Merebaknya pemberitaan KDRT di kalangan artis mendorong Maia Estianty untuk buka suara. Melalui unggahan di akun Tiktoknya pada Senin (9/1/2023), Maia Estianty memaparkan bahwa KDRT bisa terjadi pada seseorang dalam suatu hubungan yang berkeinginan untuk mendominasi atau mengendalikan pasangannya.
Maia juga menjabarkan bentuk-bentuk dari KDRT itu sendiri. Bisa berupa fisik, psikis, maupun seksual.
"KDRT itu bisa secara fisik, misal dipukul, dibanting, dijambak, dan segala macam yang mengakibatkan luka fisik," kata Maia Estianty seperti dikutip pada Selasa (10/1/2023).
BACA JUGA: Bikin Publik Was-was, Cara Rizky Billar Gendong Baby Leslar Jadi Sorotan
"Juga KDRT secara psikis, misalnya secara verbal, misal pasangan bilang kepada perempuannya, 'Beg* lu! Gitu aja gak bisa! Kamu bisanya apasih?!'. Atau KDRT secara ekonomi misalnya apabila seorang pelaku memaksa korban bekerja secara ekspoitatif, termasuk pelacuran, melarang korban bekerja tapi menelantarkannya, mengambil tanpa sepengetahuan dan tanpa sepertujuan dari korban serta merampas dan memanipulasi harta benda korban," tambahnya.
Bentuk KDRT terakhir yang disampaikan Maia Estianty adalah KDRT secara seksual yaitu pemaksaan hubungan seksual dengan cara yang tidak disukai dan juga pemaksaan seksual dengan menyuruh pasangannya berbuat tidak senonoh dengan orang lain.
Maia Estianty pun memberi pesan kepada masyarakat yang mengalami KDRT untuk tidak segan meminta bantuan kepada orang-orang terdekat, mengumpulkan bukti sebanyak-banyaknya (rekaman ponsel, CCTV, saksi), dan melaporkan hal ini ke pihak berwajib.
"Laporkan saja ke polisi! Toh, delik aduan juga, artinya bisa kapan aja laporan tersebut dicabut kalau seandainya nanti pasangan tersebut berbaikan kembali. Minimal kasih jera kepada mereka yang melakukan KDRT," pesan Maia Estianty.
Baru-baru ini terhembus kabar tidak sedap dari pasangan artis Venna Melinda dan Ferry Irawan. Pemberitaan soal adanya tindak KDRT yang dilakukan Ferry Irawan pada Venna Melinda cukup membuat publik terkejut.
Pasalnya pasangan yang baru menikah pada 7 Maret 2022 lalu selalu memamerkan kemesraan di depan awak media layaknya pasangan muda-mudi yang dimabuk asmara.
BACA JUGA: Disko Bareng Sabda Ahessa, Penampilan Wulan Guritno Jadi Omongan
Kabarnya saat ini Venna Melinda sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Venna tengah terbaring lemah ditemani dengan anak keduanya, Attala Naufal. Tampak Attala mendaratkan kecupan hangat untuk di dahi sang ibunda.
Laporan Venna Melinda terkait KDRT yang dialaminya kini sedang ditangani oleh Polda Jawa Timur.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Baru Mulai Syuting, Helena Bonham Carter Mundur dari The White Lotus S4
-
Park Chan-wook Umumkan Proyek Film Baru, Gandeng Aktor dan Aktris Ternama
-
Battlefield Diangkat ke Layar Lebar, Michael B. Jordan Gabung Jadi Produser
-
Perdana Tayang, Film Michael Raup 39,5 Juta Dolar di Box Office Domestik
-
Syuting Serial Virgin River Season 8 Resmi Dimulai, Ini Bocoran Ceritanya
Artikel Terkait
-
Venna Melinda dan Ferry Irawan Jadi Brand Ambassador Travel Umroh, Netizen: Jangan Cabut Laporan
-
Begini Kondisi Terkini Venna Melinda Usai Dugaan KDRT, Sudah Membaik dan Minta Doa dari Publik
-
Asam Lambung Sembuh, Ferry Irawan Diperiksa Polisi Akui Lakukan KDRT
-
Mantan Istri Sempat Peringatkan Jika Ferry Irawan Penuh Tipu Daya, Tanda Orang Manipulatif?
Entertainment
-
Tayang 2 Juli, TOHO Gandeng Netflix Garap Versi Baru The Human Vapor
-
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!
-
Stray Kids Umumkan Album Baru THIS & THAT pada Agustus 2026 dan World Tour
-
Anime Akane-banashi Resmi Berlanjut ke Season 2, Tayang Januari 2027
-
Reuni dengan Ahn Tae Jin, Lee Joon Gi Resmi Bintangi Film Sejarah Dochabi
Terkini
-
Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis, Tablet Hiburan Premium dengan 9 Speaker JBL
-
Prediksi Lini Prancis vs Irak, Les Bleus Bidik Tiket Lolos Grup Piala Dunia
-
Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja
-
4 OOTD Edgy Streetwear ala Jihyo TWICE yang Siap Bikin Kamu Makin Pede!
-
Karakter Lotso dan Romantisme terhadap Sosok Pemimpin Otoriter