Kasus penganiayaan yang menimpa David oleh Mario Dandy, kini memasuki babak baru. Wanita bernama AG, pacar dari Mario Dandy, pada akhirnya ditetapkan menjadi tersangka pada kasus penganiayaan tersebut.
Dengan demikian, dalam pengembangan kasus ini, tiga pelaku, yakni Mario Dandy, Shane Lukas, dan AG telah ditetapkan menjadi tersangka. Seperti yang kita ketahui bersama, sebelumnya penetapan AG menjadi tersangka sempat mandeg karena menurut pihak Polres Jakarta Selatan, ia juga merupakan korban.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Amanda Manopo Antar Arya Saloka Pergi Salat Jumat, Benarkah?
Kabar berubahnya status AG menjadi tersangka pun memantik perhatian tersendiri dari Kak Seto Mulyadi. Aktivis dan psikolog anak tersebut memberikan sebuah statement yang menyatakan bahwa tersangka Agnes tak boleh mendapatkan perlakuan diskriminatif. Bahkan sosok berusia 71 tahun tersebut tak segan mengutarakan kesedihannya karena publik menghujat dan membuka identitas Agnes.
Tentu saja komentar yang dilayangkan oleh Kak Seto tersebut mengundang sentimen negatif dari para warganet. Seperti contoh, akun Instagram @lambe_turah yang mengunggah ulang sebuah berita mengenai statemen tersebut, langsung dibanjiri dengan puluhan ribu komentar, yang tentu saja isinya kebanyakan adalah tanggapan negatif.
Bahkan tak segan-segan, sebagian warganet menyatakan sudah tak lagi respek dengan Kak Seto karena komentar-komentar dan keberpihakannya pada salah satu pihak.
Sekadar informasi, sebelum mengeluarkan statemen di kasus penganiayaan David Latumahina, Kak Seto juga memberikan statement kontroversial saat kasus Irjen Sambo mencuat beberapa waktu lalu.
Terpantau, di unggahan akun @lambe_turah tersebut, komentar pengguna instagram kebanyakan bernada nyinyir dan kontra dengannya.
"Pak mending gausah banyak ngomong daripada nanti ikutan jadi sahabat mereka," komentar akun @aselsap***.
"Kami bersahabat dengan siapa aja kok pak, gak pilih-pilih, kecuali pelaku kriminal," tulis akun @usahamodal.ke***.
"Kak Seto sahabat anak, anak orang kaya," tandas akun @anisa_nisa***.
BACA JUGA: Indra Bekti Sebut Percuma Uang Sumbangan Raffi Ahmad, Aldilla Jelita Kena Senggol: Udah ke Istrinya
"Kak Seto, please deh, jangan ulang emosi kami seperti pada saat PC (Putri Candrawathi)," akun @isabelleo*** mengingatkan tentang blunder Kak Seto sebelumnya.
"Yauda kaka Seto aja yang jadi sahabat Agnes. Kita satu Indonesia kayaknya males juga jadi sahabat dia," saran akun @_slvperma***.
Kalau menurut teman-teman pembaca, bagaimana nih komentar Kak Seto kali ini?
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Hat-trick Lionel Messi yang Tak Seharusnya Terjadi
-
Prancis vs Senegal: Tuntasnya Dendam Kekalahan 24 Tahun yang Sempat Bikin FIFA Ubah Regulasi
Artikel Terkait
-
Sebelum jadi Tersangka, AG Pacar Mario Dandy Diam-diam Keluar dari SMA Tarakanita 1 Jakarta!
-
Rafael Dicurigai Hindari Pajak dan Pencucian Uang, KPK Harus Periksa Cleaning Service Ahmad Saefudin
-
Dianggap Bela AGH Pacar Mario Dandy, Kak Seto Dinyinyiri: Mending Urusin yang Lain!
-
AG Resmi Jadi Pelaku, Ayah David Beri Pesan Menohok Lewat Lagu 'Tolong Kabarkan Tinjuku Untuknya'
-
Isi Surat SMA Tarakanita 1 Ungkap Agnes Gracia Haryanto Telah Mengundurkan Diri dari Sekolah Sejak 28 Februari
Entertainment
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
ATEEZ Raih Grand Prize, Intip Daftar Pemenang Seoul Music Awards ke-35
-
Chainsaw Man Rilis Teaser Anime Assassins Arc dan Umumkan Game Mobile Baru
-
Anime Super Psychic Policeman Chojo Ungkap Karakter Utama, Tayang Oktober
-
Baru! Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Mulai 2027
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban