Politik bukanlah hal yang asing bagi para artis. Tak sedikit dari artis tanah air yang justru nyemplung ke dunia politik karena berbagai alasan. Ada yang menjadi kader parpol, gubernur, hingga anggota DPR. Baru-baru ini dalam sebuah wawancara podcast KUY Entertainment artis Cinta Laura juga ditanyai pendapatnya tentang dunia politik.
“Kamu menurutku adalah salah satu orang yang pantas masuk politisi,” ujar Marshel Widianto sebagai pembawa acara dikutip dari YouTube KUY Entertainment, Kamis (19/1/2023).
Cinta Laura dikenal sebagai salah satu artis yang memiliki jiwa sosial tinggi sekaligus seorang aktivis, hal ini sebenarnya dapat dimanfaatkan Cinta Laura untuk maju sebagai politisi.
BACA JUGA: Ibu Venna Melinda Geram: Kamu Apakan Anak Saya? Jawaban Ferry Irawan Malah Bikin Gregetan
Selain memiliki track record yang baik di mata publik, artis bernama lengkap Cinta Laura Kiehl itu juga memiliki rekam jejak pendidikan yang bagus dari tempatnya belajar di Universitas Columbia.
Kendati demikian, saat ini Cinta Laura masih tak tertarik untuk masuk ke dunia politik dengan birokrasi yang dianggapnya belum bagus.
“Tapi kenapa untuk sekarang gak mau, karena sistem politik di Indonesia masih penuh birokrasi dalam arti masih banyak orang-orang menjabat yang ada di politik selama berpuluh-puluh tahun masih ada,” ujar aktris sekaligus penyanyi tersebut.
“Sehingga mereka tidak melepaskan anak muda untuk bener-bener bersuara dan mengeksekusi apa yang diinginkan masyarakat kita apalagi generasi muda,” imbuhnya.
Cinta Laura mengaku lebih senang untuk bergerak sendiri dengan platform yang ia miliki untuk berdampak bagi sekelilingnya.
BACA JUGA: Dituding Umbar Aurat, Penampilan Desy Ratnasari Jadi Omongan
“Selama birokrasi itu masih ada, kita gak akan sepenuhnya membuat perubahan drastis yang ingin kita buat. Jadi aku gak mau jadi boneka orang lain, lebih baik jadi masyarakat biasa lewat platform kita bersuara gak ada yang ngatur dan kita bisa menyuarakan kebenaran kita.
Meskipun demikian, Cinta Laura tetap tidak menutup diri dari kemungkinan untuk berkiprah di dunia politik pada masa mendatang.
“Siapa tahu mungkin di masa depan aku mau jadi politisi, gak ada yang tahu,” tambahnya.
Dengan latar sebagai publik figur yang positif Cinta Laura tentu dapat lebih mudah untuk menarik perhatian publik.
Cinta Laura juga kerap vokal dalam menyuarakan beragam isu di publik, salah satunya yang terbaru ketika ia dengan lantang menunjukkan dukungan untuk Siswa SMPN 1 Ciawi yang mendapatkan cemoohan warganet karena skill berdansanya beberapa waktu lalu.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
5 Fakta Menarik Nam Ji Hyun, Aktris Berbakat Pemeran K-Drama Good Partner
-
3 Karakter Cowok Green Flag di Drama Korea Welcome To Samdalri, Bikin Meleleh!
-
3 Drakor Baru yang Angkat Tema soal Lika-liku Perceraian, Penuh Pesan Moral
-
4 Pesona Shin Eun Soo di 'Twinkling Watermelon', Bicara Pakai Bahasa Isyarat!
-
4 Film Beragam Genre Dibintangi Dwi Sasono di 2023, Terbaru 'Budi Pekerti'
Artikel Terkait
-
Penuhi Janji, Agnez Mo Akhirnya Bertemu Pelajar Jago Dansa untuk Beri Dukungan
-
Akhirnya, Agnez Mo Temui Murid SMPN 1 Ciawi Bogor Devina Anindita dan Kesyia Aditia
-
Buntut Aksi Dance Dua Pelajar SMPN 1 Ciawi Dicibir Netizen, Agnez Mo Angkat Bicara
-
AHY Ngaku Jadi Sahabat Anies Baswedan: Kami Punya 'Chesmistry'
-
Enggan Miliki Barang Branded, Cinta Laura Pilih Habiskan Uang untuk Hal Ini
Entertainment
-
Kenshi Yonezu Raih Best Sound/Performance di TAAF 2026 Berkat Lagu Anime
-
Tertunda 7 Tahun, Film The Ultimate Duo Siap Tayang Perdana Bulan April
-
Masalah Keuangan, 9 Member THE BOYZ Ajukan Pemutusan Kontrak dengan Agensi
-
Shozen, Anime Adaptasi Komik Tiongkok Shang Shan, Dijadwalkan Tayang 2027
-
Spider-Man: Brand New Day Rilis Trailer, 'Kelahiran Kembali' Peter Parker
Terkini
-
Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace
-
Tarian Darah dari Rawa
-
Perebutan Kuasa Tertinggi Asia Pasifik, Membaca Kisah Bujang di Novel Pergi
-
Silaturahmi Lebaran dan Budaya Gosip: Ketika Obrolan Hangat Berubah Arah
-
Review Film Nuremberg: Duel Psikologis di Balik Pengadilan Sejarah Terbesar