Spy X Family merupakan anime yang diadaptasi dari manga karya Tatsuya Endo. Anime yang diproduksi oleh WIT Studio dan CloverWorks ini telah melakukan perilisan episode 1 pada Hari Sabtu, 9 April 2022 pukul 22.00 WIB. Sejak dirilis, anime ini langsung menjadi trending 1 kategori anime di jejaring media sosial Twitter, yang mencapai hampir 80 ribu tweet pada 11.30 WIB (Minggu, 10 April 2022).
Anime ini menceritakan tentang sebuah keluarga palsu yang diciptakan demi sebuah misi 'Operasi Strix'. Twilligt atau Tasogare, seorang mata-mata Westalia yang dikirim ke Ostania akhirnya mengadopsi anak dari panti asuhan (Anya) dan menikahi pegawai sipil bernama Yor.
1. Terdiri dari 25 Episode
Anime Spy X Family ini dikabarkan terdiri atas 25 episode yang terbagi menjadi 2 seri. Season 1 berisi 12 episode ditayangkan setiap hari Sabtu sejak 9 April 2022 hingga 25 Juni 2022. Sedangkan 13 episode terakhir akan ditayangkan pada akhir tahun 2022 ini.
2. Tayang 3 Jam di YouTube
Kabar baiknya, anime ini dapat dinikmati secara gratis dan legal di channel YouTube Muse Indonesia setiap hari Sabtu pukul 22.00 WIB. Namun, anime ini ditayangkan secara terbatas di YouTube yakni selama 3 jam saja sebelum video ditarik kembali aksesnya. Selain itu anime ini tersedia gratis juga di Bilibili (Bstation), dan platform bertarif seperti Netflix, Catchplay, Genflix, dan Sushiroll.
3. Nama Asli dari Mas Senja
Bagi penonton Indonesia, Loid Forger (nama samaran Twilligt) dikenal juga sebagai Senja. Sayangnya sampai detik ini belum ada yang tahu siapa nama asli dari mata-mata satu ini. Mengilas balik pada masa lalunya, Senja adalah seorang yatim piatu akibat kematian kedua orang tua pada sebuah perang. Karena membenci masa kecilnya yang menyedihkan, ia pun membuang semua identitas aslinya dan menjadi mata-mata dengan code 'Tasogare/Twillight'.
Nama samaran yang pernah dipakainya antara lain: Robert (Sekretaris Politisi), Loi-Loi atau Loidy (Oleh Yuri), Lionel (Angkatan Pertahanan Nasional), Lawrence (Dark Market Dealer), Twain Foney, dan Loyd Forger (Psikiater dan Wali Anya).
4. Identitas Asli Yor
Yor yang diketahui sebagai pegawai sipil yang polos dan pendiam, ternyata merupakan seorang pembunuh bayaran yang memiliki julukan 'Thorn Princess'. Nama aslinya sebelum menikahi Senja adalah Briar.
5. Sosok Manis Anya
Anya Forger, merupakan anak yang diadopsi Senja dari panti asuhan tak terurus. Anya yang sebenarnya merupakan produk eksperimen dengan kode nama '007' memiliki kemampuan cenayang. Yakni, kemampuan membaca pikiran orang lain. Karena memiliki kemampuan tersebut, ia mengetahui identitas kedua orang tua angkatnya itu. Dia pernah diadopsi 3 kali dan dikembalikan lagi ke panti asuhan. Dia menyukai kacang dan membenci wortel, serta tidak suka dipaksa belajar sebab mengingatkannya masa-masa saat menjadi 'Subjek 007'. Dia berpindah-pindah tempat karena bersembunyi dari para peneliti yang menjadikannya kelinci percobaan.
Nah, itu dia fakta Spy X Family. Film anime tentang spionase yang penuh aksi dan komedi. Sudahkah kamu menontonnya?
Baca Juga
-
Jejak Liar Chairil Anwar dalam Buku Puisi Aku Ini Binatang Jalang
-
Menyusuri Langit Bersama Ulugh Beg dalam Buku The Prince of Stars
-
Seni Jatuh Cinta ala Aisyah Putri: Dilema Remaja yang Relatable Banget!
-
Bukan Sekadar Membaca: Wajah Nyata Krisis Literasi Modern
-
Membaca yang Bermartabat: dari Buku Asli untuk Literasi Sejati
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma
-
Setelah 5 Tahun Hiatus, Manga GANGSTA. Lanjutkan Serialisasi Mulai 3 Juli
-
Syuting Serial Virgin River Season 8 Resmi Dimulai, Ini Bocoran Ceritanya
-
Ada Mckenna Grace, Netflix Bagikan First Look Serial Scooby-Doo: Origins
-
Trailer Baru Sound! Euphonium, The Final Movie Part 2 Ungkap Jadwal Rilis
Terkini
-
Ruang Tenang: Validasi untuk Jiwa yang Lelah dan Hati yang Ingin Rehat
-
Kuroko no Basket: Persahabatan, Persaingan Sehat, Pengakuan, & Bola Basket
-
Perempuan Bermata Kelam yang Menjanjikan Kemakmuran
-
Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam
-
Kerja Iya, Urus Rumah Jalan Terus: Mengapa Beban Perempuan Masih Timpang?