Aktris papan atas Korea Selatan, Jun Ji Hyun, kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Bintang yang dikenal lewat berbagai drama dan film populer tersebut berhasil meraih Extraordinary Star Asia Award dalam ajang New York Asian Film Festival (NYAFF) ke-25, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada aktor atau aktris yang dinilai memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan perfilman Asia.
Penghargaan tersebut diumumkan oleh distributor film SHOWBOX pada 13 Juli. Menariknya, Jun Ji Hyun menjadi aktris Korea pertama yang berhasil menerima penghargaan tersebut sepanjang sejarah penyelenggaraan NYAFF.
Festival film yang berpusat di New York, Amerika Serikat, itu dikenal sebagai salah satu ajang paling bergengsi yang secara khusus menampilkan beragam film bergenre dari berbagai negara Asia.
Panggung Perdana Internasional 'Colony'
Penghargaan ini diberikan bertepatan dengan penayangan perdana internasional film terbaru Jun Ji Hyun berjudul Colony, yang terpilih sebagai opening film NYAFF tahun ini. Kehadiran Colony menunjukkan besarnya perhatian dunia internasional terhadap proyek terbaru sang aktris, yang juga menjadi film layar lebar pertamanya setelah vakum selama sekitar 11 tahun.
Dalam festival tersebut, Jun Ji Hyun hadir bersama sutradara Yeon Sang Ho untuk menyapa para penonton. Yeon Sang Ho sendiri merupakan sineas ternama di balik film-film sukses seperti Train to Busan dan Peninsula. Keduanya memperkenalkan Colony kepada penonton internasional sekaligus merayakan pemutaran perdana film tersebut di Amerika Serikat.
Saat menerima penghargaan, Jun Ji Hyun mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya. Ia mengatakan, "Film adalah media yang istimewa karena mampu menghubungkan manusia melampaui budaya dan bahasa. Kami membuat Colony dengan semangat tersebut, dan saya sangat senang dapat mempersembahkannya kepada penonton di New York."
Penghargaan Extraordinary Star Asia Award sendiri tidak hanya diberikan berdasarkan satu karya tertentu, melainkan sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan karier seorang aktor yang dinilai memiliki pengaruh besar terhadap perfilman Asia. Dengan karier yang telah berlangsung lebih dari dua dekade, Jun Ji Hyun memang dikenal sebagai salah satu ikon terbesar industri hiburan Korea Selatan.
Ancaman Virus dan Karakter Baru Jun Ji Hyun
Film Colony menjadi salah satu alasan kuat yang mengantarkan Jun Ji Hyun kembali mencuri perhatian publik dunia. Film bergenre sci-fi survival thriller tersebut mengisahkan sekelompok penyintas yang terjebak di dalam sebuah gedung setelah kawasan tersebut dikarantina akibat penyebaran virus misterius. Situasi menjadi semakin mencekam ketika orang-orang yang terinfeksi mengalami evolusi menjadi makhluk yang sulit diprediksi.
Dalam film tersebut, Jun Ji Hyun memerankan Profesor Kwon Se Jung, seorang ahli bioteknologi yang menjadi pemimpin kelompok penyintas. Karakternya digambarkan harus mengambil berbagai keputusan sulit demi menjaga keselamatan orang-orang yang masih bertahan hidup di tengah ancaman virus yang terus berkembang.
Beberapa laporan juga menjelaskan bahwa virus dalam Colony memiliki karakteristik berbeda dibandingkan film zombie pada umumnya. Para korban infeksi disebut memiliki semacam hive mind, sehingga mereka mampu beradaptasi dengan cepat terhadap strategi para penyintas. Konsep tersebut menjadi salah satu daya tarik utama film garapan Yeon Sang Ho.
Selain Jun Ji Hyun, Colony juga dibintangi oleh sejumlah aktor ternama Korea Selatan seperti Koo Kyo Hwan, Ji Chang Wook, Shin Hyun Been, Kim Shin Rok, dan Go Soo. Kombinasi jajaran pemain serta nama besar Yeon Sang Ho sebagai sutradara membuat film ini menjadi salah satu proyek Korea yang paling dinantikan pada 2026.
Setelah dirilis di Korea Selatan pada 21 Mei lalu, Colony sukses menarik perhatian publik. Film tersebut berhasil mengumpulkan sekitar 5,91 juta penonton di bioskop domestik, sekaligus membuktikan kesuksesannya secara komersial. Pencapaian tersebut juga memperkuat langkah Colony untuk melanjutkan perjalanan di berbagai festival film internasional.
Bagi Jun Ji Hyun, penghargaan di NYAFF menjadi pencapaian penting dalam fase terbaru kariernya. Setelah cukup lama tidak tampil dalam film layar lebar, ia berhasil melakukan comeback yang langsung mendapat pengakuan di tingkat global. Keberhasilannya menjadi aktris Korea pertama yang menerima Extraordinary Star Asia Award semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam industri perfilman Asia.
Baca Juga
-
Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi
-
Anime Made in Abyss Umumkan Produksi Film Kedua dan Lima Pengisi Suara Baru
-
Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun
-
Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido
-
King's Proposal Diadaptasi Anime TV, Rie Takahashi Isi Suara Karakter Utama
Artikel Terkait
-
Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion
-
Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026
-
PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026
-
Pegadaian Raih 2 Penghargaan di Indonesia In-House Counsel Awards 2026
-
Hadirkan Inovasi, UPH Raih Tiga Penghargaan dalam Anugerah Abdidaya PPK Ormawa 2026
Entertainment
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween
-
Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki
-
Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien
-
Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV
Terkini
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?