Pada awal tahun ini, sebuah video yang menunjukkan Nikita Mirzani menangis dan berteriak di depan tim kepolisian sempat viral di media sosial. Banyak orang yang merasa penasaran dan terkejut melihat tingkah laku Nikita Mirzani di video tersebut.
Untuk menjelaskan insiden tersebut, Nikita Mirzani memberikan penjelasannya sendiri. Menurutnya, dia tidak merasa takut atau cemas akan dipenjara. Sebaliknya, dia merasa senang karena akan menjadi primadona di penjara dan akan dilayani dengan baik.
Meskipun demikian, banyak orang yang masih meragukan keterangan Nikita Mirzani dan terus mempertanyakan mengapa dia bersikap seperti itu di depan tim kepolisian. Hingga saat ini, belum ada jawaban pasti mengenai hal tersebut.
Namun, yang jelas adalah bahwa insiden tersebut telah menghebohkan dunia maya dan memunculkan banyak spekulasi di kalangan masyarakat. Hampir setiap orang memiliki pendapat masing-masing mengenai mengapa Nikita Mirzani bersikap seperti itu di depan tim kepolisian.
Meskipun demikian, pihak kepolisian telah memberikan keterangan bahwa Nikita Mirzani akan dipenjara oleh Kejaksaan Negeri Serang. Video tersebut merupakan salah satu bukti dari proses pengiriman Nikita Mirzani ke penjara.
"Ya, aku di penjara jadi primadona, aku dilayanin," ujar Nikita Mirzani dalam sebuah unggahan di TikTok @NikitaMirzani.
BACA JUGA: Celine Evangelista Singgung Mantan Suami Tak Pernah Nafkahi Anak, Sindir Dirly?
Meskipun demikian, tidak diketahui apa yang sebenarnya menjadi penyebab dari tindakan dan pernyataan Nikita Mirzani pada saat itu. Namun, yang pasti adalah bahwa insiden tersebut telah menimbulkan banyak perhatian dan perbincangan di dunia maya.
Dalam tahanan, ia merasa dilayani dan disayangi oleh banyak orang. Bahkan, kebutuhan sehari-harinya pun disiapkan oleh narapidana lain.
Menurutnya, orang yang mengambil makannya berbeda dengan yang menyiapkannya mandi, sehingga ia bisa santai di situ. Nikita Mirzani mengungkapkan kekecewaannya terhadap ketidakadilan yang dialaminya.
Menurutnya, ia diperlakukan sewenang-wenang oleh pihak kepolisian dan kejaksaan Serang Banten. Ia merasa tidak adil karena sementara orang lain memiliki banyak kasus yang tidak terselesaikan, ia justru dianggap bersalah atas laporan yang dia terima.
BACA JUGA: Ditanya Soal Hukuman, Hard Gumay Ternyata Ogah Ramal Nasib Ferdy Sambo: Jangan
Mirzani juga merasa ada kejanggalan dalam perkara tersebut, mengingat laporannya diterima di Polres Serang padahal ia tinggal di Jakarta dan laporan tersebut juga dilaporkan di Jakarta. Dia bertanya-tanya mengapa laporannya bisa sampai ke Serang
"Nikita Mirzani mengatakan bahwa akun, pelapor, terlapor, dan TKP-nya semuanya berada di Jakarta. Namun, mengapa dia bisa sampai di Serang? Apa yang terjadi di sana?"
Oleh karena itu, Nikita Mirzani akan dilindungi oleh kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid, dan akan melaporkan kembali Dito Mahendra dan beberapa oknum polisi yang terlibat dalam kasus tersebut.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Kick-Off Indonesia vs. Vietnam Diubah, Pelatih Park Hang-Seo Berikan Pesan Menohok
-
Dito Mahendra Dipanggil KPK, Nikita Mirzani Bahagia: Saya Akan Ikut Datang
-
Nikita Mirzani Bahas Penggalangan Dana Indra Bekti, Warganet: Baru Keluar Bui Ngomongnya Agak-agak
-
Pasanganmu Kurang Peka, Lakukan 4 Tips Ini agar Dia Tau Diri
-
Bikin Langgeng Hubungan, Berikut 4 Manfaat Ciuman Bibir Bagi Kesehatan
Artikel Terkait
-
Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga
-
Narapidana Kuliah dari Balik Jeruji, Hak Pendidikan atau Privilege?
-
Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38
-
'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook
-
Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis
Entertainment
-
Rayakan 10 Tahun Debut, I.O.I Ungkap Rindu Mendalam di Lagu Baru 'Suddenly'
-
Anime Maebashi Witches Resmi Dapat Film Kompilasi, Tayang Musim Gugur 2026
-
Ada Hokum dan Pegasus 3, Intip 5 Film di Bioskop untuk Sambut Libur Panjang
-
Sinopsis The Kill List, Film Sejarah tentang Kudeta Berdarah Era Joseon
-
A Shop for Killers 2 Siap Tayang Juli, Jeong Ji An jadi CEO Baru Murthehelp
Terkini
-
Ngopi di Tarkam Ledokombo: Ketika Tawa, Asap Kopi, dan Jalan Raya Menjadi Satu Cerita
-
Review Jujur Almaz Fried Chicken Kediri: Ayam Goreng Arab dengan Rempah yang Nendang!
-
Daredevil: Born Again Season 1, Sajikan Tema Keadian dan Korupsi Kekuasaan!
-
Pemimpin Karismatik: Ketika Kata-kata Bisa Menggerakkan Banyak Orang
-
Novel Hilang di Wonju, Teror Pembunuhan Saputangan dan Misteri Angka Tujuh