Setelah membuat langkah besar dengan memilih pindah dari Major League Soccer Amerika Serikat ke Eredivisie Belanda, Maarten Paes akhirnya mendapatkan menit bermain di klub barunya, Ajax Amsterdam.
Tak perlu waktu lama, hanya berjarak 2 pertandingan saja setelah kepindahan resminya tanggal 2 Februari 2025 lalu, penjaga gawang tangguh milik Timnas Indonesia itu sudah mengawal gawang klub barunya tersebut.
Berdasarkan catatan dari laman transfermarkt, Paes menjalani debut pada Ahad (22/2/2026) lalu ketika Ajax berhadapan dengan NEC Nijmegen.
Paes sendiri turun sebagai starter pada pertandingan tersebut dan bermain hingga pertandingan usai.
Uniknya, debut Maarten Paes tersebut diselimuti dengan beberapa keistimewaan. Kira-kira sudah bisa menebak, hal-hal apa saja yang membuat debut Paes ini terasa begitu istimewa?
Mari kita bahas bersama!
1. Langsung Tampilkan Performa Gemilang
Keistimewaan pertama yang mewarnai momen debut Maarten Paes adalah dirinya mampu menampilkan performa gemilang di laga pertamanya itu.
Ibarat mesin atau puzzle, penampilan perdana Paes untuk tim raksasa Liga Belanda itu langsung nyetel dan matching dengan rekan-rekan setimnya yang lain.
Memang, di laga tersebut, Paes kebobolan satu gol dan tak mampu memberikan kemenangan bagi De Amsterdamer. Namun jangan salah, statistik tetap tak bisa berbohong jika Paes adalah salah satu penampil terbaik di laga melawan NEC Nijmegen tersebut.
Berdasarkan data statistik dari laman sofascore, Paes di laga tersebut mendapatkan rating sebesar 7,8 dan hanya kalah dari Mika Godts di kubu Ajax Amsterdam.
Pun demikian dengan statistiknya dalam menjaga gawang Ajax. Selama 90 menit bermain, Paes berhasil melakukan setidaknya 7 penyelamatan penting yang mana jumlah itu jauh lebih banyak ketimbang Gonzalo Crettaz dari NEC Nijmegen yang hanya melakukan 3 kali penyelamatan saja.
2. Menit Bermain Pertama Setelah Berbulan-Bulan Parkir
Keistimewaan kedua yang mewarnai momen debut Maarten Paes adalah laga tersebut menjadi momen comeback bagi sang penjaga gawang setelah berbulan-bulan harus menepi.
Berdasarkan data dari laman transfermarkt.com, kali terakhir Paes merasakan atmosfer pertandingan adalah pada 26 Juli 2025 lalu, ketika memperkuat FC Dallas melawan New York City di lanjutan MLS.
Itu artinya, Paes membutuhkan waktu hingga hampir tujuh bulan lamanya untuk bisa kembali bermain, yang mana durasi waktu tersebut setara dengan lebih dari separuh musim dalam kompetisi sepak bola profesional.
Setelah menjalani debut gemilang berbalut beragam keistimewaan di partai melawan NEC Nijmegen lalu, kita harapkan semoga performa Maarten Paes di Ajax Amsterdam terus meningkat ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan
-
Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026
-
Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?