The Doll, merupakan salah satu horror Indonesia yang melibatkan pemanggilan arwah dan berujung petaka.
Memiliki keluarga memang menjadi sebuah hal yang sangat membahagiakan. Bahkan, orang-orang akan melakukan apapun demi bisa membahagiakan anggota keluarganya yang lain. Tak jarang, kepergian anggota keluarga yang disayangi juga mendatangkan perasaan depresi atau bahkan rasa bersalah pada diri seseorang sehingga berkeinginan untuk membuat dia yang telah pergi untuk kembali membersamai.
Apalagi jika keluarga tersebut merupakan satu-satunya yang kita miliki. Pasti keinginan untuk memilikinya kembali sangat besar dan membuat kita nekat untuk melakukan apa pun. Namun, bagaimana jadinya jika sosok yang kita cintai tersebut kembali dalam bentuk entitas yang lain dan membawa masalah besar? Tentu tak sesuai dengan yang kita harapkan bukan?
Itulah yang terjadi dengan Tara (diperankan oleh Jessica Milla) yang menginginkan sang adik lelaki, Gian (Zizie Zidane) untuk kembali bersamanya. Setelah orang tuanya meninggal dunia karena kecelakaan, Tara hanya memiliki Gian dalam hidupnya. Naun sayangnya, Gian yang trauma akibat kecelakaan, memutuskan untuk bunuh diri dan membuat Tara depresi. Imbasnya adalah, Tara menjadi pribadi tertutup dan menarik diri dari lingkungan sekitar, hingga membuat rencana pernikahannya dengan tuangannya, Aryan (Winky Wiryawan) tertunda.
Hingga suatu hari, terlintas sebuah pemikiran aneh dalam diri Tara yang menginginkan sang adik untuk hidup kembali. Meskipun hal tersebut terlihat aneh, namun Tara akhirnya mewujudkannya dengan bantuan seorang dukun yang pada akhirnya melakukan prosesi pemanggilan arwah Gian dan ditempatkan di boneka miliknya yang bernama Bobby.
Sebab dirasuki oleh arwah Gian, boneka Bobby pun hidup. Meski semula Aryan merasa keberatan, namun karena melihat perubahan positif pada diri Tara yang mulai terbuka, membuat Aryan pada akhirnya mendiamkan hal tersebut. Terlebih lagi, semenjak memiliki boneka Bobby, hubungan Tara dengan Aryan dan Mikha (Montserrat Gizelle) anak Aryan semakin membaik.
Namun ternyata permasalahan timbul. Melihat Tara yang semakin dekat dengan Aryan dan juga Mikha, membuat arwah Gian yang berada di boneka Bobby menjadi marah. Arwah Gian takut jika Tara menikah, dirinya akan ditepikan, sehingga mencelakai Aryan dan Mikha. Dan disinilah pada akhirnya Tara menyadari bahwa arwah Gian tak lagi sama dengan Gian yang masih hidup dulu.
Arwah Gian yang berada di dalam fisik boneka Bobby, telah terpengaruh dengan energi negatif dari alam lain, sehingga menjadi semakin tak terkendali. Hingga pada akhirnya, Rere (Masayu Anastasia), sahabat Tara, menghubungi Bu Laras (Sara Wijayanto) dan juga Pak Raynard (Jeremy Thomas), dua paranormal yang memberi petunjuk untuk menghentikan aksi kejam boneka Bobby. Dan pertarungan pun dimulai…
Bagaimana? Penasaran dengan kelanjutan film The Doll ini? Nantikan di bioskop kesayangan teman-teman mulai tanggal 26 Mei 2022 nanti, ya!
Baca Juga
-
Tak Terlibat dalam Pemilihan Pelatih Baru, Sebuah Cara Cuci Tangan Model Baru dari Erick Thohir?
-
Diresmikan Menjadi Pelatih, Timnas Indonesia Harusnya Tak Butuh Berproses Lagi Bersama John Herdman
-
Ajakan Uji Coba Ditolak, Mengapa Indonesia Tak Ajak Bangladesh Bermain di FIFA Series?
-
Tawari Laga Uji Coba, Ada 2 Alasan yang Bikin Timnas Indonesia Harus Tolak Ajakan Bangladesh!
-
John Herdman Mulai Disenggol para Komentator, Barisan 'Ternak STY' Bakal Berbalik Arah?
Artikel Terkait
Entertainment
-
4 Film yang Membuka Mata tentang Bahaya Child Grooming
-
Kontrak Berakhir, BoA Hengkang dari SM Entertainment usai 25 Tahun Bersama
-
Teuku Rassya Matangkan Persiapan Pernikahan, Usung Adat Aceh dan Jepang
-
Usai Baca Buku Aurelie Moeremans, Jessica Iskandar Ungkap Cerita Pribadi
-
Profil Aurelie Moeremans, Aktris Multitalenta di Balik Buku Broken Strings
Terkini
-
Lara dan Raka: Tentang Kopi Pahit dan Tatapan yang Tidak Memaksa
-
Raka dan Lara: Di Antara Aroma Kopi dan Tatapan Pertama
-
Duo Striker Brazil Jalani Naturalisasi, Bisa Jadi Opsi Lini Depan Timnas Indonesia?
-
6 Toner Korea Bebas Fragrance untuk Kulit Sensitif, Kemerahan Auto Hilang!
-
Mengawal Hukum atau Mengintimidasi? Kehadiran TNI di Ruang Sidang Tipikor