"Duduk dulu ya, Bu. Nanti tunggu namanya dipanggil baru bisa diperiksa sama Bu Dokter," ucap Risa ramah, setelah selesai memeriksa tekanan darah salah satu pasien dan mencatat keluhan yang dirasakan.
Hari ini seperti biasanya, pagi-pagi sekali perempuan yang berprofesi sebagai perawat tersebut memulai tugasnya di rumah sakit. Risa bertugas di poli penyakit dalam dan melayani pasien rawat jalan.
Mulai pukul tujuh pagi, suasana rumah sakit sudah terlihat ramai dan sibuk. Terutama pasien yang mengantre di poli tempatnya bertugas, yang paling banyak menerima pasien rawat jalan setiap harinya.
Setelah melayani seorang perempuan paruh baya, sesosok pria pun mengambil alih tempat duduk ibu tersebut untuk mendapatkan pemeriksaan yang sama. Risa langsung tersenyum ramah, menatar pasien tersebut sekaligus menanyakan namanya.
Sepertinya pria ini adalah pasien baru, karena ia belum pernah melihat pria ini datang berobat sebelumnya. Namun anehnya, Risa seolah tak asing dengan sosoknya dan wajahnya juga terlihat familier.
"Ferdian Victor," ujar pria tersebut saat Risa menanyakan namanya.
Risa bergegas mencari surat pendaftaran pria tersebut sebelum mulai memeriksa tekanan darah dan mencatat keluhannya. Namun, tiba-tiba saja nama yang terucap membuat Risa kembali mengingat kenangan saat ia tengah duduk di bangku SMA. Sembari memeriksa tekanan darah Pak Victor, Risa diam-diam mengamati wajah pria tersebut dengan seksama.
"Ferdian Victor? Namanya seperti nama kakak kelasku dulu," batin Risa sembari menjalankan tugasnya.
Setelah selesai memeriksa tekanan darah Pak Victor, laki-laki tersebut beralih duduk di ruang tunggu. Risa rasanya ingin menghampiri pria tersebut dan menanyakan apakah dia benar-benar kakak kelasnya dulu waktu SMA. Namun, ia memutuskan untuk mengurungkan niat tersebut dan melanjutkan tugasnya yang terasa tak pernah ada habisnya.
Jam menunjukkan pukul satu siang ketika Risa akhirnya mendapatkan giliran untuk beristirahat. Ia pun menggunakan waktu istirahatnya untuk makan siang dan melakukan salat zuhur. Saat tengah menikmati waktu santai bersama rekannya, tiba-tiba keinginannya untuk curhat muncul seketika.
"Kayaknya tadi mantan aku datang periksa, deh," celetuk Risa pada rekannya.
"Mantan? Mantan yang mana, Bu?" balas rekannya dengan nada penasaran.
"Itu loh, mantanku saat SMA, cowok paling playboy satu sekolahan. Yah, kami cuma pacaran selama dua bulan, aku juga gak yakin kalau dia masih ingat sama aku. Apalagi, aku pakai masker saat memeriksa dia tadi," sahut Risa.
Kembali ke zaman putih abu-abu. Saat itu Risa baru saja naik ke bangku kelas 2 SMA. Sekolahnya merupakan sekolah favorit di kabupaten tempatnya tinggal, dan tak sedikit anak-anak pejabat daerah serta orang penting yang ikut bersekolah di tempat itu.
Saat duduk di bangku kelas 1, Risa bukanlah sosok yang pandai bergaul dan tergolong pemalu. Ia juga tak begitu dikenal oleh kakak kelasnya. Pergaulan Risa pun sebatas teman satu kelasnya serta teman-teman di kelas lain yang berasal dari SMP yang sama dengannya.
Namun, saat duduk di bangku kelas 2 SMA, Risa mendadak menjadi murid yang paling terkenal di SMA tersebut setelah ia tak sengaja berpapasan dengan Ferdian Victor, kakak kelasnya.
