P.S. I Hate You merupakah sebuah drama misteri yang diproduksi studio GMMTV berkolaborasi dengan snap production. Menceritakan tentang sekelompok wanita yang menamakan diri mereka sebagai Tim Bunga. Ada seseorang yang mengkhianati persahabat mereka sehingga berimbas satu dari mereka bunuh diri.
Episode 9 dibuka dengan masa lalu para anggota tim bunga yang diceritakan Meen kepada Pitch. Prae (Pearwah Nichapat), Meen (Jan Ployshompoo), Saras (Aye Sarunacha), Wanwan (Pat Chayanit), dan May (Fah Yongwaree) yang membobol kamar Palana (Jamie Juthapitch). Mereka ingin menghapus semua foto aib yang dikumpulkan Palana. Meen menemukan file tersebut dan mereka segera menghapusnya.
Palana yang menemukan hal itu langsung murka, dan setelah itu yang Meen ingat adalah perkelahian mereka dan berakhir dengan kematian Palana. Tim Bunga juga menemukan beberapa narkotika yang mereka curigai dikonsumsi oleh Palana. Cerita Meen berakhir sampai itu.
Pitch dan ibunya mengunjungi prikiater yang didatangi Prae. Ternyata sebelum kematiannya, Prae sempat mengalami insomnia dan depresi berat. Batinnya terganggu dengan beratnya tuntutan dari sang Ibu. Sedari kecil, Prae selalu diharuskan untuk menjadi nomor satu dalam segala hal. Kerasnya Prae berusaha tidak pernah dihargai ibunya, dan berakhir dengan membandingkan Prae dengan Pitch.
Mendengarkan hal itu, ibu Prae sangat terpukul. Tak pernah ia menyadari Prae telah berusaha keras untuk menyenangkan hatinya. Ibu menjadi histeris dan berakhir menyalahkan teman-teman Prae, anggota tim bunga lainnya sebagai penyebab perubahan sifat Prae. Beruntung Pitch bisa menenangkan ibunya.
Kisah berlanjut dengan Saras, yang berusaha mencari CCTV untuk aksi kejahatannya kepada Nutt. Ternyata Letnan Term (Mond Tanuchai) juga berada di lokasi yang sama. Panik ketahuan, Saras masih dengan identitasnya sebagai "Krista" menghubungi temannya May. May datang bersama dengan Wanwan untuk menghilangkan barang bukti.
Sementara itu Saras memanfaatkan perasaan Term kepadanya, dan berpura-pura melukai dirinya sendiri. Wanwan dan May beraksi untuk masuk ke ruang satpam. Mereka ingin melihat CCTV karena ada barang Wanwan yang hilang dari mobilnya. Saat berusaha menipu satpam, Wanwan tidak menyadari mobilnya benar-benar dibobol. Pelakunya adalah Wee, yang dendam dengan May dan Wanwan yang mempermalukannya.
Meen sedang minum-minum bersama Phu dan Khun. Hatinya gundah, ia masih menyesal dan merasa bersalah atas kematian kedua temannya, Prae dan Pal. Episode 9 ditutup dengan kehadiran Non (mantan pacar Meen) dan Pitch secara bersamaan di bar tersebut.
Baca Juga
-
Sinopsis Don't Touch My Gang: Kisah Anak Kampung Hadapi Kerasnya Bangkok!
-
Profil Nonnie Pitchakorn, Bintang Baru di Only Friends, Adik Nanon Korapat!
-
Angkat Kisah Kehidupan setelah Kematian, Ini Sinopsis Death is All Around!
-
Relate dengan Guru Muda, Ini Sinopsis Drama Thailand "Thank You Teacher"
-
Sinopsis Serial '6ixtynin9', Dus Mie Instan Berisi Uang yang Berakhir Petaka
Artikel Terkait
-
4 Film Hollywood Tayang April 2025 di Bioskop, Thunderbolts* Paling Dinanti
-
Sebelum Nonton, Intip Dulu Sinopsis dan Pemain Film A Minecraft Movie
-
Interpretasi Agama yang Membahayakan, Ini Sinopsis Drama Bidaah yang Lagi Viral
-
Sinopsis Drama China Marry Me Again, Drama Pendek yang Dibintangi Ryan Ren
-
Sinopsis Setetes Embun Cinta Niyala, Film Lebaran Tayang di Netflix
Entertainment
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata
-
4 Drama dan Film China Garapan Sutradara Guo Jingming, Semuanya Booming!
-
Suka Nonton The Life List? Ini 5 Film dengan Vibes Serupa yang Heartwarming
-
Lee Jae Wook Bakal Main di 'Honeycomb Project', Drama Horor Fantasi Netflix
Terkini
-
Ubisoft Tutup Studio di Leamington, Strategi Bertahan atau Tanda Krisis?
-
Jelang Timnas U-17 Lawan Yaman, Nova Arianto Justru Singgung Kinerja PSSI!
-
3 Rekomendasi Novel Penulis Indonesia tentang Pendakian Gunung, Sudah Baca?
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Jadi Penulis Itu Pilihan, Bukan Pelarian