Girl group LE SSERAFIM sukses mencuri perhatian penggemar dengan debut title track mereka 'Fearless' lewat penampilan panggung yang penuh energi.
Merangkum dari Koreaboo pada Rabu (29/6/2022), meskipun di tengah kegiatan promosi mereka harus mengubah formasi tarian dari enam member menjadi lima member semenjak Kim Garam hiatus, kelima member yang lain tetap menampilkan aksi panggung yang profesional.
Di dalam sebuah video behind the scene dari penampilan mereka, LE SSERAFIM mengungkapkan bagaimana perbedaan penampilan Fearless untuk panggung pertama dan yang terakhir.
Bagi Chaewon perbedaan terbesarnya adalah kemampuannya untuk meningkatkan aksi panggung, dan menjadi lebih percaya diri.
"Aku ingat pertama kali kami tampil di M Countdown, aku sangat gugup dan membuat banyak kesalahan. Namun, sekarang semuanya terasa lebih natural," ungkap Chaewon.
Sama halnya dengan Kazuha yang mengaku mulai menikmati penampilan panggung mereka mendekati akhir-akhir masa promosi.
"Penampilan minggu pertama sangat menegangkan. Itu adalah penampilan pertama kami di ajang musik mingguan, jadi aku ingin melakukan yang terbaik. Namun sekarang, di minggu kelima penampilan kami aku lebih menikmatinya," ujar Kazuha.
Member termuda mereka, Eunchae mengaku bahwa kemampuannya yang paling banyak berubah dari panggung pertama hingga akhir.
"Kemampuanku dan bagaimana aku harus melakukannya dengan baik. Aku belajar untuk menatap kamera dengan lebih baik. Sekarang aku sudah menghafal koreografinya dengan baik, aku bahkan bisa menarikannya dengan mata tertutup," ungkap Eunchae.
Para member LE SSERAFIM mengakui hal yang paling banyak berubah dari penampilan panggung pertama hingga akhir adalah bagaimana mereka menjadi lebih ceria dengan perpanjangan promosi.
Chaewon dan Yunjin menjelaskan karena pada penampilan pertama mereka tidak ada penggemar yang menyaksikan. Namun, setelah itu ajang musik mingguan mulai mengizinkan penampilan dengan dukungan penonton.
"Dulu kami hanya menatap kosong ke depan atau menunduk saat menampilkan Fearless. Namun, kami menjadi lebih ceria seiring berjalannya waktu," jelas Chaewon.
Yunjin menambahkan, "Kami tidak dapat menghindarinya."
"Kami berakhir tersenyum. Penampilan kami menjadi lebih menyenangkan, dan menjadi 'Fearless' yang ceria," tambah Chaewon.
Yunjin menyahut, "Jika kau mengingatnya kami tampil di ajang musik mingguan sekitar satu bulan yang lalu."
"Iya, satu bulan, Wow!" sahut Chaewon.
Terakhir Yunjin menutup, "Sudah lebih dari lima minggu? Aku tidak percaya waktu berlalu begitu saja. Ketika kami pertama tampil di M Countdown, fans tidak hadir. Itu sebabnya kami sangat gugup."
Baca Juga
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
-
Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'
-
IU Bahas Menua Bersama Yoo In Na di Lagu Comeback, Dear my crazy soulmate
-
Mark Lee Ungkap Arti Cinta Sejati di Lagu Comeback Solo Terbaru, My Friend
-
Penuh Sensasi! Minho SHINee Unjuk Daya Tarik Kuat Lewat Lagu Make It Hot
Artikel Terkait
-
Majalah Dazed Edisi Juni: LE SSERAFIM Merefleksikan Bulan Pertama Debut
-
HallyuTunes, 5 Debut Ikonik Paruh Pertama 2022 yang Tak Boleh Dilupakan
-
Bak Cupid, Pemotretan LE SSERAFIM untuk DAZED Bulan Juli Pukau Publik
-
BTS Berhasil Meraih Kemenangan Kelima dengan Yet To Come di M Countdown!
-
Kim Garam Ikut Tampil Bareng LE SSERAFIM di Acara TV Jepang, Netizen Auto Murka
Entertainment
-
Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
Terkini
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai
-
BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?
-
Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?