Komedian Mpok Alpa baru-baru ini membawa kabar yang mengejutkan. Mpok Alpa mengaku menjadi korban penipuan sahabatnya sendiri dengan nominal fantastis Rp 1,3 miliar.
Mpok Alpa bahkan nyaris cerai dengan sang suami tetapi kini dirinya tak tinggal diam mengancam sahabatnya akan dilaporkan ke polisi. Lantas bagaimana kronologi Mpok Alpa bisa ditipu sahabat sendiri hingga miliaran rupiah?
BACA JUGA: CEK FAKTA: Beredar Foto Laudya Cynthia Bella Nikah Kedua Kalinya Bersama Dimas Beck, Benarkah?
Komedian yang memiliki logat khas Betawi ini didampingi dengan kuasa hukumnya membeberkan kasus penipuan yang menimpa dia. Zaki Ramadhani, kuasa hukum Mpok Alpa mengungkapkan apabila setiap transaksi tercacat rapi di rekening koran.
“Setiap ada permintaan uang, ia meminta uang melalui transfer. Ini ada buktinya, rekening koran asli dan sengaja kami tutup agar tidak sebutkan nama. Nanti semua bisa tahu ketika kita sudah membuat laporan tindak pidana," ungkap Zaki Ramadhani dikutip Yoursay.id dari kanal YouTube Cumicumi, Rabu (04/01/2023).
Mpok Alpa sediri masih membuka pintu damai untuk sahabat yang sudah menipunya apabila ada itikad baik.
“Tapi, sampai saat ini, Mpok Alpa masih membuka pintu untuk berdamai. Tergantung dia masih beritikad baik atau tidak,” sambungnya.
Keputusannya membuka kasus ini ke publik lantaran sudah lama menunggu sahabatnya membahas masalah tersebut tetapi tak kunjung juga.
“Awal pertama gua ngomong ke media-media itu, gua masih ada itikad baik. Gua yang ngomong sendiri, jadi pingin tahu dia ngehubungin gua nggak, kan dia tahu nomer suami gua, rumah gua juga tahu,” ujar Mpok Alpa.
“Jadi maksudnya ayolah ngobrol baik-baik sama gua. Eh nggak ada itikad baik, malah dia senang-senang nyanyi di Insta Story, kayak kebanyakan duit, padahal duit gua,” imbuhnya.
BACA JUGA: Arie Kriting Ucapkan Tak akan Mau Muallaf, Netizen Sampai Emosi
Pemilik nama asli Nina Carolina itu memberi tenggat waktu 7 hari agar sang sahabat menemuinya.
"Karena itu kita mengimbau untuk kawannya Mpok Alpa supaya segera menyelesaikan permasalahan ini dalam waktu 7 kali 24 jam. Apabila tidak ada itikad baik juga maka kami akan menggunakan hak klien kami untuk membuka laporan ke polisi atas dugaan tidak pidana penipuan dan penggelapan,” tutur Zaki Ramadhani.
“Kalau masalah soal jumlah, yang berhasil kita rekap sekitar Rp1,3 miliar dari satu bank. Kita masih menelusuri dari bank-bank yang lain,” terangnya.
Akibat ditipu sahabat hingga Rp 1,3 miliar membuat rumah tangga Mpok Alpa dan sang suami, Aji Darmaji nyaris cerai. Mpok Alpa memaparkan kalau ia tak cuma ditipu uang tetapi juga penjualan mobil.
“Pada tahun 2020 merasa ‘kok gue kayak dikejar utang ya’. Akhirnya gue stop (transfer) tuh karena gue enggak megang uang sama sekali, cuma Rp70 ribu. Sampai gue jual mobil Xpander gue, ternyata itu juga ditipu sama dia. Bilangnya cash sama gue ternyata itu kredit,” pungkasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
4 Whipped Facial Wash untuk Deep Cleansing, Rahasia Cerah Bebas Jerawat
-
Green Logistics: Atasi Overload Gudang Ekspedisi Pakai Kertas Wrap
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Belanja Online Kian Mudah, Sampah Bubble Wrap Makin Banyak: Kita Harus Apa?
-
Stop Checkout Barang Murah! Sering Cepat Rusak dan Berakhir Jadi Sampah
Artikel Terkait
Entertainment
-
5 Drama Korea yang Tayang pada Juni, Ada Doctor on the Edge
-
Lemonade oleh aespa: Mengubah Krisis dan Tantangan Hidup Jadi Peluang Emas
-
Astra TV Awards 2026 Resmi Umumkan Lima Nominasi untuk Best Anime Series
-
V8 Resmi Debut! Unit Vernon dan The8 SEVENTEEN Siap Rilis Album pada Juni
-
Elbaph Arc Makin Seru, Anime ONE PIECE Umumkan Pengisi Suara God's Knights
Terkini
-
4 Whipped Facial Wash untuk Deep Cleansing, Rahasia Cerah Bebas Jerawat
-
Green Logistics: Atasi Overload Gudang Ekspedisi Pakai Kertas Wrap
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Belanja Online Kian Mudah, Sampah Bubble Wrap Makin Banyak: Kita Harus Apa?
-
Stop Checkout Barang Murah! Sering Cepat Rusak dan Berakhir Jadi Sampah