Siapa sih yang tidak mengenal sosok Victor? Si playboy yang terkenal gonta-ganti pacar hingga tak terkira jumlahnya. Bahkan Risa yang tak pernah mengikuti gosip di sekolah pun pernah mendengar nama Victor dari teman-temannya.
Dari gosip yang dia dengar, Victor hanya mengincar anak kelas 2 dan kelas 1 untuk dijadikan pacar. Wajah-wajah baru yang tak terlalu tegang dan belum memikirkan ujian kelulusan atau ujian masuk universitas mana yang harus mereka ikuti.
Jika dilihat dari parasnya, Victor bukanlah tipe cowok yang terlalu tampan. Wajahnya bisa dibilang biasa saja, tetapi entah mengapa banyak sekali siswi yang mau berpacaran dengannya dan masuk ke dalam daftar mantan sang kakak kelas yang semakin panjang.
Tak hanya itu, Risa juga baru saja mendengar kalau sang kakak kelas baru saja putus satu minggu yang lalu dengan mantannya. Entah mantan ke berapa dalam daftar sang playboy, Risa tak mau ambil pusing.
Namun, tiba-tiba saja jantungnya berdegup kencang ketika sosok Victor tiba-tiba berdiri di depan pintu kelasnya sembari menanyakan keberadaan Risa pada teman satu kelasnya.
Risa yang baru saja kembali dari kantin pun langsung disambut dengan senyuman maut sang playboy. Anehnya, satu minggu kemudian Risa menyetujui ajakan pacaran dari Victor.
Entah apa yang Risa pikirkan saat itu. Padahal ia sudah tahu jika kakak kelasnya ini seorang playboy yang suka gonta-ganti pacar. Namun, tak bisa Risa pungkiri, Victor memperlakukannya dengan baik saat keduanya masih pacaran.
Meski hanya berlangsung selama 2 bulan, nama Risa pun menjadi salah satu nama yang sering dibicarakan oleh seisi sekolah. Tak sedikit kakak kelas dan adik kelasnya yang penasaran dengan sosok Risa saat ia menyandang status sebagai pacar Victor.
Mungkin karena keinginan untuk lebih dikenal di sekolah yang membuat hati Risa luluh. Tak ketinggalan pula rayuan maut dan perlakuan manis Victor sukses meninggalkan kenangan hingga sekarang.
Yah, walaupun alasan mereka putus setelah 2 bulan bersama tak lain tak bukan adalah Victor yang kembali menemukan ketertarikan dengan adik kelasnya yang lain.
Risa tak merasa sakit hati saat mereka mengakhiri hubungan. Yah, karena ia sudah tahu bagaimana akhir dari hubungan yang tak pernah dimulai dengan serius. Victor memang hanya ingin bermain-main dengan semua cewek di sekolahnya, dan Risa cuma ingin tahu bagaimana rasanya pacaran dengan playboy sekolah.
Baca Juga
-
Ubah Patah Hati Jadi Motivasi, Intip Makna Lagu Terbaru BoyNextDoor 'Viral'
-
MAMAMOO Ungkap Ikatan Persahabatan yang Kuat di Lagu Terbaru, 4 Flowers
-
MEOVV Tampilkan Pesona Elegan Tapi Garang di Lagu Terbaru, Ddi Ro Ri
-
Dreamy dan Powerful, Intip Highlight Medley Album Baru izna 'Set The Tempo'
-
Like a Bubble oleh Fifty Fifty: Mencintai dan Menerima Kekurangan Diri
Artikel Terkait
Cerita-fiksi
Terkini
-
Porsche Sulap Woody dan Buzz Lightyear Jadi Mobil Sport Jelang Toy Story 5
-
Chic Tanpa Ribet, 4 Ide OOTD Smart Casual ala Jin Ki Joo yang Layak Dicoba
-
Paket Datang, Bahaya Tak Terbilang: Sisi Gelap Sampah Belanja Online
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Suka Teach You a Lesson? 5 Drama Korea Ini Fokus Beresin Kriminal Remaja