Ketika seseorang meninggal dunia, anggota keluarga, kerabat, handai taulan dan orang-orang yang pernah bersinggungan dengannya pasti tergerak untuk memberikan penghormatan terakhir. Tak hanya itu, demi menghormati yang telah meninggal, mereka yang hadir akan memperlihatkan sikap yang baik dan menjaga diri dari setiap hal yang bisa memantik kesan tak enak untuk keluarga atau bahkan untuk hadirin yang lain. Namun, apa jadinya jika upacara kematian yang seharusnya menjadi upacara yang khidmat untuk melepaskan jenazah, justru menjadi awal dari sebuah peristiwa yang penuh dengan ketegangan dan berlarut-larut? Pasti sangat tak biasa kan ya. Namun, memang itulah yang terjadi pada film When Spring Comes produksi Korea Selatan ini
Dirilis pada 27 April 2022, film berdurasi 102 menit ini menceritakan tentang prosesi pemakaman keluarga gangster yang justru berakhir dengan berbagai kemelut. Ho Sung (diperankan oleh Son Hyun Joo) adalah mantan petinggi dan juga tokoh kuat dalam organisasi kriminal di Korea Selatan. Setelah mendekam selama 8 tahun di dalam penjara, Ho Sung pada akhirnya dibebaskan dan kembali pulang ke rumah untuk berkumpul dengan keluarganya.
Di rumah, Ho Sung kembali harus bertemu dengan Jong Sung (diperankan oleh Park Hyuk Kwon), adiknya yang selama ini dikenal sebagai pembuat onar dan masalah di keluarga. Sementara sang putri, En Ok (diperankan oleh Sojin) dan sang putra, Dong Hyeok (diperankan oleh Jeong Ji Hwan), merasa malu karena memiliki ayah seorang mantan kriminal.
Demi bisa menghidupi keluarganya, Ho Sung yang baru bebas dari penjara harus berpikir keras untuk menjalankan bisnis yang baru. Namun sayangnya, karena tak memiliki tabungan, Ho Sung terbentur perihal pendanaan. Hingga pada akhirnya, sebuah pemikiran tak wajar menghinggapi kepalanya. Untuk bisa menjalankan bisnis barunya, Ho Sung berencana untuk mengumpulkan uang belasungkawa dari para tamu yang hadir di pemakaman sang ayah. Namun, tentu saja hal tersebut tak bisa berjalan dengan mulus. Selain harus menghadapi perbedaan pendapat dengan sesama anggota keluarga, dua geng saingan yang saling menjatuhkan, juga hadir di pemakaman auah Ho Wung, di waktu yang sama. Dan bisa ditebak kan bagaimana kelanjutannya?
Iya, tentu saja kehadiran dua geng saingan akan menimbulkan friksi yang mengganggu kekhidmatan upacara pemakaman sang ayah. Dan parahnya lagi, friksi tersebut semakin berlarut-larut, hingga membuat pihak kepolisian harus turun tangan. Ingin tahu bagaimana akhir dari konflik ini? kita saksikan bersama di film When The Spring Comes ini yuk!
Tag
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
Selain Why Her?, Ini 4 Drakor Hukum yang Tidak Kalah Seru Ditonton!
-
Revenge Girl: Cara Terbaik Membalas Dendam ke Mantan adalah dengan Prestasi
-
Haji Faisal Masih Belum Bertemu Keluarga Thariq Halilintar: Saya Welcome
-
Tasyi Athasyia Kecewa dengan Sikap Tasya Farasya
-
Bantah Ucapan Ibundanya, Tasyi Athasyia Akui Sedang Punya Masalah dengan Keluarga Besarnya
Entertainment
-
Sinopsis The Affair was Just the Beginning, Rahasia Kelam dari Pasutri Kaya
-
Anniversary ke-10 BLACKPINK Tuai Kekecewaan, Jisoo Tulis Permintaan Maaf
-
Eric THE BOYZ Resmi Bergabung dengan Agensi Baru, Siap Tampilkan Sisi Lain!
-
Dont Say Good Luck: Kisah Remaja Dihadapkan Antara Mimpi atau Keluarga
-
Mingyu, Seungkwan, dan Dino SEVENTEEN Umumkan Tanggal Resmi Wajib Militer
Terkini
-
Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI
-
Disiplin Tanpa Nalar: Ketika Sekolah Lebih Sibuk Mengatur daripada Mendidik
-
Sam and Dave Dig a Hole, Buku Lucu yang Membuat Anak Ikut Menjadi Detektif
-
5 Inspirasi Outfit Soft Boy ala Jung Hae In untuk Gaya Harian yang Manis
-
Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri