adalah dunia di mana wanita lebih banyak dikritik atas citra mereka."
Akibatnya, Hwasa MAMAMOO harus menerima komentar jahat terkait penampilannya. Dia menjelaskan dalam film dokumenter tersebut, "Aku pikir itu hanya kemalangan. Jadi aku bahkan juga bertanya-tanya apakah situasi ini akan berakhir jika aku mati? Pekerjaanku adalah penyanyi. Dan aku bukan tipe orang yang ingin melakukan hal lain. Aku ingin membalas penggemar dengan musik dan berkomunikasi dengan mereka melalui musik. Itu segalanya bagiku. Tapi kadang aku sampai pada titik di mana aku tidak ingin melakukan itu."
Hwasa memulai debutnya sebagai anggota girl group MAMAMOO pada tahun 2014. Dia baru melakukan debut sebagai artis solo pada Februari 2019, dengan single digital 'Twit'.
Hwasa lahir pada 23 Juli 1995, di Jeonju, Jeollabuk-do, Korea Selatan. Dia tinggal bersama orang tua dan dua kakak perempuannya.
Hwasa sering menyebut Beyonce sebagai inspirasi musiknya. Dalam sebuah wawancara, Hwasa mengatakan bahwa setelah mendengar seseorang memberitahunya bahwa dia unik dan pandai menyanyi tetapi gemuk serta tidak cantik, ia sering menonton video pertunjukan Beyonce sepanjang malam.
Sementara itu, Hwasa MAMAMOO sendiri telah berhasil muncul di daftar Korea Power Celebrity 40 pada 2019, dan tampil di majalah Forbes pada tahun 2021.
Tidak hanya itu, Hwasa juga menduduki peringkat 16 idol K-Pop paling populer pada tahun 2018 dan peringkat 9 pada tahun 2019 dalam survei tahunan yang dilakukan oleh Gallup Korea.
Selain itu, ia juga menduduki peringkat ke-9 dalam survei tahunan Gallup Korea's Singer of the Year pada tahun 2020 yang dipilih oleh responden dalam kelompok usia 13 hingga 39 tahun.
Sayang sekali Hwasa MAMAMOO masih sering mendapatkan komentar jahat, padahal dia selama ini sudah berjuang keras supaya karya-karyanya diakui. Jadi, apa pendapatmu tentang hal ini?
Baca Juga
-
Sinopsis Film Kingdom of the Planet of the Apes, Tayang 10 Mei 2024
-
Resmi Berkencan dengan IU, Lee Jong Suk Tulis Surat Mengharukan untuk Fans
-
Daftar Pemenang KBS Drama Awards 2022, Ada Lee Seung Gi dan Joo Sang Wook!
-
Keren! BTS Masuk Daftar Musisi yang Banyak Pecahkan Rekor Tahun 2022
-
Keren! Belum Resmi Rilis Album Solo, Jimin BTS Kembali Memecahkan Rekor Ini
Artikel Terkait
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Presiden Yoon Suk Yeol Resmi Dicopot, Apa yang Terjadi di Korsel Selanjutnya?
-
CEK FAKTA: Kagum dengan Islam, Kim Jong Un Kunjungi Indonesia
-
Yoon Suk-Yeol Lengser! Mahkamah Konstitusi Sahkan Pemakzulan Presiden Korea Selatan
-
Review 12 Strong: Kisah Heroik Pasukan Khusus AS Pasca Peristiwa 11/09/2001
Entertainment
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Kai EXO 'Adult Swim', Menyelam dalam Perasaan Cinta Tanpa Rasa Takut
-
Hengkang dari SM Entertainment, Wendy dan Yeri Tetap Jadi Member Red Velvet
-
Ketagihan Drama Medis? 7 Tontonan Netflix Ini Wajib Masuk List!
Terkini
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Novel Larung: Kelanjutan Konflik dan Perjuangan Saman yang Kian Menegangkan
-
Urgensi Pendidikan Budi Pekerti Ki Hadjar Dewantara vs Krisis Rasa Bersalah
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia